Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Ini Pola Diet Agar Pria Memiliki Sperma yang Sehat Sampai Tua

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Minggu, 18 Agu 2013 12:15 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Seiring bertambahnya usia, tingkat kesuburan dan kesehatan sperma pada pria umumnya juga berkurang. Tapi risiko itu bisa diminimalisir dengan menjalani diet yang tepat.

Pria yang banyak mengonsumsi buah-buahan, sayuran, ikan dan kacang-kacangan akan memiliki sperma yang lebih sehat ketimbang mereka yang menghindari makanan tersebut. Sebab dari hasil studi menunjukkan, kerusakan DNA pada sperma pria yang makan buah dan sayur lebih sedikit.

Kandungan nutrisi yang terdapat pada makanan sehat lah yang berkontribusi menghasilkan sperma yang sehat pula. Hal itu sudah diungkapkan oleh para peneliti di California.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Buah, sayur, ikan dan kacang mengandung banyak nutrisi seperti vitamin C, E, zinc dan folate yang berfungsi melindungi DNA tubuh. Terutama bagi mereka yang berusia di atas 40 tahun.

Profesor Simon Fishel, managing director CARE Fertility Group dan spesialis kesuburan mengatakan bahwa pria yang sulit mempunyai anak disarankan memerhatikan asupan makanan mereka. Sebab, diet sangat memengaruhi tingkat kesehatan sperma dan tidak bisa dianggap remah.

"Diet bisa punya efek yang bagus dan buruk. Radikal bebas bisa merusak sel, dan mereka bisa menyerang testis," kata Simon seperti dilansir Daily Mail.

Beberapa jenis nutrisi seperti vitamin C, bisa melawan radikal bebas dan mencegah kerusakan yang ditimbulkan. Sementara zinc, memegang peranan penting dalam pemeliharaan kesehatan sperma.

Kebiasaan menjalani gaya hidup sehat akan dirasakan dalam jangka panjang, terutama ketika tubuh mulai menua. Studi sebelumnya mengungkapkan bahwa semakin tua usia pria, semakin besar kemungkinan ia mengalami kerusakan DNA dan perubahan kromosom di dalam sperma. Sementara itu berdasarkan studi yang dilakukan National Health Service di Inggris menemukan, 25 persen pria yang mandul disebabkan oleh rendahnya kualitas semen (cairan mengandung sperma). Kualitas sperma juga berkurang karena faktor usia.

Oleh karena itu untuk mempertahankan kesehatan sperma, disarankan mengonsumsi banyak buah dan sayuran. Studi terbatu menunjukkan bahwa pria dia tas 44 tahun yang sering mengasup vitamin C yang terkandung dalam jeruk, paprika, stroberi, brokoli dan kentang, risiko mengalami kerusakan DNA sperma lebih kecil 20 persen dibandingkan yang vitamin C nya kurang.

Hal itu juga terjadi pada orang yang banyak mengasup zinc (terdapat pada ikan), vitamin E (banyak terkandung dalam kacang-kacangan dan biji-bijian) serta folate (terdapat di sayuran hijau). Jadi mulai dari sekarang, minta suami Anda untuk lebih sering makan makanan tersebut jika ingin spermanya tetap sehat sampai tua.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads