Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Melarang Suami Hangout Bisa Ancam Pernikahan

wolipop
Selasa, 04 Okt 2011 08:06 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Apakah Anda termasuk istri yang gemar melarang atau mengatur kegiatan sosial suami? Jika ya, maka Anda harus waspada karena hal tersebut bisa mengancam pernikahan.

Sebuah penelitian di Amerika Serikat menemukan bahwa pria yang tidak memiliki waktu cukup bersama teman-temannya, bisa membuat mereka menjadi tak tertarik dengan pasangannya. Dalam penelitian tersebut, para pria juga menjelaskan, saat istri mereka terus menerus melarang dan mengatur waktu 'bebasnya', perasaan maskulin yang dimiliki pria semakin lama semakin terkikis dan menimbulkan konflik dalam hubungan.

Kondisi istri yang suka mengatur dan melarang sangat dimengerti oleh para peneliti. Menurut mereka, hal ini dikarenakan sifat wanita yang cenderung terorganisir. Walau begitu, mengurangi kontak pasangan dengan teman-temannya sampai Anda berdua tak lagi bersosialisasi, sangatlah berbahaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Profesor Benjamin Cornwell dari Cornell University menjelaskan, istri yang suka melarang suaminya pergi bersama temannya, dianggap beberapa pria sebagai 'penjaga gerbang' yang mungkin jadi masalah. Para istri mencoba mengurangi intensitas hubungan suami dan teman-temannya dengan cara menambah frekuensi acara berdua bersama suami, atau ikut saat suami pergi bersama temannya.

"Kemampuan pria untuk bisa bermain golf atau memiliki waktu hangout bersama teman-temannya sangatlah penting untuk membuatnya merasa 'bebas' walau sudah menikah. Ketika pria harus membawa istrinya setiap kali ia bertemu dengan temannya, atau ketika istrinya memonopoli kegiatan sosialnya, maka masalah sangat mungkin timbul," jelas Cornwell.

Penelitian menganalisa data dari National Social Life, Health and Aging Project, sebuah survei pada tahun 2005 yang melibatkan 3000 orang di Chicago. Rata-rata peserta penelitian tersebut berusia antara 57 hingga 85 tahun.

Dalam penelitian tersebut juga ditemukan, risiko disfungsi ereksi hampir dua kali lipat pada pria yang istrinya dekat dengan teman-temannya. Tidak hanya itu, kondisi kesehatan pun ikut terpengaruh, misalnya diabetes, masalah jantung dan obesitas.

"Kami terkejut melihat betapa kuatnya efek tersebut. Bagi pria, istri yang gemar melarang atau suka mencampuri hubungan sosial, merupakan masalah besar," kata Cornwell.

(eya/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads