'Main' Aman Tanpa Kondom? Suntik Hormon Saja!
wolipop
Selasa, 02 Jun 2009 17:10 WIB
Jakarta
-
Tidak nyaman bercinta dengan kondom? Tapi belum siap punya anak. Suntik hormon bisa jadi solusinya lho!
Baru-baru ini penelitian di Cina menyebutkan bahwa suntik hormon sangat efektif untuk mencegah kehamilan. Penelitian tersebut melibatkan 1.045 pria Cina subur pada usia produktif, pada kisaran umur 25 tahun hingga 40 tahun. Rata-rata mereka memiliki setidaknya satu anak dalam dua tahun belakangan. Sedangkan partnernya adalah perempuan dengan kesuburan normal dan berumur 18 tahun hingga 38 tahun, seperti yang detikhot kutip dari health24, Selasa (2/6/2009).
Penilitian ini dilakukan dengan memberikan injeksi tesosteron secara rutin selama 30 bulan. Hasilnya, para pria kebanyakan hanya menghasilkan sangat sedikit sperma bahkan tidak ada sperma sama sekali pada semennya (air mani).
Injeksi testosteron sebagai alat konrasepsi baru ini sangat akurat dengan tingkat kegagalan 1 dari 100 pria, atau keakuratannya mencapai 99 persen. Dari 1.045 pria yang selama 30 bulan diberikan injeksi testosteron, hanya sembilan orang yang spermanya berhasil membuahi sel telur patnernya.
Suntik hormon ini juga tidak mempunyai efek samping yang serius. Produksi sperma kembali normal ketika injeksi dihentikan kecuali terhadap 2 orang pria. Namun, para peneliti masih akan melanjutkan penelitian untuk memastikan keselamatan pengguna lebih lanjut.
(kee/kee)
Baru-baru ini penelitian di Cina menyebutkan bahwa suntik hormon sangat efektif untuk mencegah kehamilan. Penelitian tersebut melibatkan 1.045 pria Cina subur pada usia produktif, pada kisaran umur 25 tahun hingga 40 tahun. Rata-rata mereka memiliki setidaknya satu anak dalam dua tahun belakangan. Sedangkan partnernya adalah perempuan dengan kesuburan normal dan berumur 18 tahun hingga 38 tahun, seperti yang detikhot kutip dari health24, Selasa (2/6/2009).
Penilitian ini dilakukan dengan memberikan injeksi tesosteron secara rutin selama 30 bulan. Hasilnya, para pria kebanyakan hanya menghasilkan sangat sedikit sperma bahkan tidak ada sperma sama sekali pada semennya (air mani).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suntik hormon ini juga tidak mempunyai efek samping yang serius. Produksi sperma kembali normal ketika injeksi dihentikan kecuali terhadap 2 orang pria. Namun, para peneliti masih akan melanjutkan penelitian untuk memastikan keselamatan pengguna lebih lanjut.
(kee/kee)
Elektronik & Gadget
Bikin Konten Makin Glow Up dengan MIXIO Ring Light 33cm + Light Stand Tripod 2M yang Wajib Kamu Punya!
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Cerah, Wangi Mewah, dan Fresh Seharian dengan Shower Gel Favorit!
Elektronik & Gadget
Review 3 TWS Terbaru yang Lagi Hype dan Jadi Favorit Banyak Orang!
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Kulit Halus, Cerah, dan Glowing Alami dengan THE BATH BOX - Almond Dolce Body Scrub Paste!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bukan Malam Hari, Ini Waktu Terbaik untuk Bercinta Menurut Pakar
Survei Ungkap 3 Posisi Bercinta Favorit Milenial, Didominasi Gaya Klasik
6 Seafood yang Bisa Tingkatkan Performa Seks Pria Jika Rutin Dikonsumsi
Studi: Rutin Bercinta 2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Sakit Jantung pada Pria
Dokter Ungkap Rahasia Agar PD Saat Bercinta: Rawat Area Intim Ini
Most Popular
1
7 Gaya Lisa BLACKPINK Liburan ke Bali, Bikin Salfok Pakai Jarik Batik
2
Influencer Ini Pura-pura Diculik Demi Perbanyak Follower, Berakhir Ditangkap
3
Viral Pria Jahit Sendiri 30 Baju Lebaran, Penampilannya Ziarah Jadi Sorotan
4
Ini Perawatan di Klinik Kecantikan yang Disarankan Dermatolog Setelah Mudik
5
Ramalan Zodiak 29 Maret: Cancer Jangan Pasif, Leo Lebih Perhatian
MOST COMMENTED











































