Ini Dia! Penyebab Membesarnya Ukuran Vagina
wolipop
Selasa, 10 Nov 2009 16:51 WIB
Jakarta
-
Mungkin Anda pernah mendengar beberapa mitos dan rumor tentang vagina. Namun tidak semua rumor dan mitos tersebut benar adanya. Untuk mengetahui kebenarannya, simak artikel berikut.
Sebagian besar perempuan jadi khawatir karena mitos dan rumor seputar vagina. Hal ini terasa wajar karena vagina adalah pusat seksualitas perempuan.
Banyak perempuan yang percaya bahwa semakin banyak berhubungan seks, maka semakin besar pula ukuran vagina. Hal tersebut tidak masuk akal karena ukuran vagina yang besar tidak ada hubungannya dengan intensitas melakukan hubungan intim seperti yang detikhot kutip dari netdoctor, Selasa (10/10/2009).
Lantas apa yang membuat ukuran vagina perempuan membesar? Jawabannya adalah melahirkan. Hal ini disebabkan kerusakan pada otot sekitar vagina dan jaringan-jaringan pendukung lain dari dinding vagina. Biasanya hal ini terjadi karena persalinan yang sulit dan lama. Efek lainnya adalah saat Anda mandi, air akan semakin mudah masuk ke dalam vagina Anda.
Jika hal ini terjadi, maka efek yang akan dirasakan adalah saat Anda bercinta, kepuasan akan berkurang terhadap Anda ataupun pasangan Anda. Selain itu, udara akan lebih mudah masuk dan keluar dari vagina sehingga kerap terjadi yang dinamakan 'fanny farting'. Fanny farting (kentut) adalah suara akibat gesekan udara dengan dinding vagina dan vulva yang keluar dari dalam.
Lebih serius lagi, otot-otot dan ligamen di sekitar vagina akan mengendur dan terlihat 'turun'. Hal ini biasa terjadi pada usia setengah baya. (yla/yla)
Sebagian besar perempuan jadi khawatir karena mitos dan rumor seputar vagina. Hal ini terasa wajar karena vagina adalah pusat seksualitas perempuan.
Banyak perempuan yang percaya bahwa semakin banyak berhubungan seks, maka semakin besar pula ukuran vagina. Hal tersebut tidak masuk akal karena ukuran vagina yang besar tidak ada hubungannya dengan intensitas melakukan hubungan intim seperti yang detikhot kutip dari netdoctor, Selasa (10/10/2009).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika hal ini terjadi, maka efek yang akan dirasakan adalah saat Anda bercinta, kepuasan akan berkurang terhadap Anda ataupun pasangan Anda. Selain itu, udara akan lebih mudah masuk dan keluar dari vagina sehingga kerap terjadi yang dinamakan 'fanny farting'. Fanny farting (kentut) adalah suara akibat gesekan udara dengan dinding vagina dan vulva yang keluar dari dalam.
Lebih serius lagi, otot-otot dan ligamen di sekitar vagina akan mengendur dan terlihat 'turun'. Hal ini biasa terjadi pada usia setengah baya. (yla/yla)
Pakaian Pria
Satu Tas untuk Semua Aktivitas, Rekomendasi Tas Ransel Pria yang Siap Diajak Berpetualang Seharian!
Pakaian Pria
Tiga Pilihan Celana Pria yang Bikin Tampilan Makin Rapi, Proporsional, dan Siap Dipakai dari Kantor sampai Hangout!
Pakaian Pria
Tampil Elegan dan Berkelas di Bulan Ramadan dengan Baju Koko Signature Pilihan Terbaik!
Kesehatan
Punya Luka Susah Kering? Ini Gel Andalan untuk Bantu Percepat Penyembuhan Luka Ringan hingga Kronis!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bukan Malam Hari, Ini Waktu Terbaik untuk Bercinta Menurut Pakar
Survei Ungkap 3 Posisi Bercinta Favorit Milenial, Didominasi Gaya Klasik
6 Seafood yang Bisa Tingkatkan Performa Seks Pria Jika Rutin Dikonsumsi
Studi: Rutin Bercinta 2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Sakit Jantung pada Pria
Dokter Ungkap Rahasia Agar PD Saat Bercinta: Rawat Area Intim Ini
Most Popular
1
Foto Pernikahan Virgoun & Lindi Fitriyana, Kompak Pamer Cincin di Jari Manis
2
Potret Aaliyah Massaid, Alyssa Daguise-Mahalini Bukber, Kompak Tampil Santun
3
Apa Itu Queerplatonic Relationship? Bukan Pacar Tapi Lebih Dari Sahabat
4
Lupita Nyong'o Ungkap 50 Mioma Tumbuh di Rahim, yang Terbesar Seukuran Jeruk
5
Ramalan Zodiak 27 Februari: Aquarius Perbaiki Kinerja, Pisces Jangan Putus Asa
MOST COMMENTED











































