Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Wanita Ini Ciptakan Kondom yang Dipakai dengan Cara Disemprot ke Mr. Happy

Hestianingsih - wolipop
Rabu, 29 Jul 2015 14:39 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinstock, Michele Chun
Jakarta - Di masa depan, kondom mungkin tidak akan dikenakan dengan cara seperti yang banyak orang ketahui seperti sekarang. Seorang mahasiswa jurusan desain telah menciptakan kondom yang penggunaannya tidak 'disarungkan' ke penis, tapi disemprotkan.

Kondom semprot mengandung aerosol ini diberi nama 'Girlplay', cara menggunakannya cukup disemprotkan pada Mr. Happy layaknya deodoran. Michele Chu, sang desainer, mengklaim bahwa cara ini akan lebih mudah dan cepat dibandingkan memakai kondom konvensional. Selain itu, pemakaiannya juga akan lebih menyenangkan.

Michele terinspirasi dari ide seorang pakar kesehatan seksual asal Jerman, Jan Vinzenz Krause. Jan adalah orang yang pertamakali melahirkan ide kondom semprot pada 2008 silam. Ia menciptakan alat semprot berisi lateks atau karet cair yang bisa disemprotkan ke segala arah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun produk ciptaan Jan hanya berhenti sebagai prototipe saja karena masih banyak kekurangan. Salah satunya, begitu disemprotkan cairan tersebut tidak langsung memadat menjadi karet 'pembungkus'. Perlu waktu hingga tiga menit untuk lateks bisa mengering dan bekerja efektif. Menunggu selama itu saat penis pria ereksi, tentu saja akan membunuh mood bercinta.

Kembali ke GirlPlay, Michele pun mencoba menyempurnakan produk temua Jan itu. Mahasiswa senior di Pratt Institute, New York tersebut mencoba membawa kembali ide yang cukup inovatif itu dengan beberapa perbaikan.

Baca Juga: 50 Inspirasi Gaya Hijab Selebgram

Memakai kondom spray dinilainya akan lebih mudah dan praktis. Selain itu tidak perlu memeriksa ukuran kondom karena cairan kondom akan menyesuaikan bentuk Mr. Happy dengan sendirinya.

"Kondom semprot ini menggunakan teknologi terbaru agar bisa pas dengan setiap ukuran, bagi pria maupun wanita. Kondom semprot ini dibuat dengan fungsi seperti perban semprot yang ada di pasaran saat ini. Kami menciptakan kondom semprot revolusioner yang sempurna untuk mengimbangi lingkungan yang kini serba cepat," tulis Michele dalam situs resminya.

Sayangnya, kondom semprot ini belum akan dipasarkan karena masih berupa prototipe atau konsep. Namun tidak menutup kemungkinan akan benar-benar diproduksi secara massal.

Ide Michele ini tak jauh berbeda dari produk asal China yang telah dipasarkan. Perusahaan Blue Cross Bio-Medical belum lama ini merilis kondom semprot untuk wanita. Ketika disemprotkan, akan terbentuk semacam lapisan untuk menghalangi semen masuk ke dalam vagina. Kondom semprot ini hanya tersedia untuk wanita sementara pria masih belum diproduksi.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads