Resolusi & Tren 2013
Tips Agar Tahun Depan Pernikahan Tak Sering Diwarnai Pertengkaran
Eny Kartikawati - wolipop
Jumat, 28 Des 2012 16:58 WIB
Jakarta
-
Tahun Baru sudah di depan mata dan Anda merasa hubungan pernikahan tidak berjalan dengan baik di 2012 ini. Ingin memperbaikinya? Buatlah resolusi yang bisa membuat rumah tangga menjadi lebih harmonis. Tentunya sama seperti resolusi pada umumnya, awalnya akan sulit untuk memulainya, tapi begitu dilakukan Anda akan melihat sendiri dampak positifnya.
"Menyenangkannya membuat resolusi hubungan adalah begitu Anda melihat hasilnya, otak yang berfungsi melihat hal positif akan aktif, sehingga Anda akan secara otomatis ingin meneruskan resolusi itu," jelas Deborah Anapol, PhD, pakar pernikahan dan penulis 'The Seven Natural Laws of Love'.
Berikut ini resolusi yang bisa dilakukan agar tahun depan Anda dan suami tak lagi sering bertengkar sehingga kehidupan pernikahan menjadi lebih baik:
Resolusi 1: Lebih Bertoleransi Pada Kesalahan Kecil Pasangan
Ingin stop mengomel tahun depan? Itu bisa menjadi resolusi yang disukai suami. "Tidak ada pria yang senang dengan wanita suka mengomel dan tidak ada wanita yang ingin menjadi seperti itu," ujar Julie Spira, pakar percintaan dan penulis 'The Perils of Cyber-Dating: Confessions of a Hopeful Romantic Looking for Love Online', seperti dikutip Womans Day.
Untuk mengurangi kebiasaan mengomel ini adalah dengan lebih memaklumi kesalahan kecil yang kerap dilakukan pasangan, seperti menaruh pakaian kotor sembarangan, meninggalkan tisu bekas pakai, tidak mengejarkan tugas rumah tangga yang sebenarnya sudah disepakati, dan lain-lain.
Bagaimana agar resolusi ini bisa bertahan? Setiap akan mengomel, berhenti dulu sejenak dan bertanyalah pada diri sendiri, apakah memang omelan itu perlu dilontarkan? Daripada mengomel, ajak pasangan duduk dan buat daftar yang sudah disepakati bersama mengenai berbagai tugas dan kewajiban. Misalnya siapa yang bertugas membayar tagihan, membuang sampah, mencuci piring dan lain-lain.
Resolusi 2: Bercinta Lebih Sering
Tentunya semua pasangan mengharapkan hal ini bisa mereka lakukan entah itu tahun 2012 atau 2013 mendatang. Namun kenyataannya, pasangan terutama para istri kerap kehilangan mood untuk seks. "Untuk banyak wanita, permasalahannya adalah mereka tidak puas dengan aktivitas bercinta itu, sehingga mereka memilih menghindarinya atau komplain," ujar Dr. Anapol.
Bagaimana mewujudkan resolusi kedua ini? Kuncinya adalah dengan menjadikan seks sebagai prioritas. Luangkan waktu untuk mengobrol bagaimana agar keintiman Anda dan pasangan bisa menjadi lebih baik. Hal-hal apa saja yang harus dilakukan, apalagi ketika Anda dan suami sama-sama lelah setelah beraktivitas seharian.
"Temukan hal yang disukai dan katakan pada pasangan. Misalnya 'aku suka ketika kamu memelukku di tempat tidur. Bisakah kamu melakukannya lebih sering, sebelum kita mulai bercinta'," saran Dr. Anapol lagi.
Resolusi 3: Temukan Kebahagiaan yang Tak Harus Bersama Pasangan
Istri yang terlalu posesif dan banyak menuntut tentunya bukan idaman para suami. Tentu saja di waktu-waktu tertentu Anda boleh sedikit posesif dan membutuhkan keberadaan pasangan. Tapi ada saatnya Anda butuh kehidupan sendiri atau me time. "Kita menjadi lebih menarik ketika kita punya kehidupan sendiri, menjadi lebih percaya diri dan merasa bahagia pada diri sendiri," tutur Spira.
Bagaimana untuk menemukan kebahagiaan sendiri? Pikirkan apa saja hal-hal yang bisa membuat Anda bahagia dan setelah menikah jarang Anda lakukan. Misalnya saja menonton film, membaca novel, olahraga atau ikut kursus tertentu. Lakukan lagi kegiatan tersebut lebih sering, tanpa harus menunggu apakah pasangan bisa atau mau ikut atau tidak. Anda bisa juga mengajak teman-teman perempuan yang selama ini jarang Anda temui.
Resolusi 4: Lebih Bersyukur & Berterimakasih
Menurut Dr. Anapol ada penelitian yang menunjukkan bahwa perbedaan paling besar antara pasangan bahagia dan tidak bahagia adalah pasangan yang bahagia saling mengekspresikan rasa terimakasih mereka satu sama lain. Dengan mengekspresikan rasa terimakasih bisa membuat pasangan merasa bahagia yang tentunya juga membuat Anda senang.
Bagaimana agar bisa terus mengekspresikan rasa terimakasih pada pasangan? Pernahkah Anda membuat jurnal berisi apa saja yang Anda syukuri setiap harinya, apa yang membuat Anda berterimakasih pada kehidupan ini? Jika jurnal tersebut sudah ada, kenapa tidak membuat diary serupa untuk hubungan pernikahan Anda.
"Tidak harus ditulis setiap hari, bisa saja seminggu sekali Anda menulis beberapa hal yang membuat Anda senang dan apa yang membuat Anda bersyukur atau berterimakasih pada pasangan," saran Spira. Tulis hal yang sederhana misalnya: "Aku berterimakasih kamu sudah membantu mengepel pagi ini" atau "Aku berterimakasih kamu tidak komplain saat aku belanja sepatu lagi." Berbagilah tulisan tersebut dengan pasangan. Bentuk terimakasih ini juga bisa diekspresikan dengan sentuhan seperti memeluknya.
(eny/eny)
"Menyenangkannya membuat resolusi hubungan adalah begitu Anda melihat hasilnya, otak yang berfungsi melihat hal positif akan aktif, sehingga Anda akan secara otomatis ingin meneruskan resolusi itu," jelas Deborah Anapol, PhD, pakar pernikahan dan penulis 'The Seven Natural Laws of Love'.
Berikut ini resolusi yang bisa dilakukan agar tahun depan Anda dan suami tak lagi sering bertengkar sehingga kehidupan pernikahan menjadi lebih baik:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ingin stop mengomel tahun depan? Itu bisa menjadi resolusi yang disukai suami. "Tidak ada pria yang senang dengan wanita suka mengomel dan tidak ada wanita yang ingin menjadi seperti itu," ujar Julie Spira, pakar percintaan dan penulis 'The Perils of Cyber-Dating: Confessions of a Hopeful Romantic Looking for Love Online', seperti dikutip Womans Day.
Untuk mengurangi kebiasaan mengomel ini adalah dengan lebih memaklumi kesalahan kecil yang kerap dilakukan pasangan, seperti menaruh pakaian kotor sembarangan, meninggalkan tisu bekas pakai, tidak mengejarkan tugas rumah tangga yang sebenarnya sudah disepakati, dan lain-lain.
Bagaimana agar resolusi ini bisa bertahan? Setiap akan mengomel, berhenti dulu sejenak dan bertanyalah pada diri sendiri, apakah memang omelan itu perlu dilontarkan? Daripada mengomel, ajak pasangan duduk dan buat daftar yang sudah disepakati bersama mengenai berbagai tugas dan kewajiban. Misalnya siapa yang bertugas membayar tagihan, membuang sampah, mencuci piring dan lain-lain.
Resolusi 2: Bercinta Lebih Sering
Tentunya semua pasangan mengharapkan hal ini bisa mereka lakukan entah itu tahun 2012 atau 2013 mendatang. Namun kenyataannya, pasangan terutama para istri kerap kehilangan mood untuk seks. "Untuk banyak wanita, permasalahannya adalah mereka tidak puas dengan aktivitas bercinta itu, sehingga mereka memilih menghindarinya atau komplain," ujar Dr. Anapol.
Bagaimana mewujudkan resolusi kedua ini? Kuncinya adalah dengan menjadikan seks sebagai prioritas. Luangkan waktu untuk mengobrol bagaimana agar keintiman Anda dan pasangan bisa menjadi lebih baik. Hal-hal apa saja yang harus dilakukan, apalagi ketika Anda dan suami sama-sama lelah setelah beraktivitas seharian.
"Temukan hal yang disukai dan katakan pada pasangan. Misalnya 'aku suka ketika kamu memelukku di tempat tidur. Bisakah kamu melakukannya lebih sering, sebelum kita mulai bercinta'," saran Dr. Anapol lagi.
Resolusi 3: Temukan Kebahagiaan yang Tak Harus Bersama Pasangan
Istri yang terlalu posesif dan banyak menuntut tentunya bukan idaman para suami. Tentu saja di waktu-waktu tertentu Anda boleh sedikit posesif dan membutuhkan keberadaan pasangan. Tapi ada saatnya Anda butuh kehidupan sendiri atau me time. "Kita menjadi lebih menarik ketika kita punya kehidupan sendiri, menjadi lebih percaya diri dan merasa bahagia pada diri sendiri," tutur Spira.
Bagaimana untuk menemukan kebahagiaan sendiri? Pikirkan apa saja hal-hal yang bisa membuat Anda bahagia dan setelah menikah jarang Anda lakukan. Misalnya saja menonton film, membaca novel, olahraga atau ikut kursus tertentu. Lakukan lagi kegiatan tersebut lebih sering, tanpa harus menunggu apakah pasangan bisa atau mau ikut atau tidak. Anda bisa juga mengajak teman-teman perempuan yang selama ini jarang Anda temui.
Resolusi 4: Lebih Bersyukur & Berterimakasih
Menurut Dr. Anapol ada penelitian yang menunjukkan bahwa perbedaan paling besar antara pasangan bahagia dan tidak bahagia adalah pasangan yang bahagia saling mengekspresikan rasa terimakasih mereka satu sama lain. Dengan mengekspresikan rasa terimakasih bisa membuat pasangan merasa bahagia yang tentunya juga membuat Anda senang.
Bagaimana agar bisa terus mengekspresikan rasa terimakasih pada pasangan? Pernahkah Anda membuat jurnal berisi apa saja yang Anda syukuri setiap harinya, apa yang membuat Anda berterimakasih pada kehidupan ini? Jika jurnal tersebut sudah ada, kenapa tidak membuat diary serupa untuk hubungan pernikahan Anda.
"Tidak harus ditulis setiap hari, bisa saja seminggu sekali Anda menulis beberapa hal yang membuat Anda senang dan apa yang membuat Anda bersyukur atau berterimakasih pada pasangan," saran Spira. Tulis hal yang sederhana misalnya: "Aku berterimakasih kamu sudah membantu mengepel pagi ini" atau "Aku berterimakasih kamu tidak komplain saat aku belanja sepatu lagi." Berbagilah tulisan tersebut dengan pasangan. Bentuk terimakasih ini juga bisa diekspresikan dengan sentuhan seperti memeluknya.
(eny/eny)











































