Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

5 Kecelakaan yang Sering Dialami Pasangan Saat Bercinta

wolipop
Rabu, 29 Feb 2012 12:07 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

1. Benturan pada Kepala

Dok. Thinkstock

Gerakan menghentak saat penetrasi seks mungkin bisa menyebabkan kepala pasangan terbentur sandaran atau pinggiran tempat tidur. Hal tersebut bisa mengakibatkan kepala memar-memar, bahkan hingga pingsan bila benturan keras berkali-kali menimpa kepala. Untuk menghindarinya, tempatkan bantal di dekat sandaran tempat tidur atau beli tempat tidur dengan sandaran yang empuk.

2. Lecet Akibat Gesekan

Dok. Thinkstock

Mungkin beberapa pasangan pernah mencoba hubungan seks selain di tempat tidur, agar tidak membosankan. Misalnya di atas karpet, permadani atau lantai tanpa alas. Gesekan antara kulit dengan karpet atau material keras lain saat berhubungan, mungkin bisa membuat kulit lecet atau terasa terbakar. Cepatlah obati luka lecet tersebut dengan cairan antiseptik dan obat luka agar tidak infeksi.

3. Luka Tergigit

Dok. Thinkstock

Gigitan di beberapa area tubuh tertentu misalnya bibir, dada, telinga atau punggung kadang bisa menambah gairah seksual. Tapi bila terlalu semangat 'menggigit', bisa saja meninggalkan luka lecet atau membiru pada kulit pasangan. Untuk mencegahnya, mintalah pasangan memperlakukan Anda lebih lembut, begitupun sebaliknya.

4. Cakaran

Dok. Thinkstock

Karena terlalu menikmati penetrasi atau menjelang orgasme, biasanya tanpa sadar seseorang akan mencakar punggung atau lengan pasangannya. Hal tersebut mungkin wajar dan normal saja terjadi saat bercinta. Tapi luka yang tertinggal sebaiknya segera disembuhkan sebelum terjadi infeksi. Apalagi bila sampai mengeluarkan banyak darah. Setelah diberi obat luka, balut bekas cakaran dengan perban atau plester luka.

5. Memar-memar

Dok. Thinkstock

Lutut, lengan, bokong dan kaki adalah bagian tubuh yang kerap mengalami memar akibat berhubungan seksual. Memar biasanya muncul karena pembuluh darah kecil pecah akibat terbentur. Untuk menyembuhkannya, kompres bagian yang memar dengan es batu yang dibungkus kain, atau ambil sesuatu yang dingin dari kulkas. Bila memar tak kunjung sembuh, kemungkinan Anda mengalami luka dalam dan sebaiknya minta bantuan dokter.
(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads