5 Hal yang Umum Terjadi Pada Wanita Hamil Saat Bercinta
Eny Kartikawati - wolipop
Selasa, 29 Okt 2013 19:51 WIB
Jakarta
-
Saat hamil, wanita mengalami perubahan bukan hanya pada bentuk tubuh atau fisik tapi juga psikis. Perubahan hormon bisa membuat wanita menjadi lebih sensitif sehingga mempengaruhi moodnya.
Salah satu yang ikut terpengaruh ketika kehamilan terjadi adalah mood untuk bercinta. Ada wanita yang kehilangan gairah atau malah naik libidonya. Saat mengandung ini berbagai pertanyaan soal seks pun muncul, apa sebenarnya yang menyebabkan perubahaan mood tersebut? Berikut ini lima hal umum yang terjadi pada wanita hamil saat bercinta seperti dijelaskan profesor bidang ginekologi di Northwestern University dan penulis 'Love Sex Again', Dr. Lauren Streicher, dan beberapa pakar seks lainnya:
1. Libido Meningkat Drastis
Saat kehamilan memasuki trimester kedua, menurut terapis seks dari San Diego Sexual Medicine, Rose Hartzell, banyak wanita mengalami peningkatan hormon termasuk testosteron. Bertambahnya produksi hormon tersebut membuat gairah seks ikut meningkat. Pada waktu tersebut, tubuh wanita juga mulai berubah, misalnya payudara menjadi lebih besar. Hal ini pun semakin membuat pasangan tertarik dan mood untuk bercinta. Sehingga di trimester kedua kehamilan ini, ditambahkan Dr. Streicher, pasangan bisa bercinta lebih sering dari hari-hari sebelumnya.
2. Libido Menurun
"Aku menemukan dua tipe wanita. Pertama wanita yang gairah seksnya meningkat saat hamil dan kedua, wanita yang benar-benar tidak memiliki keinginan bercinta," ujar Dr. Streicher. Hartzell pun sependapat dengan sang doktor. Ditambahkannya, sayangnya media lebih sering mengangkat sisi wanita yang menjadi lebih bersemangat untuk bercinta saat hamil ini. Jarang yang membahas soal hilangnya gairah seks. Sehingga yang terhadi, wanita menjadi merasa bersalah ketika selera seks mereka menurun drastis. Padahal kenyataannya kondisi tersebut, termasuk yang gairahnya tinggi, sama-sama hal umum terjadi saat mengandung bayi.
3. Muncul Air Susu
"Ketika pasangan melakukan stimulasi pada payudara dan puting, terkadang dia akan merasakan adanya cairan yang keluar, dan ini bisa menyebabkan pasangan jadi takut atau panik ketika mereka tidak pernah mendengar soal ini sebelumnya," urai Dr. Streicher. Keluarnya air susu yang masih dalam tahap awal ini biasanya terjadi ketika kehamilan memasuki trimester kedua. Pada beberapa pria, mereka jadi merasa, payudara bukan lagi bagian tubuh yang bisa menjadi area untuk distimulasi. Hal ini berdampak pada kepuasaan seks wanita. "Banyak wanita yang membutuhkan stimulasi payudara agar bisa bergairah. Jadi ketika hal itu tidak dilakukan, bisa berdampak pada gairah mereka," tambah Dr. Streicher.
4. Orgasme Intens
"Orgasme bisa jadi lebih nikmat saat hamil," ujar Stephanie Buehler, psikolog dan terapis seks yang mengelola The Buehler Institute. Hal itu terjadi karena adanya peningkatan aliran darah ke area intim. Wanita hamil juga memproduksi lebih banyak hormon tertentu seperti oksitosin, yang bisa membuat orgasme menjadi lebih intens.
5. Dipaksa Berpikir Out of The Box
Seiring bertambahnya usia kehamilan dan perubahan tubuh wanita, pasangan jadi tidak lagi nyaman melakukan posisi seks yang biasa dilakukan. Di sinilah menurut Hartzell pasangan harus berpikir out of the box. Pasangan sebaiknya melakukan eksperimen mencoba posisi-posisi baru seperti berhadapan atau mencicipi aktivitas seks lain bukan hanya melalui penetrasi.
(eny/kik)
Salah satu yang ikut terpengaruh ketika kehamilan terjadi adalah mood untuk bercinta. Ada wanita yang kehilangan gairah atau malah naik libidonya. Saat mengandung ini berbagai pertanyaan soal seks pun muncul, apa sebenarnya yang menyebabkan perubahaan mood tersebut? Berikut ini lima hal umum yang terjadi pada wanita hamil saat bercinta seperti dijelaskan profesor bidang ginekologi di Northwestern University dan penulis 'Love Sex Again', Dr. Lauren Streicher, dan beberapa pakar seks lainnya:
1. Libido Meningkat Drastis
Saat kehamilan memasuki trimester kedua, menurut terapis seks dari San Diego Sexual Medicine, Rose Hartzell, banyak wanita mengalami peningkatan hormon termasuk testosteron. Bertambahnya produksi hormon tersebut membuat gairah seks ikut meningkat. Pada waktu tersebut, tubuh wanita juga mulai berubah, misalnya payudara menjadi lebih besar. Hal ini pun semakin membuat pasangan tertarik dan mood untuk bercinta. Sehingga di trimester kedua kehamilan ini, ditambahkan Dr. Streicher, pasangan bisa bercinta lebih sering dari hari-hari sebelumnya.
2. Libido Menurun
"Aku menemukan dua tipe wanita. Pertama wanita yang gairah seksnya meningkat saat hamil dan kedua, wanita yang benar-benar tidak memiliki keinginan bercinta," ujar Dr. Streicher. Hartzell pun sependapat dengan sang doktor. Ditambahkannya, sayangnya media lebih sering mengangkat sisi wanita yang menjadi lebih bersemangat untuk bercinta saat hamil ini. Jarang yang membahas soal hilangnya gairah seks. Sehingga yang terhadi, wanita menjadi merasa bersalah ketika selera seks mereka menurun drastis. Padahal kenyataannya kondisi tersebut, termasuk yang gairahnya tinggi, sama-sama hal umum terjadi saat mengandung bayi.
3. Muncul Air Susu
"Ketika pasangan melakukan stimulasi pada payudara dan puting, terkadang dia akan merasakan adanya cairan yang keluar, dan ini bisa menyebabkan pasangan jadi takut atau panik ketika mereka tidak pernah mendengar soal ini sebelumnya," urai Dr. Streicher. Keluarnya air susu yang masih dalam tahap awal ini biasanya terjadi ketika kehamilan memasuki trimester kedua. Pada beberapa pria, mereka jadi merasa, payudara bukan lagi bagian tubuh yang bisa menjadi area untuk distimulasi. Hal ini berdampak pada kepuasaan seks wanita. "Banyak wanita yang membutuhkan stimulasi payudara agar bisa bergairah. Jadi ketika hal itu tidak dilakukan, bisa berdampak pada gairah mereka," tambah Dr. Streicher.
4. Orgasme Intens
"Orgasme bisa jadi lebih nikmat saat hamil," ujar Stephanie Buehler, psikolog dan terapis seks yang mengelola The Buehler Institute. Hal itu terjadi karena adanya peningkatan aliran darah ke area intim. Wanita hamil juga memproduksi lebih banyak hormon tertentu seperti oksitosin, yang bisa membuat orgasme menjadi lebih intens.
5. Dipaksa Berpikir Out of The Box
Seiring bertambahnya usia kehamilan dan perubahan tubuh wanita, pasangan jadi tidak lagi nyaman melakukan posisi seks yang biasa dilakukan. Di sinilah menurut Hartzell pasangan harus berpikir out of the box. Pasangan sebaiknya melakukan eksperimen mencoba posisi-posisi baru seperti berhadapan atau mencicipi aktivitas seks lain bukan hanya melalui penetrasi.
(eny/kik)
Pakaian Pria
Kacamata Lari dari Goodr, 100% Melindungi dari Sinar UVA & UVB Berbahaya
Perawatan dan Kecantikan
Betadine Clear Antiseptic Gel, Solusi Cepat untuk Atasi Luka Ringan
Elektronik & Gadget
Baseus Headphone Bowie D05 Bass Upgrade Edition 2025, Headphone Bass dengan Harga Bersahabat untuk Teman Setia Musik Harian!
Perawatan dan Kecantikan
Concealer Andalan Buat Menutupi Noda dengan Sekali Swipe, MOP - Cover Age High Coverage Creamy Concealer Jadi Favorit Banyak Orang!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bukan Malam Hari, Ini Waktu Terbaik untuk Bercinta Menurut Pakar
Survei Ungkap 3 Posisi Bercinta Favorit Milenial, Didominasi Gaya Klasik
6 Seafood yang Bisa Tingkatkan Performa Seks Pria Jika Rutin Dikonsumsi
Studi: Rutin Bercinta 2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Sakit Jantung pada Pria
Dokter Ungkap Rahasia Agar PD Saat Bercinta: Rawat Area Intim Ini
Most Popular
1
Viral Pasutri Pilih Mudik Pisah ke Kampung Masing-Masing Demi Hindari Cekcok
2
Momen Langka Tasya Farasya & Tasyi Athasyia Lebaran Bareng, Sudah Akur?
3
Kaia Gerber Les Balet Berbulan-bulan Demi Jadi Bintang Iklan Sepatu
4
Ramalan Zodiak 24 Maret: Aries Lakukan Evaluasi, Taurus Manfaatkan Peluang
5
Gaya Recycling Putri Anne, Pakai Lagi Busana Puluhan Tahun di Acara Resmi
MOST COMMENTED











































