Kunci Pernikahan Langgeng: Pelukan Sayang atau Bercinta?
Kunci langgengnya pernikahan bukan hanya saling pengertian, perhatian atau kesetiaan. Ada hal yang kelihatannya sepele tapi sebenarnya cukup krusial dalam menjaga keharmonisan rumah tangga, yaitu sentuhan kasih sayang.
Kontak fisik merupakan hal yang paling esensial dalam pernikahan sebab itulah yang membedakan suami/istri Anda dari teman, saudara kandung atau ketika masih berstatus menjadi kekasih. Sentuhan yang dimaksud bukan sekadar belaian lembut di kepala, tepukan di bahu atau berpegangan tangan, tapi sesuatu yang sifatnya lebih intim.
Seperti dikutip dari The Stir, ada dua sentuhan yang paling penting untuk membuat Anda dan suami tetap 'lengket' meskipun sudah lama menikah; yaitu pelukan dan hubungan seksual. Dari dua faktor itu, masih timbul banyak perdebatan pada pasangan menikah tentang mana yang lebih efektif dalam mempertahankan rumah tangga; pelukan, atau bercinta?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan kata lain, berpelukan maupun berhubungan seks sama-sama merupakan bagian dari perwujudan hubungan asmara yang sehat. Jika salah satunya tidak ada, maka akan memicu terjadinya masalah dalam rumah tangga.
Pendapat Patricia dibenarkan oleh konsultan pernikahan Lesli M. W. Doares. Penulis buku 'Blueprint for a Lasting Marriage: How to Create Your Happily Ever After With More Intention, Less Work' ini menyatakan pelukan dan hubungan seksual bisa memicu produksi hormon oksitosin. Hormon ini menimbulkan perasaan nyaman dan bahagia.
"Ketika sudah merasakannya, seseorang akan mengasosikan perasaan positif itu pada pasangan mereka," tutur Laura Berman, Ph.D., pimpinan dari Berman Center untuk kesehatan seksual wanita di Chicago, seperti dikutip BBC.
"Tapi pastikan Anda maupun pasangan sama-sama mood dan merasa dekat saat melakukan kontak fisik itu, karena itulah kunci agar keduanya bahagia dan sukses dalam pernikahan," tambah Lesli.
(hst/fer)











































