Musik Rap Picu Kekerasan dan Narkoba
wolipop
Rabu, 19 Apr 2006 14:21 WIB
Jakarta
-
Tindak kekerasan dan perilaku mabuk-mabukan mengkonsumsi narkoba dan minuman keras rupanya kian menjamur di kalangan muda. Sebuah studi menyebutkan musik bisa menjadi pemicu hal tersebut. Terutama musik beraliran rap dan hip-hop. Kok?Siapa yang sangka bahwa musik bisa menjerumuskan kita untuk melakukan hal-hal yang tidak baik. Hal ini terutama pada musik beraliran rap. Sebuah studi membuktikan bahwa musik rap memacu seseorang untuk bermasalah dengan alkohol, obat terlarang dan tindak kekerasan dibandingkan jenis musik lainnya.Hal ini diteliti oleh sekumpulan orang dari Pasific Institute for Research and Evaluation (PIRE). Mereka melakukan survei kepada lebih dari 1.000 komunitas mahasiswa dan pelajar dengan usia 15 hingga 25 tahun. Para pelajar ini diberi beberapa pertanyaan tentang kebiasaan mendengarkan musik kesukaan, penggunaan alkohol dan obat terlarang serta perlakuan agresif mereka.Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa musik rap berada di tingkat tertinggi penyebab orang bertingkah buruk dan kecanduan narkoba serta minuman keras. Di urutan berikutnya ada musik reggae dan tekno yang jadi pemicu penggunaan barang-barang haram tersebut."Orang harusnya lebih perhatian pada musik rap dan hip-hop yang digunakan untuk meningkatkan pasar alkohol. Musik ini membuat orang senang mengkonsumsi alkohol, obat terlarang dan membuat keributan dalam sesama pendengarnya," ungkap ketua peneliti Meng-Jinn Chen Ph.D seperti dilansir detikhot dari All Hip Hop, Rabu (19/4/2006).Meng-Jinn juga mengungkapkan bahwa secara biologis memang tak ditemukan adanya hubungan antara selera musik dan tingkah laku manusia. Namun penyelidikan mereka menunjukkan hasil bahwa anak muda bisa terpengaruh dengan lirik dan irama musik yang mengandung kekerasan dan perilaku tak baik.Bagaimanapun, remaja yang menggunakan alkohol, narkoba dan bersikap agresif bisa menggambarkan diri mereka lewat selera musik. Studi terbaru mengungkap setidaknya hampir separuh musik rap/hiphop menyebut atau menyinggung tentang alkohol. Sedangkan genre lain tak sampai 10% saja. (yla/)











































