Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Awas, Patah Hati Bisa Sangat Mematikan

wolipop
Jumat, 27 Mar 2009 17:08 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta - Ungkapan 'Lebih Baik Sakit Gigi Daripada Sakit Hati' mungkin benar adanya. Siapa sangka patah hati bisa menjadi sangat mematikan. Sebuah penelitian yang mengungkapkannya.

Peneliti dari Miriam Hospital dan Universitas Brown , Rhode Island, Amerika Serikat melakukan penelitian terhadap 70 pasien yang diduga menderita 'Sindrom Patah Hati'

Sindrom itu mempengaruhi para pasien secara fisik juga emosional.  Mereka mengalami serangan jantung, sesak nafas serta sakit pada bagian dada.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahkan satu dari lima pasien harus mendapat perawatan intensif untuk menjaga agar mereka tetap hidup. Untungnya penderitaan itu tak berlangsung permanen. Bahkan menurut hasil penelitian yang detikhot kutip dari Telegraph, Jumat (27/3/2009), para pasien perempuan biasanya bisa pulih secara sempurna.

Sindrom itu mengalami masa kritis dalan 48 jam pertama. Sindrome itu menurut para peneliti timbul karena rasa stress yang berat, sehingga terjadi perubahan hormon yang drastis pada tubuhnya. Hal itu menyebabkan timbulnya berbagai gangguan kesehatan.

Jadi hati-hati, jangan sampai patah hati!

(kee/kee)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads