Demi Suami, Pengantin Wanita Ini Cukur Botak Rambutnya di Hari Pernikahan
Eny Kartikawati - wolipop
Selasa, 19 Apr 2016 14:06 WIB
Jakarta
-
Pengantin wanita ini memberikan hadiah istimewa pada mempelai prianya di hari pernikahan mereka. Hadiah itu berupa aksinya melakukan penggundulan rambut dalam rangka mendukung sang suami yang tengah sakit.
Brunette Joan Lyons asal Liverpool, Inggris, memotong habis rambutnya tepat di hari dia dinikahi oleh pujaan hatinya Craig pada akhir pekan kemarin. Pernikahan tersebut terjadi setelah keduanya berteman selama 30 tahun dan menjadi sepasang kekasih selama 18 bulan.
Berkenalan dengan Bruentte saat usianya 14 tahun, Craig baru menyatakan cintanya pada wanita tersebut saat mereka sudah dewasa. Sebelumnya Brunette pernah menikah dengan pria lain.
Perjalanan cinta mereka yang berlangsung selama 18 bulan itu sempat diwarnai kabar duka ketika Craig dinyatakan menderita kanker pankreas. Karena penyakit pria itu jugalah rencana pernikahan mereka dipercepat. Dokter menyatakan kanker di pankreasnya sudah tidak bisa dioperasi. "Aku tidak yakin akan sampai usia berapa aku bertahan," kata Craig.
Baca Juga: 30 Gaya Menggemaskan Fashionista Cilik Dunia
Sebagai bentuk dukungan pada pria yang dicintainya itulah Brunette melakukan aksi potong rambut hingga botak. Dia melakoni hal tersebut juga sebagai solidaritas pada penderita penyakit kronis lainnya.
Pemotongan rambut Brunette dilakukan setelah dia dan Craig mengucap janji sehidup semati. Masih mengenakan busana pengantin, namun ditutup dengan jubah merah, penggundulan rambut dimulai dengan bantuan dari seorang hair stylist pria kepercayaan Craig.
Dengan iringan lagu Ferry Cross the Mersey yang dimainkan langsung oleh seorang pemain saxophone, helai demi helai rambut wanita 44 tahun itu berjatuhan ke lantai. Sang mempelai pria sempat ikut menggunduli rambut Brunette.
"Ini jelas pertamakalinya aku melihat Joan tanpa rambut dan dia terlihat cantik, sangat memesona," kata Craig setelah pemotongan rambut selesai dan Brunette sudah kembali tampil dengan gaun pengantinnya namun kepalanya telah botak.
Brunette dan Craig yang juga pendiri dari kampanye solidaritas untuk penderita dementia, memutuskan bukan hanya menggelar pernikahan saja pada akhir pekan kemarin. Mereka juga mengadakan penggalangan dana. Pemotongan rambut yang dilakukannya itu juga bagian dari aksi amal tersebut. Selain melakukan penggundulan rambut, pasangan yang berbahagia itu juga melelang memorabilia dari tim sepakbola Everton dan Liverpool. (eny/eny)
Brunette Joan Lyons asal Liverpool, Inggris, memotong habis rambutnya tepat di hari dia dinikahi oleh pujaan hatinya Craig pada akhir pekan kemarin. Pernikahan tersebut terjadi setelah keduanya berteman selama 30 tahun dan menjadi sepasang kekasih selama 18 bulan.
Berkenalan dengan Bruentte saat usianya 14 tahun, Craig baru menyatakan cintanya pada wanita tersebut saat mereka sudah dewasa. Sebelumnya Brunette pernah menikah dengan pria lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Perjalanan cinta mereka yang berlangsung selama 18 bulan itu sempat diwarnai kabar duka ketika Craig dinyatakan menderita kanker pankreas. Karena penyakit pria itu jugalah rencana pernikahan mereka dipercepat. Dokter menyatakan kanker di pankreasnya sudah tidak bisa dioperasi. "Aku tidak yakin akan sampai usia berapa aku bertahan," kata Craig.
Baca Juga: 30 Gaya Menggemaskan Fashionista Cilik Dunia
Sebagai bentuk dukungan pada pria yang dicintainya itulah Brunette melakukan aksi potong rambut hingga botak. Dia melakoni hal tersebut juga sebagai solidaritas pada penderita penyakit kronis lainnya.
![]() |
Pemotongan rambut Brunette dilakukan setelah dia dan Craig mengucap janji sehidup semati. Masih mengenakan busana pengantin, namun ditutup dengan jubah merah, penggundulan rambut dimulai dengan bantuan dari seorang hair stylist pria kepercayaan Craig.
Dengan iringan lagu Ferry Cross the Mersey yang dimainkan langsung oleh seorang pemain saxophone, helai demi helai rambut wanita 44 tahun itu berjatuhan ke lantai. Sang mempelai pria sempat ikut menggunduli rambut Brunette.
"Ini jelas pertamakalinya aku melihat Joan tanpa rambut dan dia terlihat cantik, sangat memesona," kata Craig setelah pemotongan rambut selesai dan Brunette sudah kembali tampil dengan gaun pengantinnya namun kepalanya telah botak.
Brunette dan Craig yang juga pendiri dari kampanye solidaritas untuk penderita dementia, memutuskan bukan hanya menggelar pernikahan saja pada akhir pekan kemarin. Mereka juga mengadakan penggalangan dana. Pemotongan rambut yang dilakukannya itu juga bagian dari aksi amal tersebut. Selain melakukan penggundulan rambut, pasangan yang berbahagia itu juga melelang memorabilia dari tim sepakbola Everton dan Liverpool. (eny/eny)












































