7 Masalah Bercinta Paling Umum yang Dialami Pasangan Menurut Pakar Seks
wolipop
Senin, 10 Nov 2014 16:38 WIB
Berikut ini tujuh masalah seks paling umum yang dialami pasangan menurut pakar seks seperti dikutip dari berbagai sumber:
1. Perbedaan Gairah Seks
Hal serupa juga diungkapkan Michael Aaron, PhD. "Aku sering melihat, di mana salah satu pasangan memiliki gairah seks yang lebih tinggi ketimbang pasangannya," ujarnya. Solusi untuk mengatasi ini tergantung beberapa faktor. Tapi pertama yang perlu diketahui sudah berapa lama perbedaan gairah ini terjadi dan situasi apa yang menjadi penyebabnya. Hal itu perlu diketahui karena masalah seks terkadang sering disebabkan karena adanya masalah dalam hubungan seperti adanya kemarahan, pengkhianatan yang perlu diselesaikan. Ketika hubungan pasangan itu sudah diperbaiki, masalah seks pun biasanya membaik dengan sendirinya.
2. Tak Punya Waktu untuk Seks
3. Kondisi Kesehatan
Pakar seks lainnya, Richard A. Carroll, PhD., mengatakan untuk mengatasi masalah seks karena kondisi medis ini solusinya adalah dengan komunikasi. Menurutnya kurangnya komunikasi secara terbuka biasanya menjadi penyebab perubahan pada hubungan seks menjadi masalah yang memanas. Oleh karena itu diperlukan keterbukaan atas masalah ini sehingga kedua belaj pihak bisa saling memahami tanpa perlu takut ditolak, merasa gagal atau malu.
4. Disfungsi Ereksi
5. Menurunnya Frekuensi Seks
6. Kesakitan Saat Bercinta
Dikatakan Binik lagi, ada dua pendekatan yang dilakukannya untuk mengatasi rasa sakit saat bercinta ini. Pertama dengan mengetahui penyebab fisik di arena intim atau Miss V. Kedua, mencari tahu apakah rasa sakit itu terjadi karena adanya trauma atau kondisi emosional seperti depresi atau kegelisahan.
7. Kecanduan Seks
Kecanduan seks bukan hanya sekedar hasrat seks yang berlebihan. Para ahli telah resmi menyatakan bahwa kecanduan seks adalah sebuah gangguan jiwa. Penyebab kecanduan seks dapat diketahui lewat pendekatan psikologis. Penyebab utama seseorang menderita kecanduan seks adalah rasa tidak percaya diri terhadap hubungan cintanya. Saat seseorang merasa hubungannya tidak sehat atau berjalan tidak seperti semestinya, salah satu cara untuk menghilangkan kecemasannya terhadap hubungan adalah dengan melakukan seks dengan pasangan.
Biasanya mereka menjadi depresi apabila tidak melakukan hubungan seks karena merasa pernikahannya berada di ujung tanduk. Akhirnya seks menjadi pelariannya di saat perasaan tidak nyaman itu timbul. Para psikolog tersebut juga menyimpulkan bahwa orang-orang yang selalu merasa kesepian di masa hidupnya lebih memiliki kemungkinan besar mederita kecanduan seks. Karena ketakutan untuk merasakan rasa kesepian itu lagi, mereka memilih untuk melakukan hubungan seks agar lebih nyaman.










































