Anne Avantie di HUT ke-81 RI: Indonesia Punya Kita, Harus Terus Diperjuangkan
Desainer Anne Avantie menyampaikan pesan khusus untuk Indonesia dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Bagi Anne, kemerdekaan bukan hanya tentang perayaan setiap 17 Agustus, tetapi juga tentang rasa memiliki dan harapan terhadap masa depan negeri. Ia pun mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan agar Indonesia dapat berkembang menjadi lebih baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya Anne Avantie menghaturkan selamat hari kemerdekaan Indonesia. Kemerdekaan dan Indonesia punya kita, bukan sekadar perayaan," ujar Anne dalam pesannya kepada Wolipop. Ia kemudian mengingatkan kembali kedekatan masyarakat dengan tanah air melalui hal-hal sederhana yang hadir dalam kehidupan sehari-hari. "Indonesia adalah negeriku, tanah airku, di mana tanahnya masih kita pijak, airnya masih kita minum. Indonesia adalah tumpah darah kita," tuturnya.
Harapan Anne terhadap Indonesia juga tidak terlepas dari perjalanan panjangnya berkarya di Tanah Air. Selama lebih dari empat dekade, Anne dikenal sebagai salah satu perancang busana Indonesia yang konsisten mengangkat kebaya dan kekayaan tradisi Nusantara melalui karya-karyanya. Kementerian Ekonomi Kreatif menyebut Anne sebagai pelopor kebaya modifikasi yang telah membawa unsur budaya Indonesia ke dalam dunia mode.
Fashion show Anne Avantie di Jakarta Fashion Week 2019. (Foto: Dok. Moh. Abduh/Wolipop) |
Namun, kontribusi Anne untuk Indonesia kini tidak hanya diwujudkan lewat dunia fashion. Ketika pandemi COVID-19 menghantam industri mode dan membuat bisnisnya terpuruk, Anne mulai mengembangkan usaha kuliner.
Langkah tersebut awalnya dilakukan untuk mempertahankan keberlangsungan usaha sekaligus membantu ratusan karyawan yang selama ini bekerja bersamanya agar tidak kehilangan mata pencaharian. Dari bisnis sambal hingga rumah makan, Anne kemudian semakin serius menekuni kuliner khas Indonesia.
Salah satu wujud kiprahnya di bidang tersebut adalah D'Kambodja Heritage Dapur Ndeso. Anne membawa konsep "Nostalgia Rasa", dengan menghadirkan masakan rumahan dan cita rasa tradisional yang dikemas dengan sentuhan estetik khas dirinya sebagai seorang desainer. Bagi Anne, kuliner menjadi cara lain untuk merawat cerita, kenangan, dan kekayaan budaya Indonesia.
Melalui perjalanan dari kebaya hingga kuliner, Anne menunjukkan bahwa kecintaan terhadap Indonesia dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk. Ia pun berharap semangat tersebut terus tumbuh di tengah masyarakat. "Indonesia selalu punya pengharapan. Indonesia terus akan maju ketika kita punya harapan untuk mendukung Indonesia agar semakin baik, karena Indonesia punya kita," pungkas Anne.
Pesan tersebut menjadi refleksi Anne di HUT ke-81 RI: mencintai Indonesia bukan hanya dengan merayakan kemerdekaan, tetapi juga dengan terus berkarya dan memberikan kontribusi bagi negeri.
(dtg/dtg)












































