Undangan Nikah Gadis 12 Tahun dengan Pria 37 Tahun Ini Jadi Kontroversi
wolipop
Sabtu, 11 Okt 2014 12:18 WIB
Jakarta
-
Sebuah undangan pernikahan yang beredar di dunia maya belum lama ini menjadi kontroversi. Penyebabnya di undangan tersebut terpampang foto seorang anak remaja sebagai calon pengantin wanitanya dan seorang pria dewasa sebagai calon mempelai prianya.
Undangan tersebut berasal dari blog sang calon mempelai wanita yang diketahui bernama Thea. Undangan diunggah ke blog tersebut pada 15 September 2014 lalu.
"Aku baru mengetahui dari ibuku kemarin kalau aku akan menikah. Aku akan dinikahi pria bernama Geir dan ini sedikit aneh karena aku tahu dia sudah sangat dewasa," begitu tulis Thea pada postingan pertamanya soal pernikahan. Semua tulisan dalam blog tersebut dibuat dalam bahasa Norwegia karena memang dari sanalah Thea berasal.
Dalam tulisan selanjutnya Thea kemudian mengungkapkan kalau saat ini dia berusia 12 tahun dan duduk di kelas 7. Dia akan menikah dengan Geir yang berusia 37 tahun. "Pada 11 Oktober 2014 aku akan menikah, jadi di blog ini kalian bisa membaca semua hal tentang isi pikiranku dan persiapanku sampai hari pernikahan," tulisnya lagi.
Isi blog Thea semakin menjadi kontroversi ketika pada awal Oktober dia mengunggah tulisan dengan judul 'Do I do it with Geir'. Dalam tulisannya itu dia mengungkapkan tengah mencari tahu tentang aktivitas seks setelah menikah.
Setelah membaca blog Thea tersebut, seperti diungkapkan berbagai media, salah satunya Mamamia, pembaca langsung merespons dan menghubungi pihak kepolisian. Mereka melaporkan adanya pelanggaran terhadap hak anak. Apalagi di Norwegia, pernikahan di bawah umur adalah sebuah pelanggaran hukum.
Dan setelah blog Thea itu menghebohkan dunia maya, barulah duduk peristiwa yang sebenarnya terungkap. Ternyata apa yang ditulis Thea dalam blognya merupakan sebuah kampanye viral yang digagas oleh Plan International, organisasi yang fokus pada perkembangan anak tanpa memandang suku, agama, ras dan politik. Plan sudah membantu 78 juta anak yang ada di 50 negara berkembang untuk mendapatkan haknya dan mengangkat mereka dari kemiskinan.
Pihak Plan International sengaja membuat kampanye viral tentang pernikahan tidak nyata Thea tersebut untuk membangkitkan kesadaran penduduk dunia soal masih banyaknya pernikahan anak di bawah umur yang terjadi di berbagai belahan dunia.
Menurut data mereka, ada 39 ribu anak di bawah 18 tahun di berbagai muka bumi yang dipaksa menikah. Peristiwa pernikahan paksa anak di bawa umur ini terjadi setiap hari, seperti yang dialami oleh Thea. Dan banyak orang tidak menyadari bahwa hari 'pernikahan' Thea dengan Geir yang ditulis di undangan yaitu 11 Oktober 2014 adalah Hari Anak Perempuan International.
"Kami meyakini bahwa provokasi adalah hal yang efektif untuk menggambarkan kenyataan yang sebenarnya sangat menyedihkan. Kami berharap masyarakat akan bersama-sama membantu melawan pernikahan anak di bawah umur ini dengan menjadi sponsor anak-anak perempuan yang setiap hari harus menghadapi kenyataan seperti Thea," ujar pihak Plan International dalam situs resminya.
(eny/eny)
Undangan tersebut berasal dari blog sang calon mempelai wanita yang diketahui bernama Thea. Undangan diunggah ke blog tersebut pada 15 September 2014 lalu.
"Aku baru mengetahui dari ibuku kemarin kalau aku akan menikah. Aku akan dinikahi pria bernama Geir dan ini sedikit aneh karena aku tahu dia sudah sangat dewasa," begitu tulis Thea pada postingan pertamanya soal pernikahan. Semua tulisan dalam blog tersebut dibuat dalam bahasa Norwegia karena memang dari sanalah Thea berasal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Isi blog Thea semakin menjadi kontroversi ketika pada awal Oktober dia mengunggah tulisan dengan judul 'Do I do it with Geir'. Dalam tulisannya itu dia mengungkapkan tengah mencari tahu tentang aktivitas seks setelah menikah.
Setelah membaca blog Thea tersebut, seperti diungkapkan berbagai media, salah satunya Mamamia, pembaca langsung merespons dan menghubungi pihak kepolisian. Mereka melaporkan adanya pelanggaran terhadap hak anak. Apalagi di Norwegia, pernikahan di bawah umur adalah sebuah pelanggaran hukum.
Dan setelah blog Thea itu menghebohkan dunia maya, barulah duduk peristiwa yang sebenarnya terungkap. Ternyata apa yang ditulis Thea dalam blognya merupakan sebuah kampanye viral yang digagas oleh Plan International, organisasi yang fokus pada perkembangan anak tanpa memandang suku, agama, ras dan politik. Plan sudah membantu 78 juta anak yang ada di 50 negara berkembang untuk mendapatkan haknya dan mengangkat mereka dari kemiskinan.
Pihak Plan International sengaja membuat kampanye viral tentang pernikahan tidak nyata Thea tersebut untuk membangkitkan kesadaran penduduk dunia soal masih banyaknya pernikahan anak di bawah umur yang terjadi di berbagai belahan dunia.
Menurut data mereka, ada 39 ribu anak di bawah 18 tahun di berbagai muka bumi yang dipaksa menikah. Peristiwa pernikahan paksa anak di bawa umur ini terjadi setiap hari, seperti yang dialami oleh Thea. Dan banyak orang tidak menyadari bahwa hari 'pernikahan' Thea dengan Geir yang ditulis di undangan yaitu 11 Oktober 2014 adalah Hari Anak Perempuan International.
"Kami meyakini bahwa provokasi adalah hal yang efektif untuk menggambarkan kenyataan yang sebenarnya sangat menyedihkan. Kami berharap masyarakat akan bersama-sama membantu melawan pernikahan anak di bawah umur ini dengan menjadi sponsor anak-anak perempuan yang setiap hari harus menghadapi kenyataan seperti Thea," ujar pihak Plan International dalam situs resminya.
(eny/eny)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Viral Verificator
Prewedding Unik di Pasar Viral, Netizen Tak Menyangka Hasilnya Seindah Ini
TikTok Viral Verificator
Viral Pengantin di Bekasi Nikah Hanya di KUA Tanpa Resepsi, Bikin Iri Netizen
Rebutan Uang Duka, Konflik Menantu dan Mertua Berujung Tragis
Kisah Cinta Viral: Wanita 50 Tahun Nikahi Pria 23 Tahun, Kenalan dari TikTok
Viral Verificator
Viral Pengantin Curhat Pakai Makeup Artist Pilihan Keluarga Mertua, Bikin Nangis
Most Popular
1
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
2
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
3
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
4
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN
5
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir
MOST COMMENTED











































