Awas, Seks Oral Bisa Sebabkan Kanker Mulut
wolipop
Senin, 31 Jan 2011 18:11 WIB
Jakarta
-
Waspadalah saat Anda melakukan seks oral. Sebuah studi mengatakan bahwa seks oral dapat memicu penularan kanker mulut dan leher.
Seperti yang dikutip dari Medicmagic, kanker pada kepala dan leher ternyata dapat dipengaruhi oleh seks oral. Hal ini disebabkan oleh Human Papillomavirus (HPV) yang merupakan penyebab utama dan dapat ditularkan melalui aktivitas seksual seperti, seks oral.
"Hubungan ini kuat, terutama seks oral berkaitan dengan peningkatan infeksi HPV," kata dr Greg Hartig, profesor Otolaryngology di University of Wisconsin.
Sebuah studi di tahun 2007 yang tertulis dalam New England Journal of Medicine menemukan bahwa orang yang memiliki kanker pada kepala dan leher, juga positif terinfeksi HPV pada mulut. Ini karena mereka cenderung sering melakukan seks oral bersama pasangan mereka selama hidupnya.
Menurut dr A. Amesh Adalja, instruktur di University of Pittsburgh Medical Center, HPV cenderung memiliki lokasi tertentu. HPV biasanya berkembang di area tubuh yang pertama kali didatanginya, hal ini seperti miss V, mulut dan tenggorokan.
Serangan HPV ini akan lebih ganas jika orang tersebut memiliki kebiasaan merokok. Dari pasien dengan HPV yang merokok, hanya sekitar 45-50 persen yang bertahan hidup. Sementara itu, dari kalangan non-perokok, 85 persen orang dengan tumor HPV-positif, selamat.Baca juga artikel lainnya mengenai seks oral.Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Oral Seks
Manfaat Psikis Oral Seks Bagi Pasangan
(eya/eya)
Seperti yang dikutip dari Medicmagic, kanker pada kepala dan leher ternyata dapat dipengaruhi oleh seks oral. Hal ini disebabkan oleh Human Papillomavirus (HPV) yang merupakan penyebab utama dan dapat ditularkan melalui aktivitas seksual seperti, seks oral.
"Hubungan ini kuat, terutama seks oral berkaitan dengan peningkatan infeksi HPV," kata dr Greg Hartig, profesor Otolaryngology di University of Wisconsin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dr A. Amesh Adalja, instruktur di University of Pittsburgh Medical Center, HPV cenderung memiliki lokasi tertentu. HPV biasanya berkembang di area tubuh yang pertama kali didatanginya, hal ini seperti miss V, mulut dan tenggorokan.
Serangan HPV ini akan lebih ganas jika orang tersebut memiliki kebiasaan merokok. Dari pasien dengan HPV yang merokok, hanya sekitar 45-50 persen yang bertahan hidup. Sementara itu, dari kalangan non-perokok, 85 persen orang dengan tumor HPV-positif, selamat.Baca juga artikel lainnya mengenai seks oral.Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Oral Seks
Manfaat Psikis Oral Seks Bagi Pasangan
(eya/eya)
Olahraga
Review Sepatu Sporty dengan Gaya Klasik, Pilihan Simpel yang Selalu Terlihat Keren!
Olahraga
Rekomendasi Tas Raket Serbaguna untuk Olahraga dan Traveling, Praktis, Rapi, dan Siap Dibawa ke Mana Saja!
Olahraga
Tetap Aktif Tanpa Takut Matahari, Inilah Pilihan Jaket Anti UV Wanita yang Nyaman dan Stylish!
Pakaian Wanita
Cewek Aktif Wajib Punya! Pilihan Tas Ini Bisa Ikutin Semua Aktivitas Kamu dari Kerja Sampai Main
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bukan Malam Hari, Ini Waktu Terbaik untuk Bercinta Menurut Pakar
Survei Ungkap 3 Posisi Bercinta Favorit Milenial, Didominasi Gaya Klasik
6 Seafood yang Bisa Tingkatkan Performa Seks Pria Jika Rutin Dikonsumsi
Studi: Rutin Bercinta 2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Sakit Jantung pada Pria
Dokter Ungkap Rahasia Agar PD Saat Bercinta: Rawat Area Intim Ini
Most Popular
1
Potret Pemain Bola Terseksi yang Hampir Berhenti karena Hujatan Netizen
2
Foto Prewedding Jennifer Coppen-Justin Hubner Usung Adat Jawa, Anggun Berpaes
3
Heboh Eks Menteri Trump, Suaminya Kepergok Jadi Wanita, Pakai Payudara Palsu
4
Tren Fashion Baru Favorit Gen Z: Buku Mini Jadi Bag Charm
5
10 Idol KPop dengan Followers IG Terbanyak, Personel BLACKPINK Masih Unggul
MOST COMMENTED











































