Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Awali Sehat dari Keseharian, bagian 2

wolipop
Kamis, 01 Nov 2007 11:39 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta - Tak sulit bukan memulai hidup sehat di lingkungan paling dekat kita? Tapi akan lebih baik jika hidup sehat juga Anda tularkan di lingkungan kerja hingga ke tempat belanja. Ini dia!Mau terus jadi korban dampak pemanasan global alias global warming? Tentu tidak bukan. Kita bisa berbuat banyak hal untuk mengurangi pemanasan global, many ways to be green. Sebab satu hal kecil bisa berdampak di bagian dunia yang lain, masih ingat cerita film Babel? Coba langkah 3 R, reduce-reuse-recycle.Ramah Lingkungan di Tempat Belanja- Cari produk yang dikemas dengan bahan yang bisa didaur ulang, tidak dengan kemasan plastik. Jangan membeli barang yang dibungkus secara berlebihan.- Cari produk dengan kemasan yang bisa digunakan kembali (reuse), atau produk yang menyediakan refill alias isi ulang.- Carilah produk yang bisa didaur ulang (recycle) atau yang bisa terurai (biodegradable).- Belilah produk yang terbuat dari kertas aluminium (aluminium foil) daur ulang serta bahan yang bisa digunakan kembali.- Pilihlah produk yang tidak mengandung bahan pemutih atau pewarna yang berbahaya.- Hindari pembelian barang yang dikemas dengan styrofoam atau bahan busa fleksibel lainnya.- Bawa pulang barang yang Anda beli dalam kantong atau tas kertas, jangan tas plastik. Akan lebih baik lagi bila Anda membawa sendiri tas kain.- Belilah produk minyak wangi yang menggunakan semprotan pump action spray untuk menghindari pemakaian aorosol, karena aerosol merupakan salah satu sebab utama penipisan lapisan ozon.- Belilah sapu tangan atau lap kain, jangan beli kertas tisu.- Belilah dalam jumlah borongan, yang berarti sekaligus menghemat bahan pengemas dan menghemat uang karena biasanya dengan borongan harganya bisa lebih murah.- Berilah produk-produk yang tahan lama. Hindari produk yang dirancang untuk jangka pendek, seperti produk-produk sekali pakai. Hal ini dapat ikut mengurangi jumlah sampah perkotaan.Ramah Lingkungan di Tempat Kerja- Buatlah tempat khusus untuk menaruh sampah dari bahan-bahan kertas. Sampah kertas seperti koran, kertas-kertas bekas dan kardus bisa dijual ke tukang loak atau didaur ulang sendiri.- Kumpulkanlah kertas-kertas setengah pakai, yaitu kertas bekas yang baru terpakai pada salah satu sisi. Gunakanlah sebagai catatan atau memo pencatat pesan telepon.- Pertimbangkanlah untuk mulai menggunakan kertas daur ulang untuk kebutuhan tulis-menulis atau administrasi kantor . Ini mengurangi penggundulan hutan (Ingat! Kayu adalah bahan baku pembuatan kertas).- Gunakan kembali amplop bekas untuk mengirim surat-surat internal kantor.- Pilihkan AC yang hemat energi yang kapasitasnya sesuai dengan kebutuhan tempat kerja. Atur suhu sampai 24 derajat celcius dan pastikan bahwa semua pintu dan jendela tertutup rapat. Matikan AC bila ruangan sedang tidak dipakai.- Gunakan lampu dengan kapasitas tepat di tempat yang tepat. Tidak semua tempat di kantor memerlukan lampu yang terang. Matikan lampu bila sedang tidak diperlukan, misalnya selama jam makan siang.- Seperti halnya di rumah, matikan kran air sesegera mungkin, dan pastikan tidak ada rembesan air. Ini akan sangat membantu mengurangi pemborosan air.Ayo sebarluaskan pesan lingkungan di antara teman dan kerabat Anda dan mulailah hidup sehat.Penulis: Machrus Muafi, volunter Kampanye Jakarta Green Monster (yla/yla)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads