Keuntungan dan Kerugian Menunda Bulan Madu Setelah Menikah
Rahmi Anjani - wolipop
Rabu, 31 Agu 2016 12:36 WIB
Jakarta
-
Setelah segala kerepotan dan kelelahan dalam merencakan serta melangsungkan pernikahan, pengantin baru tentu mengidamkan bulan madu nan indah. Sayangnya, hal tersebut belum pasti bisa langsung terlaksana karena terganjal berbagai faktor, seperti keuangan atau ketidaktersediaan penginapan. Sebenarnya tidak ada salahnya menunda jika memang itulah jalan terbaik untuk pengalaman bulan madu yang sempurna. Namun keputusan itu pasti ada keuntungan dan kerugiannya.
Keuntungan:
Bisa Berkumpul dengan Keluarga
Tidak langsung pergi honeymoon berarti Anda bisa menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga setelah pesta pernikahan. Apalagi jika banyak anggota keluarga yang datang dari luar kota atau negeri dan sudah lama tidak bertemu. Anda pun dapat mengenal keluarga pasangan secara lebih dekat sehingga bakal cepat akrab. Menurut Samantha Crotty dari Perfect Wedding Guide, Anda bisa merencakan after-party dengan keluarga dan teman dekat sebagai bulan madu sementara.
Dapat Direncakan Lebih Matang
Merencakan resepsi pernikahan mungkin membuat Anda stress dan kewalahan. Berbeda dengan mengatur bulan madu yang tentu akan lebih menyenangkan. Terlebih blla dilakukan setelah resepsi berlangsung sehingga Anda bisa lebih fokus merancangnya. Selain itu, Anda dan pasangan juga bisa punya waktu untuk menabung lebih banyak atau menggunakan uang dari angpao pernikahan.
"Kamu bisa membayangkan, mengatur dua pernikahan sudah menghabisakan banyak waktu. Jadi ada pasangan yang ingin istirahat dari semua hal tentang pernikahan dan akan bepergian lain waktu," kata perencana pernihan seleb, Andrea Freeman kepada My Domaine.
Mengawali Pernikahan
Menunda bulan madu bisa jadi awal yang bagus untuk pernikahan. Merencanakannya setelah resepsi dapat membuat Anda dan pasangan menanti-nanti hari tersebut sehingga masih merasa excited untuk beberapa bulan ke depan.
Kerugian:
Harus Langsung Kerja Setelah Menikah
Setelah satu atau dua hari bahagia dengan pasangan, Anda pun harus langsung masuk kantor dan kembali bekerja. Bagi sebagian orang, hal itu pun terasa menyebalkan apalagi jiks mereka yang harus menjalani LDR (Long Distance Realitionship). Ada baiknya Anda minta cuti beberapa hari lagi meski tidak pergi honeymoon.
Tidak Terasa Seperti Honeymoon
Bulan madu jauh setelah acara pernikahan memang tidak terasa tradisional. Beberapa pasangan pun merasa jika hal tersebut akan mengurangi efek romantis dari status pengantin baru. "Tergantung berapa lama kamu menunggu, kegembiraan yang datang karena baru menikah mungkin luntur dan bulan madumu bisa berubah jadi liburan saja," ungkap Samantha.
Berisiko Tidak Terjadi
Terlalu banyak pertimbangan kadang justru membuat sebuah rencana tidak jadi dilaksanakan. Menurut Samantha, bahkan ada pasangan yang baru honeymoon beberapa tahun pasca menikah. Pastikan jika Anda tidak akan mengalaminya dengan mengatur jadwal bulan madu sesegera mungkin setelah resepsi. (asf/asf)
Keuntungan:
Bisa Berkumpul dengan Keluarga
Tidak langsung pergi honeymoon berarti Anda bisa menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga setelah pesta pernikahan. Apalagi jika banyak anggota keluarga yang datang dari luar kota atau negeri dan sudah lama tidak bertemu. Anda pun dapat mengenal keluarga pasangan secara lebih dekat sehingga bakal cepat akrab. Menurut Samantha Crotty dari Perfect Wedding Guide, Anda bisa merencakan after-party dengan keluarga dan teman dekat sebagai bulan madu sementara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Merencakan resepsi pernikahan mungkin membuat Anda stress dan kewalahan. Berbeda dengan mengatur bulan madu yang tentu akan lebih menyenangkan. Terlebih blla dilakukan setelah resepsi berlangsung sehingga Anda bisa lebih fokus merancangnya. Selain itu, Anda dan pasangan juga bisa punya waktu untuk menabung lebih banyak atau menggunakan uang dari angpao pernikahan.
"Kamu bisa membayangkan, mengatur dua pernikahan sudah menghabisakan banyak waktu. Jadi ada pasangan yang ingin istirahat dari semua hal tentang pernikahan dan akan bepergian lain waktu," kata perencana pernihan seleb, Andrea Freeman kepada My Domaine.
Mengawali Pernikahan
Menunda bulan madu bisa jadi awal yang bagus untuk pernikahan. Merencanakannya setelah resepsi dapat membuat Anda dan pasangan menanti-nanti hari tersebut sehingga masih merasa excited untuk beberapa bulan ke depan.
Kerugian:
Harus Langsung Kerja Setelah Menikah
Setelah satu atau dua hari bahagia dengan pasangan, Anda pun harus langsung masuk kantor dan kembali bekerja. Bagi sebagian orang, hal itu pun terasa menyebalkan apalagi jiks mereka yang harus menjalani LDR (Long Distance Realitionship). Ada baiknya Anda minta cuti beberapa hari lagi meski tidak pergi honeymoon.
Tidak Terasa Seperti Honeymoon
Bulan madu jauh setelah acara pernikahan memang tidak terasa tradisional. Beberapa pasangan pun merasa jika hal tersebut akan mengurangi efek romantis dari status pengantin baru. "Tergantung berapa lama kamu menunggu, kegembiraan yang datang karena baru menikah mungkin luntur dan bulan madumu bisa berubah jadi liburan saja," ungkap Samantha.
Berisiko Tidak Terjadi
Terlalu banyak pertimbangan kadang justru membuat sebuah rencana tidak jadi dilaksanakan. Menurut Samantha, bahkan ada pasangan yang baru honeymoon beberapa tahun pasca menikah. Pastikan jika Anda tidak akan mengalaminya dengan mengatur jadwal bulan madu sesegera mungkin setelah resepsi. (asf/asf)











































