Perempuan Pilih Teman Bercinta Yang Menarik
wolipop
Kamis, 13 Agu 2009 15:36 WIB
Jakarta
-
Selama ini dipercaya laki-laki lebih mementingkan fisik dalam memilih pasangan. Namun menurut penelitian, untuk teman bercinta, perempuan pilih laki-laki yang menarik.
Sebuah penelitian dilakukan di Fakultas Psikologi Universitas Brunel, Inggris. Dr. Achim Schutzwohl dan tim yang menjadi peneliti. Dikutip detikhot dari Health24, Kamis (12/8/2009) mereka melakukan survei terhadap 427 laki-laki, serta 433 perempuan yang tengah kuliah di Amerika Serikat serta Jerman. Para mahasiswa itu ditanya sekitar definisi menarik, sangat menarik dan super menarik mereka. Hal itu kemudian dikaitkan dengan keinginan mereka untuk bercinta dengan orang-orang tersebut.
Untuk laki-laki, dalam urusan ranjang, ternyata mereka cenderung tidak memilih. Hal itu berkenaan dengan hasrat seksual mereka yang memang meledak-ledak dan terbuka. Walau pada dasarnya mereka tetap memilih perempuan yang menarik, tapi ketika hal itu takmemungkinkan, perempuan dalam kategori 'biasa-biasa' saja pun tak menjadi masalah bagi mereka.
Sebaliknya pada perempuan, dalam memilih pasangan bercinta lebih sulit. Mereka mengedepankan sisi menarik dari pasangannya. Tak sembarang pria bisa mengajak para perempuan untuk bercinta. Biasanya mereka memilih laki-laki tampan dan berkepribadian menarik. (kee/kee)
Sebuah penelitian dilakukan di Fakultas Psikologi Universitas Brunel, Inggris. Dr. Achim Schutzwohl dan tim yang menjadi peneliti. Dikutip detikhot dari Health24, Kamis (12/8/2009) mereka melakukan survei terhadap 427 laki-laki, serta 433 perempuan yang tengah kuliah di Amerika Serikat serta Jerman. Para mahasiswa itu ditanya sekitar definisi menarik, sangat menarik dan super menarik mereka. Hal itu kemudian dikaitkan dengan keinginan mereka untuk bercinta dengan orang-orang tersebut.
Untuk laki-laki, dalam urusan ranjang, ternyata mereka cenderung tidak memilih. Hal itu berkenaan dengan hasrat seksual mereka yang memang meledak-ledak dan terbuka. Walau pada dasarnya mereka tetap memilih perempuan yang menarik, tapi ketika hal itu takmemungkinkan, perempuan dalam kategori 'biasa-biasa' saja pun tak menjadi masalah bagi mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































