Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Pria Ini Habiskan 20 Tahun Tanam Ribuan Bunga untuk Istrinya yang Tuna Netra

Eny Kartikawati - wolipop
Jumat, 19 Feb 2016 12:40 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: ist
Jakarta - Pria asal Jepang ini bisa dinobatkan sebagai suami paling romantis di dunia. Bagaimana tidak, demi membahagiakan istrinya yang mendadak kehilangan penglihatannya, dia rela menanam ribuan bunga di sekitar rumah mereka, sehingga sang istri dapat mencium aroma bunga tersebut. So sweet…

Toshiyuki Kuroki itulah nama pria yang membuat taman bunga untuk istrinya, Yasuko Kuroki. Pasangan suami-istri yang sudah menikah selama 60 tahun ini tinggal di perfektur Miyazaki, Jepang. Sehari-harinya mereka bekerja sebagai peternak.


Hal yang tidak diinginkan terjadi ketika pernikahan mereka memasuki tahun ke-30. Yasuko harus kehilangan penglihatannya karena komplikasi terkait penyakit diabetes yang dideritanya. Seperti dikutip RocketNews24, masalah kesehatan itu sempat membuat keduanya bersedih. Apalagi setiap harinya mereka selalu kompak bangun di pagi hari dan bersama-sama mengurus hewan-hewan ternak. Di sela-sela kegiatan itu, mereka juga mengurus tiga anak. Keduanya berencana keliling Jepang ketika masa pensiun tiba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Semua yang direncanakan itu berubah hanya tinggal rencana. Setelah mengalami kebuataan, Yasuko depresi dan mengurung diri. Dia enggan bertemu orang lain kecuali keluarga. Melihat kondisi sang istri, Toshiyuki pun memutuskan melakukan sesuatu agar sang istri bisa kembali menikmati hidup.



Dan Toshiyuki menemukan jawabannya setelah melihat banyak orang mengagumi bunga shibazakura berwarna pink yang ditanamnya. Bunga tersebut memang ada di halaman rumah mereka dan kerap menarik perhatian orang yang melintas.

Toshiyuki kemudian berpikir, jika dia menanam bunga itu lebih banyak, tentu akan lebih banyak lagi orang-orang yang datang ke rumahnya. Orang-orang ini bisa menjadi teman ngobrol baru untuk istrinya sehingga wanita tersebut tak terus-menerus menyesali nasibnya yang kehilangan penglihatan.



Toshiyuki pun berhenti dari pekerjaannya menjadi peternak dan menghabiskan 20 tahun hidupnya untuk menanam ribuan bunga shibazakura. Ribuan bunga itu memang tampak indah sehingga menarik perhatian banyak orang, bukan hanya dari sekitar perfektur Mizayaki, tapi juga kawasan lainnya. Taman bunga yang dibuka untuk publik itu setiap tahunnya didatangi ribuan orang.

Kini taman bunga tersebut bukan hanya bisa membuat Yasuko bahagia karena bisa mencium aromanya yang manis, tapi juga karena banyaknya orang baru yang datang ke sana. Beberapa pengunjung yang beruntung bisa melihat Yasuko dan Toshiyuki berjalan-jalan di taman bunga mereka.

(eny/ami)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads