Sendratari Indonesia Siap Memukau Singapura
wolipop
Rabu, 13 Okt 2010 13:34 WIB
Jakarta
-
Bukan hanya batik yang menjadi warisan leluhur Indonesia. Banyak tarian khas yang bisa mengangkat nama Indonesia di mata internasional. Seperti tarian 'Matah Ati' yang siap memukau Singapura.
'Matah Ati' adalah sebuah pertunjukan sendratari yang berkisah tentang perjalanan cinta prajurit perempuan di Keraton Mangkunegara di abad 18. 'Matah' sendiri dapat berarti 'patah', namun dalam bahasa Jawa, berarti 'meladeni'. Sehingga 'Matah ati' tidak memiliki makna negatif seperti 'Patah Hati', melainkan berarti 'meladeni hati'.
Jalan cerita dari sendratari itu ditulis oleh Bandoro Raden Ayu Atilah Soeryadjaya, yang tak lain adalah cucu dari Mangkunegara VII. Sendratari 'Matah Ati' akan dilangsungkan di pusat seni Singapura, Esplanade Building. Penata artistik ternama Indonesia, Jay Subiakto yang akan mengubah gedung Espalande yang modern, menjadi kerajaan Mangkunegara Solo jaman dulu.
Tak hanya sendratari, pertunjukan yang akan diadakan pada tanggal 22-23 Oktober nanti juga akan dilengkapi dengan pameran aneka kebudayaan khas kerajaan Solo. Berbagai karya seni seperti lukisan, patung dan aneka kostum plus aksesori keluarga kerajaan akan ditampilkan di sana.
Pertunjukkan di Singapura adalah pertunjukkan perdana 'Matah Ati'. Selanjutnya, sendratari itu akan melakukan pertunjukkan di berbagai negara Asia, juga Eropa.
Bagi Anda yang tertarik untuk menonton pertunjukkan sendratari ini, Anda bisa mendapatkan tiket dengan harga SGD 30-SGD 60 atau sekitar Rp 200 ribu - Rp 400 ribu.
(kee/kee)
'Matah Ati' adalah sebuah pertunjukan sendratari yang berkisah tentang perjalanan cinta prajurit perempuan di Keraton Mangkunegara di abad 18. 'Matah' sendiri dapat berarti 'patah', namun dalam bahasa Jawa, berarti 'meladeni'. Sehingga 'Matah ati' tidak memiliki makna negatif seperti 'Patah Hati', melainkan berarti 'meladeni hati'.
Jalan cerita dari sendratari itu ditulis oleh Bandoro Raden Ayu Atilah Soeryadjaya, yang tak lain adalah cucu dari Mangkunegara VII. Sendratari 'Matah Ati' akan dilangsungkan di pusat seni Singapura, Esplanade Building. Penata artistik ternama Indonesia, Jay Subiakto yang akan mengubah gedung Espalande yang modern, menjadi kerajaan Mangkunegara Solo jaman dulu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertunjukkan di Singapura adalah pertunjukkan perdana 'Matah Ati'. Selanjutnya, sendratari itu akan melakukan pertunjukkan di berbagai negara Asia, juga Eropa.
Bagi Anda yang tertarik untuk menonton pertunjukkan sendratari ini, Anda bisa mendapatkan tiket dengan harga SGD 30-SGD 60 atau sekitar Rp 200 ribu - Rp 400 ribu.
(kee/kee)
Makanan & Minuman
Ngiler Lihat Dubai Chewy Cookie Viral di Media Sosial? Sekarang Kamu Bisa Ikut Coba Juga
Pakaian Pria
Greenlight Voyager Men's Basic Shirt: Kemeja Pria untuk Berbagai Aktivitas
Kesehatan
Perawatan Bayi Praktis dalam Satu Paket, Cocok untuk Orang Tua Baru
Pakaian Wanita
Adidas Tee Lace Branding, Kaos Rib Wanita yang Bikin Look Lebih Rapi
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Pura-pura Tajir, Pasangan Tahan Antrean Pesawat Demi Foto di Business Class
5 Benda yang Layak Dibeli untuk Oleh-oleh saat Traveling
Penumpang Pesawat Ramai-Ramai Pakai Piama di Bandara, Ada Apa?
5 Rekomendasi Kegiatan Seru Liburan Bertema 'Nature Escape' di Singapura
5 Bangunan Ikonik Mewah di Dunia, Salah Satunya Taj Mahal
Most Popular
1
7 Potret Bio One Perdana Belajar Balet, Pakai Legging & Sepatu Balet
2
Sinopsis Blacklight, Aksi Liam Neeson Sebagai Veteran Perang Vietnam
3
Dokter Operasi Plastik Ungkap Rahasia Awet Muda Brad Pitt di Usia 62 Tahun
4
7 Momen Manis Jisoo BLACKPINK & Seo In Guk, Kelewat Gemas Jadi Couple
5
Daftar Pemeran Siren's Kiss, Drakor Terbaru Park Min Young
MOST COMMENTED











































