Persiapan Nikah Kilat
3 Keuntungan Menyiapkan Pernikahan Dalam Waktu Singkat
Intan Kemala Sari - wolipop
Jumat, 24 Apr 2015 13:23 WIB
Jakarta
-
1. Mengurangi Tingkat Stres
Psikolog Anna Surti Ariani, M.Psi mengatakan, jika persiapan pernikahan dilalui dengan proses yang panjang, secara otomatis pertimbangan yang diperlukan juga lebih panjang. Hal inilah yang membuat calon pengantin mengalami stres yang berkepanjangan.
"Mau memilih vendor yang bagus misalnya, prosesnya kan bertele-tele, lebih detail dan lama. Hal-hal seperti itu kan yang bikin stres calon pengantin. Tapi kalau yang persiapannya hanya tiga sampai empat bulan, ya sudah hanya selama itu saja stresnya setelah itu selesai," ujarnya saat dihubungi Wolipop via telepon, Senin (20/4/2015).
2. Belajar Menentukan Keputusan dengan Cepat
Banyaknya vendor pernikahan yang menawarkan kelebihan masing-masing membuat para calon pengantin agak kesulitan dalam memilihnya. Mereka tampak masih ingin uji coba setiap vendor hingga akhirnya benar-benar menemukan yang sesuai.
Tetapi apabila persiapan menikah dilakukan dalam waktu singkat, dengan keterbatasan waktu yang ada membuat kedua calon mempelai hari bisa mengambil keputusan lebih cepat untuk menentukan vendor-vendor mana saja yang ingin digunakan.
3. Lebih Tegas
Dalam menyiapkan pernikahan dengan waktu yang cukup singkat, saran dan kritik tentunya banyak berdatangan dari berbagai pihak, baik dari keluarga besar maupun teman-teman. Tiara Josodirjo selaku pemilik wedding organizer TJ & A mengatakan tak ada salahnya untuk menampung saran dan menerima kritikan tersebut.
Akan tetapi, jika ada suatu pihak yang berusaha mencampuri urusan Anda berdua, sebaiknya ambil langkah tegas untuk menengahi permasalah tersebut agar rencana yang sudah disusun tidak berantakan dan hal-hal yang tak diingkan terjadi.
(int/eny)
Pernikahan adalah momen berharga yang sangat dinanti-nanti bagi semua pasangan. Maka dari itu semua persiapan pun dilakukan secara matang demi kelancaran acara yang berlangsung.
Biasanya, proses persiapan menikah dilakukan selama delapan bulan hingga satu tahun sebelum hari-H untuk memastikan semua persiapan sudah selesai dan tidak ada suatu kendala apapun. Namun ada juga pasangan yang terbilang berani dengan menyiapkan pernikahan dalam kurun waktu kurang dari enam bulan.
Tetapi ternyata, mempersiapkan pernikahan dalam waktu singkat tersebut tak selamanya akan berakibat buruk. Ada beberapa keuntungan tersendiri yang bisa dirasakan oleh para calon pengantin. Apa saja?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Psikolog Anna Surti Ariani, M.Psi mengatakan, jika persiapan pernikahan dilalui dengan proses yang panjang, secara otomatis pertimbangan yang diperlukan juga lebih panjang. Hal inilah yang membuat calon pengantin mengalami stres yang berkepanjangan.
"Mau memilih vendor yang bagus misalnya, prosesnya kan bertele-tele, lebih detail dan lama. Hal-hal seperti itu kan yang bikin stres calon pengantin. Tapi kalau yang persiapannya hanya tiga sampai empat bulan, ya sudah hanya selama itu saja stresnya setelah itu selesai," ujarnya saat dihubungi Wolipop via telepon, Senin (20/4/2015).
2. Belajar Menentukan Keputusan dengan Cepat
Banyaknya vendor pernikahan yang menawarkan kelebihan masing-masing membuat para calon pengantin agak kesulitan dalam memilihnya. Mereka tampak masih ingin uji coba setiap vendor hingga akhirnya benar-benar menemukan yang sesuai.
Tetapi apabila persiapan menikah dilakukan dalam waktu singkat, dengan keterbatasan waktu yang ada membuat kedua calon mempelai hari bisa mengambil keputusan lebih cepat untuk menentukan vendor-vendor mana saja yang ingin digunakan.
3. Lebih Tegas
Dalam menyiapkan pernikahan dengan waktu yang cukup singkat, saran dan kritik tentunya banyak berdatangan dari berbagai pihak, baik dari keluarga besar maupun teman-teman. Tiara Josodirjo selaku pemilik wedding organizer TJ & A mengatakan tak ada salahnya untuk menampung saran dan menerima kritikan tersebut.
Akan tetapi, jika ada suatu pihak yang berusaha mencampuri urusan Anda berdua, sebaiknya ambil langkah tegas untuk menengahi permasalah tersebut agar rencana yang sudah disusun tidak berantakan dan hal-hal yang tak diingkan terjadi.
(int/eny)











































