Stimulasi Payudara untuk Dapatkan Orgasme Saat Bercinta
wolipop
Kamis, 04 Okt 2012 12:10 WIB
Jakarta
-
Orgasme merupakan hal yang bisa jadi tidak semua wanita bisa dapatkan saat bercinta. Sudah banyak penelitian yang menunjukkan, hanya ada sekitar 30% wanita yang orgasme ketika berhubungan intim.
Orgasme tersebut salah satunya dapat terjadi karena seorang wanita mendapatkan stimulasi di payudaranya. Bahkan hanya dengan stimulasi di area tersebut, beberapa wanita sudah bisa mencapai klimaks, tanpa harus pasangannya melakukan penetrasi.
Sejumlah penelitian ilmiah berikut ini bisa menjadi bukti kenapa stimulasi payudara bisa membuat wanita dengan mudah meraih orgasmenya, seperti dikutip dari Huffington Post:
1. Saat wanita merasa bergairah, payudara bisa jadi membengkak hingga 25%. Hal tersebut mmebuat payudara menjadi sangat sensitif.
2. Sesuai penelitian yang dimuat dalam Journal of Sexual Medicine, Volume 8, 2011, stimulasi puting bisa mengaktifkan wilayah di otak, sama seperti jika stimulasi dilakukan melalui vagina. Dalam penelitian tersebut responden wanita diminta berbaring di atas mesin fMRI. Mereka kemudian diminta melakukan stimulasi sendiri secara bergantian di klitoris, vagina, serviks dan puting selama 30 detik. Sebelum stimulasi pindah ke bagian tubuh lainnya responden diminta beristirahat dulu 30 detik.
Setelah diteliti ditemukan, stimulasi puting mengaktifkan area di otak yang dikenal sebagai sensor genital. Aktivasi ini sama efektifnya seperti ketika stimulasi dilakukan di klitoris, vagina dan serviks. Sehingga artinya stimulasi puting juga bisa membuat wanita orgasme.
3. Menurut pakar kesehatan Dr. Jennifer Wider, ketika wanita merasa bergairah putingnya bisa berubah dari pucat menjadi lebih berwarna. Hal itu terjadi karena aliran darah meningkat ketika libido Anda naik. Keseksian perubahan warna puting ini bisa membuat pasangan juga makin bergairah.
4. Payudara wanita memiliki bentuk, ukuran dan warna yang berbeda. Setiap wanita juga punya preferensi yang berbeda-beda ketika payudaranya distimulasi. Beberapa wanita suka puting mereka digigit, sementara yang lain merasa itu menyakitkan. Sensitivitas payudara juga berubah-ubah seiring siklus menstruasi. Jadi bisa saja pada minggu ini wanita suka payudaranya distimulasi, tapi minggu berikutnya tidak mau.
(eny/eny)
Orgasme tersebut salah satunya dapat terjadi karena seorang wanita mendapatkan stimulasi di payudaranya. Bahkan hanya dengan stimulasi di area tersebut, beberapa wanita sudah bisa mencapai klimaks, tanpa harus pasangannya melakukan penetrasi.
Sejumlah penelitian ilmiah berikut ini bisa menjadi bukti kenapa stimulasi payudara bisa membuat wanita dengan mudah meraih orgasmenya, seperti dikutip dari Huffington Post:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Sesuai penelitian yang dimuat dalam Journal of Sexual Medicine, Volume 8, 2011, stimulasi puting bisa mengaktifkan wilayah di otak, sama seperti jika stimulasi dilakukan melalui vagina. Dalam penelitian tersebut responden wanita diminta berbaring di atas mesin fMRI. Mereka kemudian diminta melakukan stimulasi sendiri secara bergantian di klitoris, vagina, serviks dan puting selama 30 detik. Sebelum stimulasi pindah ke bagian tubuh lainnya responden diminta beristirahat dulu 30 detik.
Setelah diteliti ditemukan, stimulasi puting mengaktifkan area di otak yang dikenal sebagai sensor genital. Aktivasi ini sama efektifnya seperti ketika stimulasi dilakukan di klitoris, vagina dan serviks. Sehingga artinya stimulasi puting juga bisa membuat wanita orgasme.
3. Menurut pakar kesehatan Dr. Jennifer Wider, ketika wanita merasa bergairah putingnya bisa berubah dari pucat menjadi lebih berwarna. Hal itu terjadi karena aliran darah meningkat ketika libido Anda naik. Keseksian perubahan warna puting ini bisa membuat pasangan juga makin bergairah.
4. Payudara wanita memiliki bentuk, ukuran dan warna yang berbeda. Setiap wanita juga punya preferensi yang berbeda-beda ketika payudaranya distimulasi. Beberapa wanita suka puting mereka digigit, sementara yang lain merasa itu menyakitkan. Sensitivitas payudara juga berubah-ubah seiring siklus menstruasi. Jadi bisa saja pada minggu ini wanita suka payudaranya distimulasi, tapi minggu berikutnya tidak mau.
(eny/eny)
Home & Living
2 Rekomendasi Teko Air Minum untuk Kumpul Keluarga, Praktis dan Tetap Estetik di Meja
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Lebih Tenang & Lembab Seharian dengan Andalan Baru dari SOME BY MI Beta Panthenol Repair Toner!
Elektronik & Gadget
Abadikan Momen Lebih Seru dengan 2 Kamera Instax dari Fujifilm yang Bikin Foto Langsung Jadi Kenangan!
Elektronik & Gadget
Rekomendasi Tongsis Tripod dari ACMIC untuk Foto & Video Lebih Profesional!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bukan Malam Hari, Ini Waktu Terbaik untuk Bercinta Menurut Pakar
Survei Ungkap 3 Posisi Bercinta Favorit Milenial, Didominasi Gaya Klasik
6 Seafood yang Bisa Tingkatkan Performa Seks Pria Jika Rutin Dikonsumsi
Studi: Rutin Bercinta 2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Sakit Jantung pada Pria
Dokter Ungkap Rahasia Agar PD Saat Bercinta: Rawat Area Intim Ini
Most Popular
1
Potret Perdana Putri Cantik Monica Bellucci Pemotretan Vogue Bareng Ibunya
2
Foto: Kate Middleton dan Coat Barunya di Momen Bersejarah Gereja Inggris
3
Sekali Foto Kencan, Cristiano Ronaldo & Georgina Pamer Harta Rp 250 Miliar
4
Potret Kemesraan Chef Juna dengan Pacar Saat Lebaran, Agamanya Jadi Sorotan
5
Gaya Tasya Farasya Pakai Piyama Rp 73 Juta, Santai Tapi Super Mewah
MOST COMMENTED











































