Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Pasangan Pengantin Dituntut karena Tamu Undangan Luka-luka Saat Difoto Drone

Eny Kartikawati - wolipop
Minggu, 11 Des 2016 10:50 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Thinkstock
Jakarta - Pasangan pengantin perlu berhati-hati jika ingin memanfaatkan teknologi terkini seperti drone dalam pesta pernikahan mereka. Jika tidak, apa yang dialami pasangan ini bisa terjadi pada Anda.

Pasangan pengantin asal Amerika Serikat ini terkena dampak buruk dari pemakaian drone di hari pernikahan mereka. Drone digunakan untuk mengabadikan berbagai momen dari ketinggian sehingga hasil foto dan video pernikahan mereka lebih menarik.

Namun yang terjadi drone tersebut malah membuat dua tamu celaka. Dua tamu itu adalah Kneena Ellis dan Kelly Eaton yang menuntut mempelai pria Barry Billcliff karena menerbangkan drone dan membuat mereka celaka. Keduanya juga menuntut pihak event organizer pesta pernikahan. Searless Castle Event Management, Inc. Pesta pernikahan itu sendiri diadakan di Searless Castle, Windham, New Hamphshire baru-baru ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca Juga: Heboh, Selingkuhan Mempelai Pria Datang Bergaun Pengantin Kacaukan Pernikahan

Dalam gugatan hukumnya, Kneena dan Kelly mengaku drone yang diterbangkan mengenai wajah saat mereka sedang berdansa di dalam tenda pesta pernikahan. Kneena mengajukan tuntutan hukum karena drone tersebut membuat hidungnya patah. Sedangkan Kelly harus mengalami luka di kepalanya yang membuatnya mendapatkan 20 jahitan.

Mempelai pria Barry Billcliff yang dituntut atas kejadian ini membantah dia yang mengendalikan drone tersebut. Dia mengaku saat drone itu terbang tidak terkendali, dirinya sedang berada di dekat panggung, tidak jauh dari mempelai wanitanya.

"Siapa yang berpikir hal itu akan terjadi di hari pernikahan mereka?" kata Barry seperti dikutip Boston Herald.

Baca Juga: Alih-alih Gaun, Pengantin Ini Pakai Celana Jeans di Hari Pernikahannya

Insiden kecelakaan drone itu pada akhirnya membuat pesta pernikahan Barry dan Nichole berakhir lebih cepat. Dan menurut Barry, Nichole benar-benar bad mood setelah ada insiden tersebut.

"Dia mengira aku yang menghancurkan pernikahan kami. Dia memang khawatir aku melakukan hal bodoh di hari pesta pernikahan," ujar Barry lagi.

Sampai saat ini Barry sendiri masih mencari tahu siapa yang memegang alat kontrol drone hingga mengakibatkan dua tamunya terluka. (eny/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads