Perempuan Benci Tubuhnya di Usia 40
wolipop
Selasa, 01 Jul 2008 14:55 WIB
Jakarta
-
Semakin tua usia kita, keadaan fisik pun semakin jauh dari kata ideal, khususnya pada perempuan. Sebuah penelitian membuktikan bahwa perempuan mulai membenci tubuhnya di usia 40 tahun.
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Asosiasi Gangguan Makan di Inggris melakukan survei terhadap 2.000 perempuan berusia 40 tahun ke atas, dan berikut hasil surveinya.
Dikutip detikhot dari BBC, Selasa (1/7/2008), 70 persen dari perempuan tersebut mengaku melakukan diet ketat, dan 58 persen dari mereka bahkan mengalami gangguan pola makan.
Mayoritas dari peserta survei mengaku mereka bahkan akan mempertimbangkan untuk melakukan operasi plastik untuk mengembalikan bentuk tubuh idealnya. Perempuan-perempuan berusia 40 tahun itu bermimpi untuk mengembalikan bentuk tubuh mereka saat berusia 20 tahun.
Yang berbahaya, kebanyakan dari mereka melakukan diet yang cukup ekstrim dan tanpa didahului dengan konsultasi pada ahlinya. Alhasil mereka melewatkan sarapan dan mengurangi porsi makan mereka secara drastis tanpa memperhitungkan kalori dan asupan gizi yang masuk di tubuh .
Perempuan-perempuan tadi juga berani menelan berbagai pil diet yang mempunyai efek samping di tubuh mereka.
Menurut perwakilan Asosiasi Gangguan Pola Makan tersebut, usia 40 adalah saat perempuan merasa tubuhnya mulai berubah drastis. Rasa ketakutan tak lagi bisa tampil cantik dan maksimal membuat mereka berusaha mati-matian untuk menjaga tubuhnya.
Namun yang perlu dingat, kecantikan fisik bukan segala-galanya karena hanya bersifat sementara. Ada baiknya selain menjaga kecantikan fisik, rohani dan hati juga ditata sedemikian rupa, sehingga kita tetap bisa menikamati hidup dengan baik.
(kee/yla)
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Asosiasi Gangguan Makan di Inggris melakukan survei terhadap 2.000 perempuan berusia 40 tahun ke atas, dan berikut hasil surveinya.
Dikutip detikhot dari BBC, Selasa (1/7/2008), 70 persen dari perempuan tersebut mengaku melakukan diet ketat, dan 58 persen dari mereka bahkan mengalami gangguan pola makan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang berbahaya, kebanyakan dari mereka melakukan diet yang cukup ekstrim dan tanpa didahului dengan konsultasi pada ahlinya. Alhasil mereka melewatkan sarapan dan mengurangi porsi makan mereka secara drastis tanpa memperhitungkan kalori dan asupan gizi yang masuk di tubuh .
Perempuan-perempuan tadi juga berani menelan berbagai pil diet yang mempunyai efek samping di tubuh mereka.
Menurut perwakilan Asosiasi Gangguan Pola Makan tersebut, usia 40 adalah saat perempuan merasa tubuhnya mulai berubah drastis. Rasa ketakutan tak lagi bisa tampil cantik dan maksimal membuat mereka berusaha mati-matian untuk menjaga tubuhnya.
Namun yang perlu dingat, kecantikan fisik bukan segala-galanya karena hanya bersifat sementara. Ada baiknya selain menjaga kecantikan fisik, rohani dan hati juga ditata sedemikian rupa, sehingga kita tetap bisa menikamati hidup dengan baik.
(kee/yla)











































