5 Risiko Kesehatan Bercinta di Dalam Air

Daniel Ngantung - wolipop Senin, 30 Sep 2019 06:16 WIB
Foto: iStock Foto: iStock

Jakarta - Sesi bercinta memang tak selamanya harus dilakukan di tempat tidur. Pasangan bisa melakukan eksplorasi seperti bercinta di dalam air.

Namun sebelum mencobanya, Anda dan suami harus memahami dulu kenapa seks di dalam air seperti di bathtub atau kolam renang tidak direkomendasikan sebagai tempat bercinta.

Aktivitas seks di dalam air ini dapat mengancam kesehatan organ kewanitaan. Berikut ini berbagai sebab kenapa seks di dalam air tidak direkomendasikan.

1. Seperti dikutip Cosmopolitan UK, kaporit yang biasa terkandung dalam air kolam renang dapat menimbulkan rasa gatal pada sekitaran vulva. Keseimbangan asam pH pada vagina juga terganggu sehingga memicu infeksi bakteri dan jamur.

2. Air di sekitar tubuh bisa saja mengandung bakteri seperti e-coli atau salmonella. E-coli sendiri diketahui sebagai bakteri pemicu diare. Sedangkan salmonella, selain memicu diare, juga bisa menimbulkan demam dan sakit perut. Kedua jenis bakteri ini biasa hidup di air. "Ada kesempatan bakteri itu akan terdorong ke dalam organ intim perempuan dan tubuh," ujar ahli kesehatan wanita, Jennifer Wider, seperti dikutip CNN.



5 Risiko Kesehatan Bercinta di Dalam Air Foto: Thinkstock


3. Anda keliru jika berpikir air adalah pelumas alami terbaik untuk sesi bercinta Anda. Justru sebaliknya, air dapat membuat vagina kering. Mau pakai pelumas buatan pun percuma karena akan terbilas dengan air juga karena berendam.

4. Air di lokasi Anda bercinta tak selalu dalam kondisi steril. Saat bercinta, ada saatnya ketika uretra akan terbuka. Kondisi memungkinkan bakteri atau kuman masuk ke saluran kemih. Alur sedemikian rupa membuat aktivitas bercinta dalam air bisa meningkatkan risiko infeksi saluran kemih.

5. Di luar alasan kesehatan itu, bercinta di dalam air sebetulnya membatasi 'ruang gerak' Anda. Sulit rasanya untuk saling mengeksplorasi karena tentu Anda harus tetap berada di atas air. Kecelakaan atau cidera juga bisa terjadi karena terbatasnya ruang gerak ini.




Simak Video "Makin Mirip Manusia, Ada Boneka Seks dengan Fitur AI"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)