Bagaimanakah Meningkatkan Probabilitas Kehamilan?
wolipop
Jumat, 14 Mei 2010 12:03 WIB
Jakarta
-
Saat menjadi sepasang suami-istri, tahap selanjutnya yang diinginkan oleh pria maupun wanita adalah menjadi ayah dan ibu. Terkadang perjalanan menjadi orang tua tidak semudah yang diperkirakan.
Ada beberapa hal yang mungkin menjadi penyebab Anda, sang wanita tidak kunjung hamil. Baik faktor fisik, mental maupun biologis bisa menjadi penyebabnya. Agar hal ini tidak terjadi, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan.
1. Melakukan hubungan seks sebelum atau mendekati masa ovulasi (masa subur) lebih disarankan untuk meningkatkan kehamilan, karena ovarium dari wanita hanya hidup 24 jam, sedangkan sperma pria bisa bertahan di ovarium sampai 48-72 jam.
2. Menurut penelitian, menikmati proses hubungan bercinta bisa meningkatkan kesempatan pembuahan. Khususnya saat Anda dan pasangan mencapai orgasme secara bersamaan.
3. Posisi berhubungan seksual juga berpengaruh untuk terjadinya kehamilan. Posisi bercinta yang dianjurkan adalah misionaris karena posisi ini memungkinkan sperma masuk lebih dalam mencapai sel telur.
4. Mintalah agar suami Anda mengurangi aktifitasnya. Jika ia kelelahan, maka kualitas spermanya akan menurun, begitupula dengan tingkat daya dorong sperma menuju indung telur saat ejakulasi berlangsung. Jangan biarkan ia lembur di kantor setiap malamnya.
5. Olahraga juga dapat membantu kehamilan. Hal ini dikarenakan lancarnya aliran darah di dalam tubuh sehingga meningkatkan kandungan sperma. Ingat, meskipun ada berjuta-juta sperma yang dilepaskan saat pasangan Anda orgasme, hanya ada satu yang bisa membuahi sel telur.
(af1/fer)
Ada beberapa hal yang mungkin menjadi penyebab Anda, sang wanita tidak kunjung hamil. Baik faktor fisik, mental maupun biologis bisa menjadi penyebabnya. Agar hal ini tidak terjadi, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan.
1. Melakukan hubungan seks sebelum atau mendekati masa ovulasi (masa subur) lebih disarankan untuk meningkatkan kehamilan, karena ovarium dari wanita hanya hidup 24 jam, sedangkan sperma pria bisa bertahan di ovarium sampai 48-72 jam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
3. Posisi berhubungan seksual juga berpengaruh untuk terjadinya kehamilan. Posisi bercinta yang dianjurkan adalah misionaris karena posisi ini memungkinkan sperma masuk lebih dalam mencapai sel telur.
4. Mintalah agar suami Anda mengurangi aktifitasnya. Jika ia kelelahan, maka kualitas spermanya akan menurun, begitupula dengan tingkat daya dorong sperma menuju indung telur saat ejakulasi berlangsung. Jangan biarkan ia lembur di kantor setiap malamnya.
5. Olahraga juga dapat membantu kehamilan. Hal ini dikarenakan lancarnya aliran darah di dalam tubuh sehingga meningkatkan kandungan sperma. Ingat, meskipun ada berjuta-juta sperma yang dilepaskan saat pasangan Anda orgasme, hanya ada satu yang bisa membuahi sel telur.
(af1/fer)
Makanan & Minuman
Susu Full Cream, Pelengkap Menu Sahur yang Praktis
Elektronik & Gadget
Butuh Kamera Mirrorless Ringan? Canon EOS R50 Kit 18-45mm Bisa Jadi Pilihan
Makanan & Minuman
Mau Bikin Kue Lebaran? Tepung Bogasari Kunci Biru Bisa Jadi Pilihan
Home & Living
Upgrade Lampu Rumah! Rekomendasi Bohlam Lampu LED untuk Sambut Lebaran 2026
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bukan Malam Hari, Ini Waktu Terbaik untuk Bercinta Menurut Pakar
Survei Ungkap 3 Posisi Bercinta Favorit Milenial, Didominasi Gaya Klasik
6 Seafood yang Bisa Tingkatkan Performa Seks Pria Jika Rutin Dikonsumsi
Studi: Rutin Bercinta 2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Sakit Jantung pada Pria
Dokter Ungkap Rahasia Agar PD Saat Bercinta: Rawat Area Intim Ini
Most Popular
1
Gaya Elizabeth Hurley Menolak Tua, Pakai Dress 27 Tahun Lalu di Usia 60
2
Gaya Lisa BLACKPINK Pamer Pusar di Louis Vuitton Paris Fashion Week 2026
3
Selebgram Terjebak di Dubai Gara-gara Perang Iran-AS, Uang Puluhan Juta Ludes
4
Kontroversi Wanita Menikah dengan 2 Pria, Dapat Mahar Fantastis
5
Ramalan Zodiak 11 Maret: Cancer Muncul Persoalan, Taurus Lebih Bijaksana
MOST COMMENTED











































