Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Niat Jadi Princess di Hari Pernikahan, Mata Wanita Ini Berujung Bengkak Parah

Vina Oktiani - wolipop
Kamis, 13 Agu 2026 11:00 WIB
...
Polly Bibby
Foto: via New York Post
Jakarta -

Hari pernikahan tentu menjadi salah satu momen yang ingin dikenang seumur hidup. Tak heran jika banyak calon pengantin mencoba berbagai perawatan kecantikan sebelum hari bahagia, termasuk eyelash extension.

Namun, pengalaman berbeda dialami Polly Bibby, perempuan berusia 26 tahun asal Cambridgeshire, Inggris. Berniat tampil lebih cantik seperti seorang putri di hari pernikahannya, ia justru mengalami reaksi alergi parah setelah mencoba eyelash extension untuk pertama kalinya.

Melansir New York Post, Polly yang sehari-hari bekerja sebagai ilustrator mengaku biasanya tidak banyak menggunakan makeup. Karena pernikahannya dengan Benjamin May sudah semakin dekat, ia ingin mencoba tampilan yang lebih glamor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia kemudian memilih memasang eyelash extension sebagai bagian dari persiapan menuju hari pernikahan. Sebelum menjalani prosedur, Polly mengaku sudah melakukan patch test untuk mengetahui apakah dirinya memiliki reaksi terhadap produk yang digunakan.

Polly BibbyPolly Bibby Foto: via New York Post

Karena tidak mengalami masalah setelah tes tersebut, ia memutuskan melanjutkan prosedur pada awal Juli. Biaya perawatan tersebut sekitar US$88 atau sekitar dari Rp 1,5 juta.

ADVERTISEMENT

Pada awalnya, Polly justru merasa puas dengan hasilnya. Ia senang melihat penampilannya yang tampak lebih menarik dan berbeda dari biasanya.

Namun, hanya beberapa jam setelah pemasangan, masalah mulai muncul. Matanya terasa berair dan sakit. Awalnya, Polly mengira kondisi tersebut hanya disebabkan oleh alergi ringan.

Kondisinya kemudian memburuk pada malam hari. Matanya semakin merah, terasa perih seperti terbakar, hingga kelopak matanya membengkak. Ia juga mulai mengalami keluarnya cairan berwarna kuning yang membuat kedua matanya seperti lengket ketika berkedip.

Karena khawatir, Polly menghubungi layanan medis darurat. Ia kemudian disarankan segera pergi ke unit gawat darurat rumah sakit.

Sesampainya di rumah sakit, kondisi matanya ternyata cukup serius. Petugas medis di unit mata Hinchingbrooke Hospital di Cambridge memastikan bahwa Polly mengalami reaksi alergi terhadap eyelash extension yang dipasangnya.

Ia kemudian mendapatkan obat antihistamin dan antibiotik. Polly juga diminta menunggu sekitar tiga hari hingga pembengkakan mereda sebelum bulu mata palsu tersebut dilepas.

Reaksi yang dialami Polly bahkan sempat membuat penglihatannya terganggu. Ia mengaku matanya terasa sangat terbakar dan pada satu titik mengalami pandangan yang sangat buram hingga kesulitan melihat.

Saat akhirnya menjalani proses pelepasan eyelash extension, Polly mengatakan prosedur tersebut terasa sangat menyakitkan. Kondisi matanya pun belum langsung kembali normal. Ia masih mengalami kemerahan, pembengkakan, iritasi pada kulit kelopak mata, serta penglihatan yang buram.

Pengalaman tersebut tentu menjadi mimpi buruk bagi Polly yang sedang mempersiapkan pernikahannya. Ia bahkan khawatir matanya belum pulih sepenuhnya ketika tiba waktunya mengucapkan janji pernikahan kepada Benjamin.

Padahal, tujuan awalnya melakukan perawatan tersebut justru sederhana. Polly ingin mencoba tampilan baru agar terlihat lebih cantik dan merasa seperti seorang putri di hari pernikahannya. Kini, setelah mengalami reaksi alergi tersebut, Polly memastikan tidak akan menggunakan eyelash extension pada hari pernikahannya. Menurutnya, pengalaman dan rasa sakit yang dialami tidak sebanding dengan hasil yang diharapkan.

Ia bahkan mengatakan bahwa jika bisa mengulang waktu, menggunakan maskara saja mungkin akan menjadi pilihan yang jauh lebih sederhana.

Dokter mata Rebecca J. Taylor dari Nashville, Amerika Serikat, menjelaskan bahwa pemasangan bulu mata palsu sebaiknya dilakukan oleh tenaga profesional berpengalaman di tempat yang bersih dan menggunakan bahan yang aman.

Meski populer sebagai prosedur kecantikan, eyelash extension tetap memiliki sejumlah risiko. Salah satunya adalah reaksi alergi terhadap lem yang digunakan untuk menempelkan bulu mata.

Selain alergi, prosedur tersebut juga dapat menyebabkan iritasi atau cedera pada kelopak mata dan kornea. Risiko infeksi juga dapat muncul apabila kebersihan salon atau peralatan tidak terjaga dengan baik.

Dalam kasus tertentu, pemasangan eyelash extension bahkan dapat menyebabkan bulu mata alami mengalami kerontokan, baik sementara maupun permanen.

(vio/vio)
...
Hide Ads