Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Tips Agar Suami-Istri Tak Semakin 'Panas' Saat Bertengkar

Marrectha Backthianie - wolipop
Rabu, 12 Feb 2014 10:14 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Konflik sudah menjadi bagian dalam sebuah hubungan. Sehingga mustahil jika suatu hubungan berjalan tanpa sebuah konflik di dalamnya. Dan ketika konflik tersebut tak bisa dihindari, pasangan bisa terbawa emosi. Pertengkaran yang tadinya hanya membahas masalah kecil malah menjadi semakin panas. Jika pertengkaran yang ujungnya selalu memanas dan berakhir tanpa solusi ini terus terjadi, pernikahan bisa berada dalam kondisi bahaya.

Agar pertengkaran dengan suami itu bisa berjalan tanpa ada saling menyakiti, berikut ini cara mengatasi masalah dengan lebih bijak seperti dikutip Baby Center:

1. Kesepakatan Bersama
Jika Anda dan pasangan sedang dalam pertengkaran yang hebat, cobalah untuk terbiasa menyelesaikan masalah dengan kesepakatan bersama. Bicarakan masalah yang menjadi pertengkaran Anda dengannya secara baik-baik. Utarakan hal-hal yang menjadi pendapat Anda dalam masalah tersebut. Setelah mencapai kesepakatan bersama, cobalah berkompromi solusi apa yang terbaik untuk masalah yang menjadi pertengkaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

2. Hindari Merendahkan atau Meremehkan Pasangan
Dalam sebuah pertengkaran, perlu diperhatikan jika Anda akan melawan dengan sebuah kata-kata atau ucapan. Cobalah untuk tidak mengutarakan hal-hal yang terkesan Anda meremehkan atau merendahkannya. Hal ini bukan berarti membatasi Anda dalam berpendapat, tapi cobalah untuk tidak terlalu menyudutkannya dalam masalah yang terjadi. Karena jika Anda terlalu menyudutkannya, hal ini tidak akan memberikan solusi dalam masalah Anda dengannya.

3. Tidak Mengungkit Masalah di Masa Lalu
Tanpa disadari, pada saat bertengkar kebanyakan orang sering mengungkit-ungkit masa lalunya. Hal ini terlihat bahwa Anda tidak bisa mengambil sebuah pelajaran dari masalah yang pernah ada. Cobalah untuk tetap fokus pada masalah yang sedang dibicarakan, tanpa melibatkan masalah-masalah yang terdahulu.

4. Waktu Yang Tepat
Jika Anda dan dia sama-sama memiliki kegiatan di luar rumah yang padat, cobalah bicarakan masalah yang terjadi di waktu yang tepat. Waktu bersantai di rumah, bisa menjadi solusi yang tepat untuk menyelesaikan masalah dengan kepala dingin. Mulailah bicarakan, solusi apa yang terbaik untuk masalah Anda dengannya. Hal ini juga menunjukkan kedewasaan Anda dalam menyelesaikan suatu masalah, dengan memilih waktu yang tepat dan tidak tergesa-gesa.

5. Libatkan Anggota Keluarga Saat Mengambil Keputusan
Jika konflik yang terjadi menyangkut urusan seluruh keluarga, cobalah untuk melibatkan anggota keluarga saat mengambil keputusan. Tetapi dalam hal ini, bukan berarti Anda mengajak mereka untuk ikut dalam pertengkaran yang terjadi. Anda hanya meminta pendapat pada mereka untuk menilai keputusan yang adil bagi seluruh anggota keluarga. Dalam hal ini Anda dapat membiarkan mereka tahu, bahwa Anda telah menyelesaikan masalah dengan solusi dan kesepakatan seluruh anggota keluarga tanpa ada pihak-pihak yang merasa disudutkan.

(eny/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads