Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Terlalu Sibuk, 2 dari 3 Pasangan Haus Kasih Sayang

Eny Kartikawati - wolipop
Selasa, 17 Sep 2013 07:40 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Thinkstock
Jakarta - Kesibukan sehari-hari membuat pasangan masa kini jarang menghabiskan waktu bersama untuk berbagi keintiman. Sehingga tidak heran sesuai survei terbaru, dua dari tiga pasangan menjadi haus kasih sayang.

Survei yang dilakukan Durex Embrace itu juga mengungkapkan orang-orang berusia 25-54 tahun merasa tidak bisa menyeimbangkan antara pekerjaan dan kehidupan di luar kerja. 55% responden mengaku tidak lagi memberikan kasih sayang pada pasangannya karena sibuk bekerja. Kegagalan menyeimbangkan dua kehidupan itulah yang membuat mereka jadi jarang memberi dan menerima kasih sayang.

Enam dari 10 pasangan yang mengikuti survei merasa ingin lebih punya banyak waktu untuk bermesraan seperti mengobrol hangat, berciuman dan berpelukan. Kenyataannya dalam kehidupan sehari-hari mereka hanya bisa melakukan ciuman, obrolan atau berpelukan sekali atau dua kali dalam sehari. Dan untuk kehidupan seks, pasangan hanya sempat bercinta empat kali dalam sebulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Survei Durex ini mengungkapkan ada responden yang kondisinya ebih parah, mereka sama sekali tidak sempat bersentuhan dengan pasangannya. 20% responden mengaku tidak sempat ciuman karena seharian sibuk dengan segala aktivitas dan 7% responden mengaku lupa untuk berpelukan dengan pasangannya.

"Kita hidup dalam kesibukan dan kehidupan yang melelahkan sehingga kita menomorduakan keintiman, menaruhnya di urutan paling bawah agenda keseharian," ujar psikolog percintaan Susan Quilliam yang melakukan penelitian ini bersama Durex Embrance, seperti dikutip Female First.

Tentu saja menurut Susan, hasil dari penelitian ini suatu kesalahan. Pasangan tidak seharusnya menomorduakan keintiman. Menurutnya ketika koneksi emosional dan sentuhan fisik jarang terjadi, sebuah hubungan bisa hancur.

"Kita sadar jauh di lubuk hari, kita butuh disentuh, kita butuh membicarakan perasaan kita dan hal-hal itu penting untuk kita," kata Susan lagi.

Survei yang dilakukan pada pasangan di Inggris ini mengungkapkan, internet kini menjadi andalan untuk berkomunikasi. Pasangan lebih suka mengobrol via situs jejaring sosial, pesan teks (BBM, What's App, Line, dll), atau email, ketimbang mengobrol dengan duduk bersama atau sambil jalan-jalan.

Ketika di rumah, pasangan kini juga tetap disibukkan dengan gadget masing-masing. Bahkan saat menonton televisi bersama, 22% responden mengaku mereka duduk dengan tidak saling berpelukan tapi di ujung kursi yang berjauhan. Menyedihkannya, ada 47% responden yang merasa pasangannya tak lagi tertarik pada cerita mereka hari itu dan tidak bertanya apa saja yang mereka alami selama beberapa jam terakhir saat tidak bersama.



(eny/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads