Ini Pengaruh Diabetes Pada Kehidupan Seks Wanita
wolipop
Rabu, 21 Des 2011 08:39 WIB
Jakarta
-
Diabetes tidak hanya mempengaruhi kehidupan seks pria. Wanita yang memiliki penyakit tersebut juga bisa kesulitan menikmati aktivitas bercintanya bersama pasangan karena sulit orgasme dan Miss. V kering.
Berhubungan intim sebenarnya bermanfaat untuk penderita diabetes. Seks baik untuk jantung, sirkulasi darah, membantu Anda tidur dan meningkatkan mood. Sayangnya, tidak semua penderita diabetes bisa menikmati seks yang menyenangkan.
Kerusakan saraf membuat wanita penderita diabates sulit mencapai orgasme. Diabetes juga menyebabkan Miss. V mereka kering sehingga saat pasangan melakukan penetrasi, si wanita merasa sakit.
Adakah solusi untuk berbagai masalah tersebut? Pakar diabetes dan penulis 'Sex and Diabetes' Janis Roszler, RD mengungkapkan, ia akan sangat sedih jika ada wanita penderita diabetes yang menyerah dan tak mau bercinta lagi.
"Menyedihkan karena sebenarnya ada banyak yang bisa dilakukan," ujarnya, seperti dikutip dari WebMD.
Roszler menjelaskan, masalah utama penderita diabates adalah tingginya kadar gula darah mereka. Tingginya kadar gula darah itulah yang mempengaruhi kehidupan seks karena membuat wanita penderita diabates tipe 1 mengalami vagina kering.
Saat vagina kering, si wanita pun akan merasakan sakit saat bercinta karena tidak adanya cairan lubrikasi yang melumasinya. "Ketika wanita sudah merasakan sakit, dia bisa merasa sakit seterusnya dan tegang," jelas Roszler.
Sulitnya mengontrol kadar gula darah ini juga menyebabkan mudahnya terjadi infeksi jamur. Infeksi jamur itu lah yang menyebabkan Miss. V kering.
Roszler menyarankan jika memang wanita merasa punya gejala infeksi jamur, seperti rasa terbakar di Miss V, gatal atau sakit saat berhubungan intim dan buang air kecil, konsultasikan ke dokter. Dokter nantinya akan memberikan pengobatan yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut.
Untuk wanita penderita diabates yang merasakan Miss. V kering bukan karena infeksi jamur, Anda bisa menggunakan cairan lubrikasi berbahan dasar air. Beberapa cairan lubrikasi juga bisa membantu Anda merasa bergairah.
Selain menyebabkan Miss. V kering, sulitnya mengontrol kadar gula darah juga mempengaruhi libido wanita. Wanita penderita diabetes lebih sulit orgasme ketimbang pria dengan penyakit yang sama. Wanita tersebut butuh waktu dan stimulasi lebih banyak agar bisa mencapai klimaks.
Solusinya, selalu pastikan pasangan memberikan Anda foreplay yang cukup. Stimulasi oral, berpelukan atau lakukan hal apapun yang bisa membuat wanita bergairah.
"Stimulasi diri sendiri atau masturbasi bisa membantu wanita memahami tubuhnya lebih baik," ujar Roszler.
(eny/eny)
Berhubungan intim sebenarnya bermanfaat untuk penderita diabetes. Seks baik untuk jantung, sirkulasi darah, membantu Anda tidur dan meningkatkan mood. Sayangnya, tidak semua penderita diabetes bisa menikmati seks yang menyenangkan.
Kerusakan saraf membuat wanita penderita diabates sulit mencapai orgasme. Diabetes juga menyebabkan Miss. V mereka kering sehingga saat pasangan melakukan penetrasi, si wanita merasa sakit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menyedihkan karena sebenarnya ada banyak yang bisa dilakukan," ujarnya, seperti dikutip dari WebMD.
Roszler menjelaskan, masalah utama penderita diabates adalah tingginya kadar gula darah mereka. Tingginya kadar gula darah itulah yang mempengaruhi kehidupan seks karena membuat wanita penderita diabates tipe 1 mengalami vagina kering.
Saat vagina kering, si wanita pun akan merasakan sakit saat bercinta karena tidak adanya cairan lubrikasi yang melumasinya. "Ketika wanita sudah merasakan sakit, dia bisa merasa sakit seterusnya dan tegang," jelas Roszler.
Sulitnya mengontrol kadar gula darah ini juga menyebabkan mudahnya terjadi infeksi jamur. Infeksi jamur itu lah yang menyebabkan Miss. V kering.
Roszler menyarankan jika memang wanita merasa punya gejala infeksi jamur, seperti rasa terbakar di Miss V, gatal atau sakit saat berhubungan intim dan buang air kecil, konsultasikan ke dokter. Dokter nantinya akan memberikan pengobatan yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut.
Untuk wanita penderita diabates yang merasakan Miss. V kering bukan karena infeksi jamur, Anda bisa menggunakan cairan lubrikasi berbahan dasar air. Beberapa cairan lubrikasi juga bisa membantu Anda merasa bergairah.
Selain menyebabkan Miss. V kering, sulitnya mengontrol kadar gula darah juga mempengaruhi libido wanita. Wanita penderita diabetes lebih sulit orgasme ketimbang pria dengan penyakit yang sama. Wanita tersebut butuh waktu dan stimulasi lebih banyak agar bisa mencapai klimaks.
Solusinya, selalu pastikan pasangan memberikan Anda foreplay yang cukup. Stimulasi oral, berpelukan atau lakukan hal apapun yang bisa membuat wanita bergairah.
"Stimulasi diri sendiri atau masturbasi bisa membantu wanita memahami tubuhnya lebih baik," ujar Roszler.
(eny/eny)
Perawatan dan Kecantikan
Capek Double Cleansing? Produk Ini Bisa Bersihkan Makeup dengan Cepat
Fashion
On Cloud 6 Coast Men, Sneakers Ringan dan Empuk untuk Harian-Traveling
Home & Living
Philips Handheld Steamer STH3010/70, Solusi Setrika Cepat & Tanpa Ribet
Perawatan dan Kecantikan
Atasi Luka Pakai Betadine Clear Antiseptic Spray, Cocok buat Semua Usia
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bukan Malam Hari, Ini Waktu Terbaik untuk Bercinta Menurut Pakar
Survei Ungkap 3 Posisi Bercinta Favorit Milenial, Didominasi Gaya Klasik
6 Seafood yang Bisa Tingkatkan Performa Seks Pria Jika Rutin Dikonsumsi
Studi: Rutin Bercinta 2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Sakit Jantung pada Pria
Dokter Ungkap Rahasia Agar PD Saat Bercinta: Rawat Area Intim Ini
Most Popular
1
Finalis Miss Grand Thailand Viral, Veneer Giginya Tiba-Tiba Lepas di Panggung
2
Gaya Davina Karamoy saat Pulkam Lebaran Viral, Duduk Lesehan Sambil Bagi THR
3
8 Gaya Lucu Anak Selebriti, Nagita Slavina hingga Margin Wieheerm Pakai Hijab
4
Heboh Ibu Mertua Jun Ji Hyun Komentari Bahasa Inggris BTS, Ini Klarifikasinya
5
Viral Verificator
Viral Baju Lebaran dari Taplak Meja, Hasil Akhirnya Tak Disangka
MOST COMMENTED











































