Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

2 Tahun Nikah, Gairah Seks Menurun

wolipop
Selasa, 07 Feb 2006 15:44 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta - Gairah seks pada pasangan menikah ternyata punya masa kadaluwarsa. Sebuah penelitian membuktikan, setelah dua tahun menikah, gairah seks pada pasangan semakin surut. Waduh!Penelitian ini dilakukan oleh sebuah tim dari Universitas Pisa di Italia. Mereka menemukan bahwa daya tarik jasmani kita terhadap pasangan hanya akan bertahan selama 2 tahun. Ketika pasangan memasuki fase hubungan yang semakin mapan, hormon seksualitas umumnya berkurang. Sebagai gantinya, muncul hormon lain Skala cinta dalam tubuh kita ditentukan oleh sebuah hormon yang bernama neutrophin. Hormon yang berada dalam aliran darah kita itulah yang mengendalikan tingkat hasrat kita terhadap pasangan. Neutrophin akan meningkat saat seseorang sedang dilanda asmara.Kesimpulan ini diambil dari sampel darah relawan penelitian Universitas Pisa. Dari hasil analisa, hormon neutrophins yang dipercaya bisa membangkitkan gairah seksual, menurun pada orang-orang yang menikah lebih dari dua tahun.Selain neutrophins ada sebuah bagian di dalam tubuh yang juga bisa membangkitkan gairah seksual. Nerve Growth Factor atau lazim disebut NGF meningkat sejalan dengan aktivitas romantis suatu pasangan. Pada penelitian ini ditemukan, setelah satu sampai dua tahun menikah, tingkat NGF dalam tubuh manusia kembali ke level normal.Tapi jangan dulu panik, hormon-hormon yang menghilang tersebut akan berganti dengan hormon yang lebih penting. Pasca hormon neutrophins muncul hormon oxtocyn.Jika hormon neutrophins membakar gairah seksual, hormon oxtocyn lebih kuat menimbulkan rasa cinta. Reaksi yang sering timbul lebih kepada keinginan untuk memberi kehangatan seperti pelukan."Pada orang yang sedang dimabuk asmara beragam hormon bermunculan dalam tubuhnya, namun hormon-hormon tersebut menghilang ketika hubungan semakin stabil. Tapi hilangnya hormon-hormon itu digantikan oleh hormon lain yang lebih mengikat rasa cinta pasa pasangannya masing-masing," ujar Michael Gross, ilmuwan dalam penelitian ini. (yla/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads