Sexting untuk Tingkatkan Gairah Seks, Ini 4 Hal Penting Diketahui

Hestianingsih - wolipop Kamis, 20 Jan 2022 21:00 WIB
closeup of a young caucasian woman face down in bed using a smartphone Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta -

Sexting dipercaya bisa meningkatkan kualitas kehidupan seks pasangan. Menurut para pakar seks, saling berkirim pesan intim merupakan hal yang normal terlebih lagi bagi pasangan suami-istri.

Aktivitas yang sedikit 'menantang' ini pun dapat membantu kehidupan seksual Anda dan pasangan jadi lebih menyenangkan. Bahkan hasil polling terbaru yang dilakukan para peneliti dari departemen psikologi Drexel University, Philadelphia menunjukkan, 75 persen pasangan menikah mengakui bahwa sexting memberi banyak keuntungan bagi seksualitas mereka.

Salah satu manfaat sexting yakni menstimulasi otak sebelum sesi bercinta yang sebenarnya. Selain itu juga membuat Anda dan pasangan makin terhubung. Kedua belah pihak jadi merasa lebih istimewa dan terkoneksi secara emosional dengan pasangan.

Sexting memang memberi manfaat besar dalam kehidupan seks. Meski begjtu,tetap ada rambu-rambu yang perlu diperhatikan saat melakukannya. Apa saja?

1. Diskusikan Terlebih Dahulu

Satu hal perlu diketahui saat Anda dan suami ingin mencoba sexting. Beberapa pasangan mungkin akan merasa canggung dan malu. Diskusikan terlebih dahulu bersama pasangan.

Buatlah batasan sexting seperti apa yang bisa diterima oleh masing-masing pihak. Hindari percakapan yang menjurus pada pelecehan seksual atau sensualitas berlebihan yang membuat salah satu pihak tidak nyaman, meskipun itu dengan istri atau suami sendiri.

2. Jaga Kerahasiaan

Pastikan Anda mematikan mode upload otomatis yang menghubungkan memori telepon dengan ruang penyimpanan online di internet. Hal ini untuk mencegah rahasia pribadi Anda terbaca pihak lain.

3. Hapus Foto Intim Setelah Dikirim

Jangan menyimpan foto intim dalam ponsel sebagai koleksi. Anda harus memikirkan akibat ke depannya. Mungkin saja handphone hilang sehingga foto tersebut bisa menyebar melalui internet atau suatu saat anak Anda menemukan foto itu yang bisa mempengaruhi psikologis si buah hati.

4. Berhenti Jika Merasa Tidak Nyaman

Sexting bisa jadi hal yang baru bagi salah satu atau kedua pasangan, sehingga rasa tidak nyaman bisa saja timbul. Apabila setelah beberapa kali dicoba Anda atau suami masih merasa tidak nyaman, mungkin sexting memang tidak cocok untuk kalian berdua.



Simak Video "Serba-serbi Debut Solo Nayeon TWICE"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)