Taliban Penggal Kepala Manekin di Toko Busana, Dianggap Hina Islam
Taliban masih terus membuat aturan baru di Afghanistan yang dianggap sesuai ajaran Islam. Baru-baru ini kelompok ekstrimis tersebut memerintahkan agar toko-toko busana meniadakan manekin. Para pemiliknya bahkan diminta untuk memenggal kepala boneka itu agar tidak bisa lagi dipakai. Menurut mereka, manekin menghina Islam.
Dilaporkan jika pemilik toko di Provinsi Herat diperintahkan untuk memutus kepala manekin oleh Kementerian Penyebara Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan. Tentu aturan tersebut awalnya ditolak karena dianggap akan mempengaruhi penjualan yang sudah menurun karena kondisi negara. Tapi sayangnya mereka tidak bisa melakukan banyak hal karena video yang viral memperlihatkan Taliban memenggal telah paksa boneka-boneka itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam video yang diunggah Natiq Malikzada terlihat pria sedang memotong kepala manekin dengan linggis. Di sekitarnya, terlihat sejumlah potongannya yang berserakan yang menunjukkan mereka berniat memusnahkan semua manekin dalam toko. Dari postingan itu terdengar pula pria yang melakukannya sambil mengucapkan 'Allahu Akbar'.
Hal itu tentu membuat para pemilik toko kewalahan apalagi boneka patung itu harganya tidak murah. "Kepala manekin seharusnya ditutupi bukannya dibuang. Setiap manekin berbiaya $100 (Rp 1,4 juta), $80 (Rp 1,1 jutaan), $70 (Rp 1 jutaan), dan memenggalkan mereka akan jadi sebuah kerugian besar," ujar pemilik toko Abdul Wadood Faiz Zada kepada koran Italia, Repubblica.
"Taliban belum berubah, ada ada pembatasan lagi. Mereka belum mendapat pengakuan internasional tapi jika mereka meraihnya, mereka akan membuat batasan yang lebih ketat lagi," kata Mohammad Yusuf.
Alasan Taliban melarang manekin adalah interpretasi ketat mereka akan ajaran Islam. Dikatakan jika manekin bisa menjadi 'idola'. Mengidolakan sesuatu dianggap sebuah dosa karena mengagumi hal lain selain Allah.
Selain manekin, Taliban baru-baru ini uga telah menetapkan serangkaian aturan ketat lainnnya, seperti melarang wanita bepergian jauh tanpa pendamping pria dan mereka harus pakai burqa dalam perjalanan di mobil. Orang Afghanistan juga tidak diperbolehkan musik di kendaraan dan supir harus sholat ketika waktunya meski sedang bepergian.
(ami/ami)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
5 Cushion Hingga Bedak Lokal Terbaru untuk Kulit Berminyak yang Mencerahkan
5 Tren Sneakers yang In dan Out di 2026 untuk Referensi Belanja Sepatu Baru
5 Produk yang Bikin Makeup Tahan Lama Saat Pesta Tahun Baru 2026
Ide Tukar Kado yang Lucu untuk Acara Kantor, Harga di Bawah Rp 50 Ribu
METRO Hadirkan One Day Super Special dengan Diskon Hingga 50%
Gaya Ranty Maria di Pas Foto Nikah, Tampil Natural Nyaris Tanpa Makeup
7 Foto Mesra Salshabilla Adriani dan Ibrahim Risyad yang Sedang Jadi Sorotan
Influencer China Jadi Gelandangan di Kamboja, Terjebak Janji Manis Pacar
Ramalan Shio 2026
Pakar Feng Shui Bongkar Kunci Cuan 2026 Satu Hal Ini Agar Emosi Tetap Stabil











































