Yang Penting Diketahui tentang Alergi Sperma & Cara Mengatasinya
Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Kamis, 11 Apr 2013 19:35 WIB
Jakarta
-
Sebanyak 40.000 wanita di Amerika menderita alergi sperma atau seminal plasma hypersensitivity. Bagaimana sebenarnya alergi aneh ini bisa terjadi dan adakah cara penganggulangannya?
Penting diketahui, seminal plasma hypersensitivity adalah kondisi yang menimbulkan reaksi alergi terhadap protein yang terdapat dalam sperma. Bukan sperma itu sendiri. Bisa jadi alergi sperma juga berasal dari makanan yang dikonsumsi pasangan pria. Misalnya apabila wanita alergi udang, kacang atau telur, maka ketika pasangan pria memakannya sesaat sebelum berhubungan seks, reaksi alergi bisa terjadi.
Beberapa gejala alergi sperma bisa bervariasi. Umumnya terjadi bengkak, terasa gatal, terbakar atau sakit yang menusuk pada vagina. Reaksi lainnya bisa menyebabkan muntah-muntah, kesulitan bernapas bahkan kematian.
Seperti dikutip dari Daily Mail, reaksi alergi biasanya bisa berlangsung selama 20 menit atau lebih dari satu hari. Umumnya, pasien yang mengalami alergi sperma adalah wanita yang baru pertama kali berhubungan seks dengan pasangannya. Tapi juga bisa dialami pada pasangan yang sudah menikah lama, tergantung dari pola makan dan gaya hidup suami.
Alergi juga bisa terjadi setelah pasangan lama tak berhubungan intim. Misalnya ketika pasangan ingin bercinta lagi setelah absen pasca kehamilan dan kelahiran anak. Karena tidak terbiasa dengan kandungan di dalam sperma, maka reaksi bisa terjadi meskipun sebelumnya sang wanita tidak pernah mengalami alergi.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah timbulnya alergi karena sperma. Seperti dilansir dari Womansday, salah satu caranya dengan penggunaan kondom. Namun cara ini tidak terlalu tepat diterapkan pada pasangan yang sedang dalam program memiliki anak.
Jika alergi sperma terjadi karena makanan yang dikonsumsi pasangan pria, sebaiknya hindari makanan yang memicu reaksi itu, minimal 36 jam sebelum berhubungan. Sementara apabila alergi ditimbulkan karena protein bawaan di dalam sperma, maka perlu dilakukan diagnosa lebih lanjut oleh dokter ahli. Penderita alergi bisa diberikan imunisasi atau obat untuk mengurangi gejalanya.
(hst/hst)
Penting diketahui, seminal plasma hypersensitivity adalah kondisi yang menimbulkan reaksi alergi terhadap protein yang terdapat dalam sperma. Bukan sperma itu sendiri. Bisa jadi alergi sperma juga berasal dari makanan yang dikonsumsi pasangan pria. Misalnya apabila wanita alergi udang, kacang atau telur, maka ketika pasangan pria memakannya sesaat sebelum berhubungan seks, reaksi alergi bisa terjadi.
Beberapa gejala alergi sperma bisa bervariasi. Umumnya terjadi bengkak, terasa gatal, terbakar atau sakit yang menusuk pada vagina. Reaksi lainnya bisa menyebabkan muntah-muntah, kesulitan bernapas bahkan kematian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alergi juga bisa terjadi setelah pasangan lama tak berhubungan intim. Misalnya ketika pasangan ingin bercinta lagi setelah absen pasca kehamilan dan kelahiran anak. Karena tidak terbiasa dengan kandungan di dalam sperma, maka reaksi bisa terjadi meskipun sebelumnya sang wanita tidak pernah mengalami alergi.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah timbulnya alergi karena sperma. Seperti dilansir dari Womansday, salah satu caranya dengan penggunaan kondom. Namun cara ini tidak terlalu tepat diterapkan pada pasangan yang sedang dalam program memiliki anak.
Jika alergi sperma terjadi karena makanan yang dikonsumsi pasangan pria, sebaiknya hindari makanan yang memicu reaksi itu, minimal 36 jam sebelum berhubungan. Sementara apabila alergi ditimbulkan karena protein bawaan di dalam sperma, maka perlu dilakukan diagnosa lebih lanjut oleh dokter ahli. Penderita alergi bisa diberikan imunisasi atau obat untuk mengurangi gejalanya.
(hst/hst)
Perawatan dan Kecantikan
Tetap Glowing di Tengah Jadwal Super Padat? Ini Rahasia Maskeran Anti Kusam
Pakaian Pria
Datang ke Kondangan Makin Pede! Ini 3 Batik Pria yang Wajib Kamu Punya
Pakaian Pria
Para Cowok Bingung Mau Outfit Santai atau Formal? 2 Atasan Ini Bisa untuk Mix and Match
Perawatan dan Kecantikan
Bibir Sehat, Lembab, dan Terlindungi, Ini 2 Pilihan Lip Balm dengan SPF untuk Aktivitas Harian!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bukan Malam Hari, Ini Waktu Terbaik untuk Bercinta Menurut Pakar
Survei Ungkap 3 Posisi Bercinta Favorit Milenial, Didominasi Gaya Klasik
6 Seafood yang Bisa Tingkatkan Performa Seks Pria Jika Rutin Dikonsumsi
Studi: Rutin Bercinta 2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Sakit Jantung pada Pria
Dokter Ungkap Rahasia Agar PD Saat Bercinta: Rawat Area Intim Ini
Most Popular
1
Pangeran Harry Pernah Chat Genit dengan Reporter, Pesannya Kini Terungkap
2
6 Gaya Carmen Hearts2Hearts di Blue House, Pose Bareng Presiden Korsel & RI
3
Dakota Johnson Ungkap Gagal Casting Film karena 'Terlalu Sopan'
4
Suplemen Multivitamin Vs. Vitamin Satuan, Mana Lebih Baik untuk Tubuh?
5
Foto Rumah Nana eks After School, Perdana Ditunjukkan Usai Insiden Perampokan
MOST COMMENTED











































