Penampakan Penginapan 'Airbnb Terburuk di Dunia' Karya YouTuber

Vina Oktiani - wolipop Jumat, 06 Nov 2020 11:43 WIB
Ilustrasi rumah baru Ilustrasi Sewa Penginapan / Foto: iStock
Jakarta -

Melakukan pemesanan penginapan secara virtual atau online tanpa melihat secara langsung terkadang memang dapat menimbulkan rasa kekecewaan. Bisa jadi harga yang ditawarkan mungkin tidak sesuai dengan fasilitas yang kamu dapatkan di penginapan tersebut. Hal itulah yang dialami oleh salah satu kelompok YouTuber. Merasa kecewa dengan harga penginapan yang disewanya di Airbnb, salah satu kelompok YouTuber lalu memutuskan untuk membuat sendiri penginapan untuk disewakan dengan harga yang murah.

Seperti dikutip dari Mirror, sekelompok YouTuber beranggotakan tiga orang yang bernama Rhys Simmons, Jamie Kamaz, dan Hitchin, memiliki ide unik yang tidak biasa. Anggota YouTuber 'Passion Squad' itu membuat sebuah akomodasi terburuk yang akan ditawarkannya melalui situs Airbnb. Tapi anehnya, ternyata banyak orang yang berminat untuk menyewa penginapan yang mereka tawarkan itu.

Melalui akun YouTube 'Passion Squad' miliknya, ketiga YouTuber itu mengunggah sebuah video yang menampilkan ide unik mereka. Ketiganya bermaksud untuk menciptakan 'Airbnb terburuk di dunia' dengan harga yang murah. Penawaran 'buruk' itu berlokasi di sebuah ruang terbuka dan hanya terdiri dari kasur, meja samping tempat tidur, lampu, serta dua gelas berisi air putih.

Penampakan 'Airbnb Terburuk di Dunia' karya YouTuberPenampakan 'Airbnb Terburuk di Dunia' karya YouTuber Foto: YouTube/Passion Squad

"Dalam video minggu ini kami mendapat motivasi untuk menciptakan tempat tinggal kami sendiri. Dengan kami mencari dan menjelajahi internet, kami menemukan Null Stern Hotel yang terletak di Swiss dan dikenal dengan estetika luar ruangan yang unik. Ini sempurna bagi kami untuk membuat ulang tanpa anggaran dan keterampilan, kami masuk ke pasar Facebook dan mengumpulkan semua furnitur gratis yang dapat kami temukan untuk menampilkan kembali hotel Null sebaik mungkin," tulis keterangan dalam video YouTube yang telah memperoleh lebih dari 17,4 ribu penonton itu.

Ketiga Youtuber itu sendiri mengaku terkejut ketika penginapan 'terburuk' yang mereka tawarkan justru mendapatkan respon positif dari masyarakat. Bahkan ada banyak orang yang berminat untuk menyewa dan tinggal di properti sewaannya itu.

"Ini adalah pencapaian gila. Membuat Airbnb terburuk di dunia dan mendapat banyak permintaan untuk tinggal adalah sesuatu yang tidak akan pernah kami lupakan. Kamu tak pernah tahu, kami mungkin harus membukanya untuk bisnis penuh waktu," kata Simmons pada Mirror.

(vio/vio)