Inovasi Kotak Untuk Simpan Cincin Pengantin, Berbentuk Seperti Dompet
Alissa Safiera - wolipop
Selasa, 02 Sep 2014 15:40 WIB
Jakarta
-
Rencana pertunangan yang indah dengan cincin yang sudah dipersiapkan dalam kotak kecil manis. Namun persiapan matang itu kadang jadi tak berjalan sesuai rencana karena cincin yang tertinggal. Bentuk kotak yang cukup besar dan tak cukup dimasukkan dalam kantung celana bisa jadi masalahnya. Namun kini ada solusi bagi para pria untuk melamar wanitanya tanpa perlu repot memegang kotak cincin.
Solusinya adalah kotak inovasi baru dari desainer asal Kanada, Andrew Zo. Berbentuk seperti dompet dengan tebal hanya 1 cm yang begitu tipis. Ketika 'kotak' dibuka, cincin akan muncul di tengah; sama konsepnya seperti buku gambar cerita anak yang timbul saat halaman diganti.
Dompet khusus sebagai pengganti kotak cincin ini dinamakan Clifton dan dijual sekitar US$ 90 atau Rp 1 jutaan per kotak. Dengan Clifton, lamaran akan jadi sesuatu yang begitu mengejutkan dan spesial tanpa si wanita berharap melihat bentuk kotak cincin pada umumnya yang sulit disembunyikan. Si wanita hanya akan melihat Anda mengeluarkan dompet. Namun ketika dompet terbuka, pastilah si pasangan akan senang dan terharu melihat cincin di dalamnya.
"Clifton menampilkan cincin dengan efek seperti bunga yang baru mekar ketika dompet dibuka," tulis situs resmi Clifton.
Andrew si desainer adalah lulusan dari Emily Carr University, yang memiliki ketertarikan sejak kecil kepada teknik origami atau seni melipat khas Jepang. Desainer asal Vancouver itu pun mengambil inspirasi dari origami untuk menyempurnakan mekanisme tempat cincin berputar pada Clifton selama tiga tahun lamanya.
(asf/eny)
Solusinya adalah kotak inovasi baru dari desainer asal Kanada, Andrew Zo. Berbentuk seperti dompet dengan tebal hanya 1 cm yang begitu tipis. Ketika 'kotak' dibuka, cincin akan muncul di tengah; sama konsepnya seperti buku gambar cerita anak yang timbul saat halaman diganti.
Dompet khusus sebagai pengganti kotak cincin ini dinamakan Clifton dan dijual sekitar US$ 90 atau Rp 1 jutaan per kotak. Dengan Clifton, lamaran akan jadi sesuatu yang begitu mengejutkan dan spesial tanpa si wanita berharap melihat bentuk kotak cincin pada umumnya yang sulit disembunyikan. Si wanita hanya akan melihat Anda mengeluarkan dompet. Namun ketika dompet terbuka, pastilah si pasangan akan senang dan terharu melihat cincin di dalamnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andrew si desainer adalah lulusan dari Emily Carr University, yang memiliki ketertarikan sejak kecil kepada teknik origami atau seni melipat khas Jepang. Desainer asal Vancouver itu pun mengambil inspirasi dari origami untuk menyempurnakan mekanisme tempat cincin berputar pada Clifton selama tiga tahun lamanya.
(asf/eny)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Viral Verificator
Prewedding Unik di Pasar Viral, Netizen Tak Menyangka Hasilnya Seindah Ini
TikTok Viral Verificator
Viral Pengantin di Bekasi Nikah Hanya di KUA Tanpa Resepsi, Bikin Iri Netizen
Rebutan Uang Duka, Konflik Menantu dan Mertua Berujung Tragis
Kisah Cinta Viral: Wanita 50 Tahun Nikahi Pria 23 Tahun, Kenalan dari TikTok
Viral Verificator
Viral Pengantin Curhat Pakai Makeup Artist Pilihan Keluarga Mertua, Bikin Nangis
Most Popular
1
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
2
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
3
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
4
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN
5
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir
MOST COMMENTED











































