Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

4 Kondisi yang Bisa Membuat Wanita Jatuh Sakit Pasca Bercinta

wolipop
Jumat, 10 Apr 2015 19:37 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Ingin hidup lebih sehat, rutinlah bercinta, demikian saran dari banyak pakar seks. Penelitian pun membuktikan seks bisa membuat sistem imun menjadi lebih baik, mengatasi stres, mengurangi rasa sakit dan membuat tidur lebih baik.

Meski demikian tidak selamanya seks menyehatkan. Ada kondisi-kondisi tertentu yang bisa membuat wanita justru jatuh sakit pasca bercinta dengan pasangannya. Apa saja?

1. Orgasme Terlalu Intens
Orgasme menjadi hal yang dinantikan wanita setiap bercinta. Namun jika orgasme itu terlalu intens, dengan berbagai stimulasi Anda dapat melalui klitoris, Miss V dan anal, di waktu yang bersamaan, sistem syaraf wanita bisa overload atau tidak mampu menampungnya, demikian penjelasan dari Direktur Berman Women's Wellness Center, Los Angeles, Jennifer Berman, M.D. seperti dikutip Men's Health USA. Ketika sistem syaraf wanita overload karena mendapatkan stimulasi yang intens, dia bisa merasakan pusing atau sakit kepala ringan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

2. Depresi
Seks seharusnya bisa membantu wanita mengatasi depresinya. Namun menurut penelitian di Australia pada 2011, satu dari tiga wanita justru merasa depresi setidaknya sekali setelah dia bercinta. Fakta lainnya juga terungkap ada 10% wanita yang selalu merasa sedih, kecewa dan gelisah setelah melakukan aktivitas seks yang sebenarnya menyenangkan. Para peneliti menduga hal itu terjadi karena adanya pertukaran hormon pasca orgasme.

3. Sakit Kepala
Penelitian yang dilaporkan International Headache Society mengungkapkan seks bisa memicu terjadinya migrain yang parah pada pria dan wanita. Menurut para peneliti ada dua tipe sakit kepala pasca aktivitas seks. Tipe pertama adalah terjadi sebelum orgasme. Dan tipe kedua rasa sakit teramat sangat yang muncul tidak lama setelah klimaks. Riset yang dimuat dalam British Journal of Medical Practitioners pada 2012 melaporkan, penderita migrain yang paling berisiko mengalami sakit kepala ini.

4. Alergi
Beberapa orang ada yang memiliki alergi terhadap lateks atau segala jenis bahan yang terbuat dari karet alami, demikian menurut Dr. Berman. Selain alergi kondom, ada juga wanita yang bisa alergi pada sperma pasangannya. "Terkadang tubuh wanita menganggap protein yang ada di dalam semen sebagai benda asing dan ini bisa membuat wanita mengalami iritasi atau rasa seperti terbakar," ujar Dr. Berman. Namun ketika seks semakin sering dilakukan alergi pada sperma ini lama kelamaan akan hilang dengan sendirinya.

(eny/aln)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads