Waspada Jerawat Pada Kelamin yang Bisa Menular Lewat Bercinta

Kiki Oktaviani - wolipop Kamis, 12 Nov 2020 21:30 WIB
Ilustrasi perawatan vagina Foto: thinkstock
Jakarta -

Jerawat juga bisa terjadi di area kelamin. Parahnya, jerawat pada kelamin bisa menyebabkan infeksi menular seksual. Waspada akan penyakit tersebut.

Jerawat di area kelamin sebenarnya bukan seperti jerawat di wajah. Jerawat kelamin memiliki nama ilmiah moluskum kontagiosum yang yang disebut sebagai jerawat genital.

Moluskum kontagiosum disebabkan oleh poxvirus, virus yang sama dengan penyakit chicken pox. Infeksi virus menimbulkan benjolan kecil yang memiliki titik di tengahnya.

Pada anak-anak, moluskum kontagiosum disebut sebagai infeksi kulit. Sedangkan, pada orang dewasa, ini didefinisikan sebagai infeksi menular seksual.

Anak-anak biasanya mengalami infeksi pada lapisan kulit yang lebih tipis. Misalnya, di lipatan ketiak. Sedangkan, pada orang dewasa, infeksi terjadi pada area genital.

"Cara penularannya paling sering ditemukan melalui cara seksual dan kontak non seksual," kata dr Anthony Handoko, SpKK, FINDSDV dalam Virtual Media Briefing Moluskum Kontagiosum: Jerawat Genital yang Mengganggu pada Rabu (4/11/2020), seperti dikutip dari Hai Bunda.

Jadi, walaupun tidak berhubungan seksual dengan penderita moluskum, seseorang bisa saja tertular penyakit ini. Penularannya bisa dari kontak erat dari kulit ke kulit.

Namun, biasanya orang yang mengalami penyakit ini tidak mengalami gejala apa-apa. Bahkan mungkin saja pasien tidak menyadari adanya bintik di alat kelaminnya.

"Tidak ada rasa sakit, tidak ada rasa gatal. Penularan dan penyebarannya cukup cepat," ujar Anthony.

Penyakit menular ini memang tidak berbahaya. Tapi, moluskum kontagiosum ini cukup mengganggu.

"Tentu dia tidak berbahaya, berbeda dengan penyakit kelamin lainnya. Dia akan di kulit saja, cuma semakin banyak dan menularkan ke orang," ujarnya.

Pasien butuh pengobatan untuk menghilangkan jerawat genital tersebut. Inti sel moluskum harus dikeluarkan.

"Tujuan pengobatan, kita harus untuk menghancurkan moluskumnya. Badan moluskum harus dikeluarkan. Kalau tidak dikeluarkan, bisa timbul moluskum lagi," ujar Anthony.



Simak Video "Kupas Tuntas Fashion Seo Dal Mi, Pemeran Drakor Start Up"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)