Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Minangkabau Festival 2015

Foto: Warna-warni 16 Busana Pengantin dari Sumatera Barat (Bag. 2)

Hestianingsih - wolipop
Selasa, 05 Mei 2015 15:05 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Hestianingsih/Wolipop
Jakarta - Sumatera Barat merupakan provinsi di Indonesia dengan wilayah seluas 42.297,30 km persegi, dan memiliki 12 kabupaten serta tujuh kota. Uniknya meskipun masih dalam satu provinsi, busana pengantin tiap wilayah berbeda-beda. Di Minangkabau Festival 2015, kita bisa melihat betapa beragamnya kekayaan budaya hanya dari satu provinsi saja. Berikut ini 16 ragam busana pengantin dari 16 wilayah berbeda di Sumatera Barat, yang disajikan dalam fashion show kental nuansa Minang.

1. Solok Selatan

Seperti Solok dan Kota Solok, Solok Selatan juga didominasi hitam. Namun busananya lebih simple dengan hiasan selendang oranye terang.

2. Kota Pariaman

Ada dua jenis baju untuk wanita yang dikenal di adat Minangkabau, yaitu baju kurung basiba dan kebaya panjang. Untuk Pariaman, umumnya busana pengantin wanita yang dikenakan adalah kebaya panjang.

3. Payakumbuh

Busana pengantin Payakumbuh tidak terlalu banyak menggunakan aksesori atau hiasan keemasan. Busananya pun lebih simple dengan dominasi merah pada pengantin wanita, dan hitam pada pengantin pria. Hiasan kepala yang digunakan pun bukan dari logam melainkan kain songket yang dibentuk menyerupai atap rumah gadang.

4. Mentawai

Suku Mentawai dikenal dengan kesederhanaannya dan hidup dengan cara tradisional yang mengandalkan alam. Maka tak heran jika busana pengantin Mentawai terbilang sangat simpel dibandingkan daerah lainnya di Sumatera Barat.

5. Pesisir Selatan

Corak warna busana di Pesisir Selatan lebih terang dan perpaduan warnanya juga kontras.

6. Pasaman

Emas dan merah menjadi elemen utama dalam busana pengantin adat daerah Pasaman. Tidak lupa juga suntiang berukuran besar yang menghiasi kepala sang pengantin wanita.

15. 50 Kota

Baju kurung basiba menjadi busana yang dikenakan pengantin wanita, yang dipadu dengan kain songket. Warna busana pengantin daerah ini lebih lembut, yaitu pink pastel dengan corak keperakan.

16. Sawahlunto

Parade busana pengantin ditutup oleh pasangan dari Sawah Lunto. Kebaya panjang dan sarung menjadi ciri khas busana pengantin di wilayah yang kerap dijuluki salah satu kota tua terbaik di Indonesia ini.
(Hestianingsih/Ferdy Thaeras)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads