Manik-manik Berisi Gas Jadi Terobosan Baru untuk Atasi Disfungsi Ereksi

- wolipop Selasa, 01 Okt 2013 13:18 WIB
Dok. Daily Mail
Jakarta - Pengobatan baru untuk membantu pria mengatasi impotensi telah ditemukan. Berbentuk manik-manik dari plastik yang berisi gas, alat ini telah terbukti lebih efektif ketimbang Viagra.

Seperti dikutip dari Daily Mail, manik-manik tersebut berukuran sangat kecil, dengan diameter kurang dari 1 mm yang disuntikkan ke dalam penis. Benda itu kemudian perlahan-lahan mengeluarkan gas nitric oxide. Gas ini membantu melebarkan pembuluh darah, meningkatkan suplai darah ke area vital.

Ereksi dihasilkan dari darah yang mengalir ke bilik-bilik khusus di sepanjang penis. Bilik ini berisi jaringan pembuluh darah yang sangat halus. Apapun yang merusak pembuluh darah ini akan mengganggu suplai darah dan berakibat terjadinya impotensi. Itulah sebabnya kenapa pria dengan tekanan darah tinggi, kolesterol dan diabetes lebih berisiko mengalami disfungsi ereksi.

Beberapa pengobatan oral seperti sildenafil --lebih dikenal dengan Viagra-- terbukti sukses mengatasi disfungsi ereksi. Tapi pada kondisi tertentu, sepertiga pria tidak bereaksi terhadap obat tersebut.

Maka dari itu diciptakan manik-manik khusus sebagai alternatifnya. Melihat percobaan sebelumnya pada pasien dengan penyakit jantung, diketahui bahwa gas nitric oxide bisa membantu melebarkan pembuluh darah. Nitric oxide, merupakan gas yang bisa diproduksi tubuh secara alami tapi levelnya bisa berkurang seiring bertambahnya usia pria.

Dalam eksperimen terbaru di Rice University, Amerika Serikat, peneliti menyuntikkan butiran-butiran kecil tersebut ke corpus cavernosum, bagian dari organ vital yang berisi darah dan memicu ereksi. Hasilnya menunjukkan, efek manik-manik berisi nitric oxide ini bisa berfungsi selama tiga minggu dan peningkatan pada pasien penderita impoten lebih bagus ketimbang pengobatan menggunakan sildenafil.

Meskipun baru diujicobakan pada hewan, para peneliti yakin pengobatan tersebut bisa digunakan pada manusia. Saat ini, mereka akan mulai mencobanya pada manusia. Para peneliti juga mengatakan bahwa pengobatan menggunakan butiran nitric oxide tersebut bisa dilakukan bersamaan dengan pengobatan disfungsi ereksi oral.

Profesor Raj Persad dari Bristol Urological Institute berpendapat, pengobatan dengan butiran nitric oxide mungkin saja tidak hanya bisa untuk disfungsi ereksi tapi juga masalah kesehatan lainnya. Nama untuk pengobatan ini belum ditentukan, sebab baru akan bisa digunakan masyarakat umum lima tahun ke depan.

"Teknologi baru ini berpeluang besar mengobati disfungsi ereksi. Tapi manfaat nitric oxide mungkin tidak hanya untuk itu tapi juga mengatasi masalah lain yang berkaitan dengan pembuluh darah. Saya menunggu teknologi ini segera diterapkan dan mendapat lisensi dalam dunia pengobatan karena sepertinya aman dan efektif," ujar Raj.

(hst/hst)