Awas, Obat Batuk Bikin Mabuk!
wolipop
Senin, 14 Jan 2008 12:33 WIB
Jakarta
-
Obat batuk kini telah beralih fungsi. Sebuah penelitian mengungkap obat batuk yang seharusnya menjadi obat berguna, disalahgunakan sebagai obat membuat mabuk.
Adalah Badan Penyalahgunaan Obat dan Kesehatan Mental Amerika Serikat yang melansir fakta tersebut pada 2007 lalu. Badan itu melaporkan sekitar 3,1 juta penduduk Amerika dengan batas umur antara 12-25 tahun menggunakan obat batuk dan obat flu untuk mabuk-mabukan.
Jumlah tersebut mengkhawatirkan karena tingginya angka pengguna obat-obatan bebas itu sama dengan jumlah para pemakai obat-obatan terlarang atau narkoba. Demikian seperti dikutip detikhot dari Health24, Senin (14/1/2008).
Sejak dulu memang sudah ada pertentangan mengenai pemakaian zat penenang didalam obat batuk atau obat flu. Pemakaian zat tersebut dalam jumlah yang berlebih dapat mengakibatkan mabuk, disorientasi (kekacauan orientasi), omongan yang kacau, gangguan pengelihatan serta muntah-muntah.
Lebih mengkhawatirkannya lagi, jenis-jenis obat-obatan itu adalah obat-obatan bebas, yang dijual serta didapatkan di mana saja, dan oleh siapa saja termasuk anak-anak dan remaja.
"Saat kita meningkatkan perhatian pada penyalahgunaan obat-obatan terlarang (narkoba). Kita juga perlu hati-hati akan isu pemakaian obat batuk dan obat flu secara berlebih, terutama pada remaja," himbau Terry Cline, administrator Badan Penyalahgunaan Obat dan Kesehatan Mental Amerika.
(aak/eny)
Adalah Badan Penyalahgunaan Obat dan Kesehatan Mental Amerika Serikat yang melansir fakta tersebut pada 2007 lalu. Badan itu melaporkan sekitar 3,1 juta penduduk Amerika dengan batas umur antara 12-25 tahun menggunakan obat batuk dan obat flu untuk mabuk-mabukan.
Jumlah tersebut mengkhawatirkan karena tingginya angka pengguna obat-obatan bebas itu sama dengan jumlah para pemakai obat-obatan terlarang atau narkoba. Demikian seperti dikutip detikhot dari Health24, Senin (14/1/2008).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih mengkhawatirkannya lagi, jenis-jenis obat-obatan itu adalah obat-obatan bebas, yang dijual serta didapatkan di mana saja, dan oleh siapa saja termasuk anak-anak dan remaja.
"Saat kita meningkatkan perhatian pada penyalahgunaan obat-obatan terlarang (narkoba). Kita juga perlu hati-hati akan isu pemakaian obat batuk dan obat flu secara berlebih, terutama pada remaja," himbau Terry Cline, administrator Badan Penyalahgunaan Obat dan Kesehatan Mental Amerika.
(aak/eny)











































