Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

10 Cara Buruk Mengatasi Konflik Pernikahan (Bagian 2)

wolipop
Jumat, 06 Agu 2010 12:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta - 5 hal yang dapat memperburuk konflik dalam pernikahan telah dijabarkan sebelumnya. Berikut 5 poin tambahan yang harus Anda waspadai.

6. Tak mau mendengar

Komunikasi akan berjalan lebih lancar ketika salah satu pihak berbicara dan pihak yang lain mendengarkan. Jika keinginan untuk mendengar tidak ada, maka konflik tak akan selesai. Karena kedua belah pihak hanya ingin didengar, bukannya mendengarkan.

7. Selalu menyalahkan

Konflik dalam rumah tangga tak akan selesai jika Anda maupun suami hanya sibuk saling menyalahkan. Ingat, Anda berdua pasti memiliki kesalahan masing-masing, jadi berhenti saling menyalahkan, dan mulai introspeksi diri.

8. Ingin menang dalam argumentasi

Adu argumentasi dalam penyelesaian konflik bukan bertujuan untuk mencari pemenang. Namun tukar pikiran untuk mencapai kata mufakat. Jika Anda terus berusaha untuk menang dan dianggap benar, maka hadiah yang akan didapat adalah kegagalan pernikahan.

9. Menyematkan label negatif

Menyematkan label negatif pada pasangan akan membuat Anda berpikir bahwa ia seburuk label yang diberikan. Jika lupa menutup pintu kamar mandi atau sering menumpahkan makanan membuat Anda menyebut suami 'Si ceroboh', maka secara tidak langsung Anda sudah menganggapnya buruk.

10. Membuat batasan
Jangan menambah buruk konflik dengan membuat batasan dengan suami. Saat Anda membangun 'dinding' dalam sebuah pernikahan, maka secara tidak langsung, komunikasi akan berkurang. Kurangnya komunikasi yang baik akan menjadi awal kehancuran pernikahan Anda.
(kee/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads