Komunikasi Bukan Satu-satunya Dasar Pernikahan Bahagia
Eya Ekasari - wolipop
Kamis, 28 Jun 2012 12:05 WIB
tautan telah disalin
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
dok. Thinkstock
Jakarta -
Banyak anggapan bahwa komunikasi lancar merupakan kunci utama untuk memiliki pernikahan bahagia. Namun hal tersebut tidak selamanya benar. Ada beberapa faktor lain yang diperlukan agar kehidupan rumah tangga awet, dan harmonis. Seperti yang dikutip dari suite101, berikut enam 'pondasi dasar' untuk pernikahan bahagia.
1. Komunikasi
Komunikasi adalah hal yang penting, namun bukan satu-satunya dalam sebuah hubungan. Komunikasi yang baik akan membuat Anda dan suami lebih mengenal. Dengan komunikasi yang baik, perdebatan pun bisa diselesaikan tanpa perlu adanya percekcokan.
2. Komitmen
Dengan adanya komitmen, Anda dan suami bisa membuat 'perjanjian' serta aturan-aturan pernikahan. Gunanya? Untuk membatasi Anda untuk melakukan hal-hal di luar akal sehat dan menjadikan kehidupan pernikahan jadi lebih terarah.
3. Berteman baik
Di dalam sebuah rumah tangga, bukan hanya peran istri yang Anda mainkan. Anda juga harus bisa menjadi sahabat suami. Tempatnya menyampaikan keluh kesah serta teman yang bisa bersenang-senang.
4. Menjaga kemesraan
Jangan biarkan kemesraan Anda dan suami hilang. Teruslah menjaganya dengan menyediakan waktu untuk berkencan, layaknya waktu masih pacaran. Kemesraan itu akan membuat hubungan pernikahan tetap hangat sampai kapanpun.
5. Melengkapi
Dalam pernikahan, bukan persamaan yang dicari. Justru Anda dan pasangan harus bisa saling melengkapi. Jangan mencari kesempurnaan pada pasangan. Namun ciptakan kesempurnaan itu, dengan mengetahui dan memahami kekurangan suami.
6. Membuat visi dan misi
Pondasi pernikahan akan semakin kuat jika Anda dan pasangan mempunyai visi dan misi yang jelas dalam pernikahan. Anda dan suami memiliki cara dan tujuan yang sama untuk mencapai 'pernikahan bahagia'. Bersama-sama Anda akan berusaha mewujudkan visi serta misi itu.