33% Pasangan Pilih Dapur Sebagai Tempat Foreplay Sebelum Bercinta
Hestianingsih - wolipop
Selasa, 25 Okt 2016 19:43 WIB
Jakarta
-
Foreplay tidak selalu terjadi di kamar tidur. Seperti hal nya bercinta, foreplay juga bisa dilakukan di luar kamar, salah satunya dapur.
Perusahaan jasa antar makanan Eat24 telah melakukan survei terhadap 2.000 responden dan menemukan lebih dari sepertiga, atau sekitar 33 persen orang melakukan foreplay di dapur dua atau tiga jam sebelum bercinta. Aktivitas foreplay pun menjadi sangat penting bagi beberapa pasangan, karena satu dari enam orang mengaku sudah memulai foreplay tiga hingga enam jam.
Pasangan juga menggunakan makanan sebagai penunjang foreplay, dan hasil dari penelitian tak menunjukkan bahwa makanan klasik seperti cokelat bukanlah aphrodisiac yang menjadi favorit. Responden lebih suka membangun mood bercinta dengan makanan yang lebih 'berat'. Sebut saja pizza, es krim, pasta, kentang goreng, chicken wing, bahkan, burger.
Belum diketahui secara pasti kenapa sebagian besar orang memilih menyantap makanan berat sebelum bercinta. Asumsinya, saat bercinta tubuh akan mengeluarkan banyak kalori sehingga perlu tenaga yang cukup dari asupan makanan.
"Orang biasanya menghubungkan makan tiram dengan seks. Tapi menurut saya kita semua setuju kalau makan pizza di sofa lebih membuat relaks," ujar CEO Eat24 Mike Ghaffary, seperti dikutip Wolipop dari Glamour.
Urusan perut dan bercinta, ternyata memang saling berkaitan. Hasil penelitian dari University of California mengungkapkan, puas/tidaknya wanita dalam bercinta bisa dipengaruhi oleh kondisi perutnya. Wanita yang perutnya sudah kenyang, lebih mudah merespon rangsangan seksual ketimbang wanita yang kelaparan. Alhasil mereka pun jadi lebih sensitif terhadap stimulasi seks dari pasangannya.
"Studi ini menunjukkan bahwa otak kita bisa merespon suatu hal dengan cara yang berbeda, dan mereka saling berinteraksi satu sama lain," ujar peneliti Alice Ely, seperti dikutip dari India Times.
Penelitian dilakukan terhadap 20 wanita. Responden diminta berpuasa selama delapan jam. Setelah delapan jam, responden diperlihatkan gambar-gambar yang salah satunya merupakan foto bertema romantis.
Selanjutnya, para responden diberikan minuman suplemen dengan 500 kalori. Setelah meminumnya, mereka kembali melihat gambar-gambar yang sama. Apa yang terjadi?
Alice dan timnya menemukan bahwa wanita yang sudah terpuaskan nafsu makannya lebih responsif terhadap gambar-gambar bertema romantis, dibandingkan ketika mereka dalam keadaan lapar. (hst/hst)
Perusahaan jasa antar makanan Eat24 telah melakukan survei terhadap 2.000 responden dan menemukan lebih dari sepertiga, atau sekitar 33 persen orang melakukan foreplay di dapur dua atau tiga jam sebelum bercinta. Aktivitas foreplay pun menjadi sangat penting bagi beberapa pasangan, karena satu dari enam orang mengaku sudah memulai foreplay tiga hingga enam jam.
Pasangan juga menggunakan makanan sebagai penunjang foreplay, dan hasil dari penelitian tak menunjukkan bahwa makanan klasik seperti cokelat bukanlah aphrodisiac yang menjadi favorit. Responden lebih suka membangun mood bercinta dengan makanan yang lebih 'berat'. Sebut saja pizza, es krim, pasta, kentang goreng, chicken wing, bahkan, burger.
Foto: iStock/Pizza Hut UK |
Belum diketahui secara pasti kenapa sebagian besar orang memilih menyantap makanan berat sebelum bercinta. Asumsinya, saat bercinta tubuh akan mengeluarkan banyak kalori sehingga perlu tenaga yang cukup dari asupan makanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Urusan perut dan bercinta, ternyata memang saling berkaitan. Hasil penelitian dari University of California mengungkapkan, puas/tidaknya wanita dalam bercinta bisa dipengaruhi oleh kondisi perutnya. Wanita yang perutnya sudah kenyang, lebih mudah merespon rangsangan seksual ketimbang wanita yang kelaparan. Alhasil mereka pun jadi lebih sensitif terhadap stimulasi seks dari pasangannya.
"Studi ini menunjukkan bahwa otak kita bisa merespon suatu hal dengan cara yang berbeda, dan mereka saling berinteraksi satu sama lain," ujar peneliti Alice Ely, seperti dikutip dari India Times.
Foto: thinkstock |
Penelitian dilakukan terhadap 20 wanita. Responden diminta berpuasa selama delapan jam. Setelah delapan jam, responden diperlihatkan gambar-gambar yang salah satunya merupakan foto bertema romantis.
Selanjutnya, para responden diberikan minuman suplemen dengan 500 kalori. Setelah meminumnya, mereka kembali melihat gambar-gambar yang sama. Apa yang terjadi?
Alice dan timnya menemukan bahwa wanita yang sudah terpuaskan nafsu makannya lebih responsif terhadap gambar-gambar bertema romantis, dibandingkan ketika mereka dalam keadaan lapar. (hst/hst)
Olahraga
Walking Pad atau Treadmill Multifungsi? Ini Panduan Memilih Treadmill yang Pas Buat di Rumah
Pakaian Wanita
Tampil Keren di 2026! Ini 3 Rekomendasi Belt Wanita yang Bikin Outfit Makin Standout dan Elegan
Pakaian Wanita
Rekomendasi Pashmina Motif Viscose di Tahun 2026! Bikin Hijabmu Makin Stylish & Tetap Nyaman Sepanjang Hari
Pakaian Wanita
Capek Pakai Sepatu yang Bikin Pegal? Saatnya Coba Ballerina Sneakers yang Ringan dan Empuk
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
6 Seafood yang Bisa Tingkatkan Performa Seks Pria Jika Rutin Dikonsumsi
Studi: Rutin Bercinta 2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Sakit Jantung pada Pria
Dokter Ungkap Rahasia Agar PD Saat Bercinta: Rawat Area Intim Ini
Tunda Buang Air Kecil Setelah Bercinta Bisa Sebabkan ISK, Mitos atau Fakta?
Alasan Tak Terduga Istri Tolak Ajakan Bercinta Menurut Survei, Suami Perlu Tahu
Most Popular
1
Kendall Jenner Geram Dituding Operasi Plastik, Tegaskan Wajahnya Alami
2
Penampilan Terbaru Zheng Shuang, Aktris China yang Diboikot karena Sewa Rahim
3
Ramalan Zodiak 10 Januari: Libra Lebih Teliti, Scorpio Masih Boros
4
Heboh Wanita 'Nyemplung' di Kolam Tetangga Tanpa Busana, Ingin Jadi Mermaid
5
V BTS Jadi Idol KPop Paling Dicari di Google, Terpopuler Versi Forbes Korea
MOST COMMENTED












































Foto: iStock/Pizza Hut UK
Foto: thinkstock