Liputan Khusus Sakit Saat Bercinta
Alergi Sperma Bikin Wanita Sakit Saat Bercinta?
Sebanyak 40.000 wanita di Amerika menderita alergi sperma atau seminal plasma hypersensitivity. Bagaimana sebenarnya alergi aneh ini bisa terjadi dan adakah cara penganggulangannya?
Penting diketahui, seminal plasma hypersensitivity adalah kondisi yang menimbulkan reaksi alergi terhadap protein yang terdapat dalam sperma. Bukan sperma itu sendiri. Bisa jadi alergi sperma juga berasal dari makanan yang dikonsumsi pasangan pria. Misalnya apabila wanita alergi udang, kacang atau telur, maka ketika pasangan pria memakannya sesaat sebelum berhubungan seks, reaksi alergi bisa terjadi.
Beberapa gejala alergi sperma bisa bervariasi. Umumnya terjadi bengkak, terasa gatal, terbakar atau sakit yang menusuk pada vagina. Reaksi lainnya bisa menyebabkan muntah-muntah, kesulitan bernapas bahkan kematian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alergi juga bisa terjadi setelah pasangan lama tak berhubungan intim. Misalnya ketika pasangan ingin bercinta lagi setelah absen pasca kehamilan dan kelahiran anak. Karena tidak terbiasa dengan kandungan di dalam sperma, maka reaksi bisa terjadi meskipun sebelumnya sang wanita tidak pernah mengalami alergi.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah timbulnya alergi karena sperma. Seperti dilansir dari Womansday, salah satu caranya dengan penggunaan kondom. Namun cara ini tidak terlalu tepat diterapkan pada pasangan yang sedang dalam program memiliki anak.
Jika alergi sperma terjadi karena makanan yang dikonsumsi pasangan pria, sebaiknya hindari makanan yang memicu reaksi itu, minimal 36 jam sebelum berhubungan. Sementara apabila alergi ditimbulkan karena protein bawaan di dalam sperma, maka perlu dilakukan diagnosa lebih lanjut oleh dokter ahli. Penderita alergi bisa diberikan imunisasi atau obat untuk mengurangi gejalanya.
Namun menurut seksolog Indonesia, Dr Andri Wanananda, MS, di Indonesia belum ada laporan mengenai alergi sperma sampai saat ini. Saat seseorang mengatakan alergi sperma, perlu diteliti lebih lanjut apa memang demikian atau karena faktor lain seperti penyakit keputihan. Menurutnya, alergi sperma akan menyebabkan gatal sehingga tidak nyaman ketika bercinta.
"Belum ada yg laporan alergi sperma, harus diteliti dulu apa yang menyebabkan dia menjadi sensitif, ada orang tertentu yang kulit vaginanya sangat peka. Bisa saja terjadi keputihan sehingga ketika 'di dalam' dia bereaksi gatal. Kalau sebabnya keputihan nggak cuma sperma tapi umpamanya kena air nggak bersih air juga akan bereaksi," tutur pria 73 tahun yang mengambil gelar masternya di Fakultas Kesehatan Masyarakat Univestitas Indonesia itu kepada Wolipop, Jumat (17/1/2014).
(ays/fer)
Elektronik & Gadget
Abadikan Momen Lebih Seru dengan 2 Kamera Instax dari Fujifilm yang Bikin Foto Langsung Jadi Kenangan!
Elektronik & Gadget
Rekomendasi Tongsis Tripod dari ACMIC untuk Foto & Video Lebih Profesional!
Elektronik & Gadget
Hemat Listrik Tapi Tetap Terang Maksimal, Rekomendasi Lampu LED Terbaik untuk Rumah Modern!
Perawatan dan Kecantikan
Rambut Cepat Kering Tanpa Boros Listrik dengan NVMEE Luna Hair Dryer yang Lagi Viral!
Bukan Malam Hari, Ini Waktu Terbaik untuk Bercinta Menurut Pakar
Survei Ungkap 3 Posisi Bercinta Favorit Milenial, Didominasi Gaya Klasik
6 Seafood yang Bisa Tingkatkan Performa Seks Pria Jika Rutin Dikonsumsi
Studi: Rutin Bercinta 2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Sakit Jantung pada Pria
Dokter Ungkap Rahasia Agar PD Saat Bercinta: Rawat Area Intim Ini
Potret Kemesraan Chef Juna dengan Pacar Saat Lebaran, Agamanya Jadi Sorotan
Siapa Sangka, 8 Idol KPop Ini Beralih Profesi Jadi Petani Hingga Sopir Taksi
5 Penyebab Kamu Masih Bau Badan Padahal Sudah Pakai Deodoran
Sinopsis Unsane, Mimpi Buruk Terjebak di Rumah Sakit Jiwa











































