Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

1 dari 5 Pasangan yang Baru Punya Bayi Melupakan Seks Selamanya

wolipop
Rabu, 05 Mar 2014 09:47 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Setelah bayi lahir, pasangan akan disibukkan dengan banyak hal seperti mengganti popok, menyusui, memandikan dan terjaga di malam hari karena si kecil terbangun. Berbagai aktivitas itu membuat pasangan menaruh seks dalam daftar terakhir kegiatan yang ingin mereka lakukan.

Survei yang dilakukan brand alat bantu olahraga panggul, Kegel8, membuktikan hal di atas memang terjadi. Malah lebih parahnya, satu dari lima pasangan benar-benar melupakan seks dalam kegiatan harian mereka selamanya.

Survei tersebut mengungkapkan, bagi pasangan yang baru dikaruniai anak, seks menjadi hal yang paling mereka tidak pedulikan. Pria maupun wanita sama-sama merasakan keengganan untuk bercinta ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Satu dari lima pria yang disurvei mengatakan mereka merasa kesulitan untuk mengungkapkan keinginan bercinta tersebut. Dan wanita, presentasenya lebih banyak yaitu 50% dari mereka terlalu takut untuk seks.

Ada banyak alasan kenapa wanita terlalu khawatir untuk bercinta. 38% wanita mengaku takut sakit dan nyeri saat seks menjadi penyebabnya. Sementara 1/3 responden lain mengatakan mereka khawatir seks tidak lagi semenyenangkan dulu seperti sebelum melahirkan.

Ahli Kandungan Laura Fijolek McKain dan Rachel J. Masch memiliki penjelasan kenapa setelah melahirkan seks bisa terasa sakit. Menurut dr. Laura, wanita yang melahirkan normal, biasanya akan mendapat penjahitan di vaginanya.

Seperti dikutip Baby Center, penjahitan ini membuat vagina Anda kembali rapat dan kaku, meskipun sudah lewat 4-6 minggu setelah melahirkan. Selain jahitan, tubuh wanita juga masih dalam proses penyembuhan setelah melahirkan. Pergantian hormon membuat wanita jadi tidak seimbang.

Agar tidak terlalu sakit saat pasangan melakukan penetrasi, minta suami untuk melakukannya secara perlahan. Pastikan juga miss V Anda sudah menghasilkan banyak cairan lubrikasi. Lakukan foreplay selama yang Anda butuhkan hingga Anda merasa siap.

Cairan lubrikasi ini menjadi elemen penting agar Anda tidak merasakan sakit saat bercinta. Namun memang biasanya setelah melahirkan hormon estrogen wanita akan menurun sehingga menyebabkan Miss V menjadi kering. Bagaimana mengatasi berkurangnya cairan lubrikasi ini? Menurut Rachel, tidak ada salahnya menggunakan pelumas.

Sekarang ini banyak pelumas berbahan dasar air yang berbentuk gel. Pelumas berbahan dasar air ini sesuai dengan cairan pelumas alamiah yang diproduksi tubuh sehingga tidak akan mengiritasi dinding vagina yang sangat sensitif. Pelumas berbentuk gel ini bisa didapatkan di apotik biasanya dalam kemasan tube.

Cara lainnya Anda bisa minta bantuan dokter untuk membuatkan resep krim estrogen yang bisa membantu miss V untuk menghasilkan cairan, tapi tidak mempengaruhi proses menyusui si kecil. Selain itu foreplay yang cukup dari pasangan juga bisa membantu Anda bebas dari miss V kering.

(eny/aln)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads