Awas! Kacang Kedelai Kurangi Jumlah Sperma
wolipop
Jumat, 25 Jul 2008 17:29 WIB
Jakarta
-
Kacang kedelai merupakan salah satu sumber protein bagi tubuh. Namun sebuah penelitian menunjukan, konsumsi kacang kedelai dapat akibatkan jumlah sperma berkurang.
Adalah Dr Jorge Chavarro dari departemen nutrisi Universitas Harvard yang melakukan penelitian. ia mengambil data dari 99 pria yang menkonsumsi jenis makanan yang terbuat dari kacang kedelai.
Makanan tersebut termasuk tofu, tempe, susu kacang kedelai, ice cream, snack bar, kacang goreng. Dikutip detikhot dari health24, Jumat (25/7/2008), hasil penelitian itu cukup mengejutkan.
Jorge menemukan bahwa pria-pria yang mengkonsumsi makanan dari kacang kedelai lebih banyak memiliki jumlah sperma yang sedikit atu rata-rata 41 juta per mililiter semen.. Sedangkan pria yang tak mengkonsumsi banyak kacang kedelai memiliki jumlah sperma normal, yaitu rata-rata 80 juta sampai 120 juta per mililiter semen.
Menurut Jorge, hal itu disebabkan karena kandungan isoflavons yang terdapat di kacang kedelai. Zat tersebut dapat merangsang munculnya hormon oestrogen yang mengakibatkan jumlah sperma menjadi sedikit.
Yang perlu diperhatikan dari penelitian ini, bahwa pada pria yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan, resiko diatas menjadi lebih besar. Karena pada dasarnya pria gemuk di tubuhnya memiliki lebih banyak hormon oestrogen.
(kee/eny)
Adalah Dr Jorge Chavarro dari departemen nutrisi Universitas Harvard yang melakukan penelitian. ia mengambil data dari 99 pria yang menkonsumsi jenis makanan yang terbuat dari kacang kedelai.
Makanan tersebut termasuk tofu, tempe, susu kacang kedelai, ice cream, snack bar, kacang goreng. Dikutip detikhot dari health24, Jumat (25/7/2008), hasil penelitian itu cukup mengejutkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Jorge, hal itu disebabkan karena kandungan isoflavons yang terdapat di kacang kedelai. Zat tersebut dapat merangsang munculnya hormon oestrogen yang mengakibatkan jumlah sperma menjadi sedikit.
Yang perlu diperhatikan dari penelitian ini, bahwa pada pria yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan, resiko diatas menjadi lebih besar. Karena pada dasarnya pria gemuk di tubuhnya memiliki lebih banyak hormon oestrogen.
(kee/eny)
Makanan & Minuman
Cokelat Lembut dengan Buah & Kacang, Cadbury Ini Cocok Buat Ngemil!
Perawatan dan Kecantikan
Rawat Rambut Rontok dengan Yves Rocher Anti-Hair Loss Fortifying Shampoo
Home & Living
Tips Praktis Jaga Gigi Tetap Putih Tanpa ke Klinik dengan Colgate
Elektronik & Gadget
Bikin Konten Makin Glow Up dengan MIXIO Ring Light 33cm + Light Stand Tripod 2M yang Wajib Kamu Punya!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bukan Malam Hari, Ini Waktu Terbaik untuk Bercinta Menurut Pakar
Survei Ungkap 3 Posisi Bercinta Favorit Milenial, Didominasi Gaya Klasik
6 Seafood yang Bisa Tingkatkan Performa Seks Pria Jika Rutin Dikonsumsi
Studi: Rutin Bercinta 2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Sakit Jantung pada Pria
Dokter Ungkap Rahasia Agar PD Saat Bercinta: Rawat Area Intim Ini
Most Popular
1
Ramalan Zodiak 29 Maret: Libra Banyak Tantangan, Scorpio Tetap Waspada
2
7 Gaya Lisa BLACKPINK Liburan ke Bali, Bikin Salfok Pakai Jarik Batik
3
FKA Twigs Gugat Lagi Shia LaBeouf Atas Kasus Kekerasan Seksual
4
7 Alasan Nonton Drakor Climax, Drama Baru Ju Ji Hoon yang Bikin Penasaran
5
Influencer Ini Pura-pura Diculik Demi Perbanyak Follower, Berakhir Ditangkap
MOST COMMENTED











































