8 Cara Atasi Stres dalam Pernikahan
wolipop
Kamis, 25 Okt 2012 18:43 WIB
Jakarta
-
Stres dapat berakibat buruk bagi kesehatan Anda dan kadangkala pernikahan menjadi salah satu pemicunya. Bahkan penelitian terbaru menunjukkan bahwa stres akibat pernikahan pengaruhnya sama buruknya untuk kesehatan seperti jika Anda merokok.
Psikoterapis dan penulis buku 'Money, Sex, and Kids: Stop Fighting About the Three Things That Can Ruin Your Marriage' Tina Tessina juga menegaskan, "Rumah adalah tempat dimana kita seharusnya merasa aman dan rileks dari rasa stres di kehidupan luar." Menurutnya, stres di rumah dapat mengakibatkan kerusakan fisik.
Berikut adalah delapan tips untuk mengatasi stres dalam pernikahan seperti dilansir dari Baby Center.
1. Lebih Banyak Bercinta
Menurut terapis seks dan penulis buku 'Love in the Time of Colic' Ian Kerner, berhubungan seks dapat mengurangi rasa stres dan membuat Anda merasa lebih bertenaga. Pasangan yang bercinta secara rutin merasa hidup dan hubungannya lebih baik sehingga tidak terlalu merasa stres. Jika gairah Anda sedang menurun karena berada dalam tekanan, rayulah tubuh Anda maka pikiran Anda pun akan mengikutinya.
2. Sentuhan Fisik
Penelitian menunjukkan bahwa pasangan yang menghabiskan banyak waktu untuk berpelukan dan berciuman memiliki hormon stres yang lebih rendah dalam tubuhnya. Maka itu, jika bercinta tidak menjadi pilihan Anda maka sebagai alternatifnya Anda dan
pasangan dapat lebih intensif melakukan sentuhan fisik yang dapat menurunkan hormon pemicu stress.
3. Bekerjasama
Menurut Tessina, jika Anda dan pasangan sedang berbeda pendapat maka lebih baik untuk fokus pada apa yang bisa dilakukan daripada memikirkan siapa yang benar dan salah. Pasangan yang baik mencoba menyelesaikan masalah yang ada dengan mengidentifikasi permasalahan dan bersama-sama mencari solusinya.
4. Memprioritaskan Hubungan
Saat mulai memiliki momongan, hubungan dengan suami umumnya tidak lagi diprioritaskan karena kesibukan mengurus buah hati. Untuk mendekatkan kembali hubungan suami-istri, lakukanlah kencan secara rutin dan carilah kegiatan baru agar hubungan Anda dengan suami tidak terasa membosankan. Menurut Kerner, melindungi pernikahan harus diprioritaskan karena penting bagi buah hati untuk melihat kedekatan dan kebahagiaan kedua orangtuanya.
5. Menghargai
Tidak ada manusia yang sempurna, untuk itu hargailah setiap usaha yang dilakukan suami untuk membuat Anda bahagia. Menurut Tessina, pasangan yang bahagia tahu bagaimana harus menunjukkan rasa syukur dan apresiasi mereka karena mereka merayakan cinta yang ada.
6. Mendengarkan
Kebanyakan pasangan yang sedang berdebat karena beda pendapat cenderung saling berteriak dengan suara keras. Padahal, dengan saling berteriak hanya akan memicu emosi antara Anda dan pasangan serta tidak dapat menyelesaikan masalah. Untuk itu, mulailah mendengarkan pendapat pasangan saat sedang berdebat tanpa memotongnya dan keluarkanlah pendapat Anda setelah si dia selesai berbicara.
7. Me Time
Keseharian Anda yang disibukkan dengan mengurus rumah tangga butuh penyegaran dengan sesekali melakukan me time, seperti liburan dengan sahabat atau pergi ke tempat spa. Selain dapat menyegarkan kembali hubungan, hal tersebut juga membuat Anda dan suami merindukan satu sama lain.
8. Bersenang-senang
Sesekali lupakanlah tanggungjawab mengurus buah hati ataupun urusan keuangan dengan melakukan kegiatan yang menyenangkan bersama suami. Menurut Kerner, melakukan sesuatu yang disukai oleh Anda dan suami dapat dijadikan ajang berbagi pengalaman dan mengingatkan bahwa hidup tidak sepenuhnya tentang tanggungjawab. Kegiatan yang dapat dipilih antara lain seperti liburan berdua, berdansa, atau berolahraga bersama.
(eny/eny)
Psikoterapis dan penulis buku 'Money, Sex, and Kids: Stop Fighting About the Three Things That Can Ruin Your Marriage' Tina Tessina juga menegaskan, "Rumah adalah tempat dimana kita seharusnya merasa aman dan rileks dari rasa stres di kehidupan luar." Menurutnya, stres di rumah dapat mengakibatkan kerusakan fisik.
Berikut adalah delapan tips untuk mengatasi stres dalam pernikahan seperti dilansir dari Baby Center.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut terapis seks dan penulis buku 'Love in the Time of Colic' Ian Kerner, berhubungan seks dapat mengurangi rasa stres dan membuat Anda merasa lebih bertenaga. Pasangan yang bercinta secara rutin merasa hidup dan hubungannya lebih baik sehingga tidak terlalu merasa stres. Jika gairah Anda sedang menurun karena berada dalam tekanan, rayulah tubuh Anda maka pikiran Anda pun akan mengikutinya.
2. Sentuhan Fisik
Penelitian menunjukkan bahwa pasangan yang menghabiskan banyak waktu untuk berpelukan dan berciuman memiliki hormon stres yang lebih rendah dalam tubuhnya. Maka itu, jika bercinta tidak menjadi pilihan Anda maka sebagai alternatifnya Anda dan
pasangan dapat lebih intensif melakukan sentuhan fisik yang dapat menurunkan hormon pemicu stress.
3. Bekerjasama
Menurut Tessina, jika Anda dan pasangan sedang berbeda pendapat maka lebih baik untuk fokus pada apa yang bisa dilakukan daripada memikirkan siapa yang benar dan salah. Pasangan yang baik mencoba menyelesaikan masalah yang ada dengan mengidentifikasi permasalahan dan bersama-sama mencari solusinya.
4. Memprioritaskan Hubungan
Saat mulai memiliki momongan, hubungan dengan suami umumnya tidak lagi diprioritaskan karena kesibukan mengurus buah hati. Untuk mendekatkan kembali hubungan suami-istri, lakukanlah kencan secara rutin dan carilah kegiatan baru agar hubungan Anda dengan suami tidak terasa membosankan. Menurut Kerner, melindungi pernikahan harus diprioritaskan karena penting bagi buah hati untuk melihat kedekatan dan kebahagiaan kedua orangtuanya.
5. Menghargai
Tidak ada manusia yang sempurna, untuk itu hargailah setiap usaha yang dilakukan suami untuk membuat Anda bahagia. Menurut Tessina, pasangan yang bahagia tahu bagaimana harus menunjukkan rasa syukur dan apresiasi mereka karena mereka merayakan cinta yang ada.
6. Mendengarkan
Kebanyakan pasangan yang sedang berdebat karena beda pendapat cenderung saling berteriak dengan suara keras. Padahal, dengan saling berteriak hanya akan memicu emosi antara Anda dan pasangan serta tidak dapat menyelesaikan masalah. Untuk itu, mulailah mendengarkan pendapat pasangan saat sedang berdebat tanpa memotongnya dan keluarkanlah pendapat Anda setelah si dia selesai berbicara.
7. Me Time
Keseharian Anda yang disibukkan dengan mengurus rumah tangga butuh penyegaran dengan sesekali melakukan me time, seperti liburan dengan sahabat atau pergi ke tempat spa. Selain dapat menyegarkan kembali hubungan, hal tersebut juga membuat Anda dan suami merindukan satu sama lain.
8. Bersenang-senang
Sesekali lupakanlah tanggungjawab mengurus buah hati ataupun urusan keuangan dengan melakukan kegiatan yang menyenangkan bersama suami. Menurut Kerner, melakukan sesuatu yang disukai oleh Anda dan suami dapat dijadikan ajang berbagi pengalaman dan mengingatkan bahwa hidup tidak sepenuhnya tentang tanggungjawab. Kegiatan yang dapat dipilih antara lain seperti liburan berdua, berdansa, atau berolahraga bersama.
(eny/eny)
Kesehatan
Madu Uray, Solusi Alami untuk Redakan Batuk hingga Masalah Pencernaan
Olahraga
Adidas Metal Water Bottle 0.6L, Praktis Dibawa Olahraga-Aktivitas Harian
Perawatan dan Kecantikan
Blush On yang Bikin Wajah Auto Fresh, 3CE vs MOP untuk Look Natural yang Lebih Hidup!
Elektronik & Gadget
Smart Band Tipis Tapi Powerful, Xiaomi Smart Band 9 Active untuk Gaya Hidup Lebih Sehat!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Istri Urus Suami yang Lumpuh Bareng Kekasih Baru, Tuai Pro Kontra
Kisah Pengantin Gagal Senyum Usai Botox Jelang Nikah
Tahu Diselingkuhi, Istri Malah Tawarkan Untuk 'Sewa Suami' ke Selingkuhan
Kisah Viral Pria Nikahi Wanita 23 Tahun Lebih Tua, Istri Sering Dikira Ibunya
Wanita Ini Kaget, Ibunya yang Sudah Wafat Tercatat Menikah dengan Pamannya
Most Popular
1
Gaya 2 Menantu Jokowi di Open House Lebaran Prabowo, Curi Perhatian!
2
Banting Setir Total! Mantan Idol KPop Ini Kini Sukses Jadi Penulis Web Novel
3
Aksi Nekat Remaja 15 Tahun Curi Bus Demi Antar Pacar Sekolah
4
Heboh Pria Tebarkan Rambut Kemaluan di Meja Rekan Kerja, Berujung Kasus Hukum
5
Ramalan Zodiak 23 Maret: Scorpio Emosi Labil, Libra Dilanda Kebingungan
MOST COMMENTED











































