Negaranya Dikuasai Taliban, Begini Kabar Terbaru 'Afghan Girl' Bermata Indah

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 26 Nov 2021 16:18 WIB
FILE - In this file photo taken on Oct. 26, 2016, Pakistans Inam Khan, owner of a book shop shows a copy of a magazine with the photograph of Afghan refugee woman Sharbat Gulla, from his rare collection in Islamabad, Pakistan. National Geographic’s famed green-eyed “Afghan Girl” has arrived in Italy as part of the West’s evacuation of Afghans following the Taliban takeover of the country, the Italian government said Thursday. The office of Premier Mario Draghi said Italy had organized the evacuation of Sharbat Gulla after she asked to be helped to leave the country. The Italian government will now help to welcome her and get her integrated into life here, the statement said.(AP Photo/B.K. Bangash, File) Foto: AP/B.K. Bangash
Jakarta -

Seorang wanita asal Afghanistan bernama Sharbat Gula pernah memukau dunia dengan potret cantiknya di sampul majalah National Geographic pada 1985. Dikenal sebagai 'Afghan Girl', foto ikoniknya pasti masih diingat banyak orang sampai hari ini. Kisahnya pun masih mengundang rasa penasaran publik. Bagaimana kabar terbarunya setelah Afghanistan dikuasai Taliban?

Sharbat Gula pernah viral puluhan tahun lalu karena potret cantiknya dengan mata hijau yang menawan. Foto itu sendiri diambil di tempat pengungsian ketika ia berusia 12 tahun. Kini negaranya kembali dikuasai Taliban, keberadaan Sharbat juga dipertanyakan. Laporan terbaru menyebutkan ia telah diungsikan ke Italia.

Sharbat GulaSharbat Gula Foto: AP

Setelah lama tak ada kabar, di 2016 Sharbat dikabarkan tertangkap di Pakistan karena menggunakan dokumen palsu untuk tinggal di sana. Ia kemudian dideportasi ke negara asalnya.

Kini Sharbat Gula telah menjadi ibu dengan empat anak. Wanita yang berstatus janda itu pun dilaporkan sudah meninggalkan negaranya dan sampai dengan selamat di Italia. Ia dievakuasi ke sana setelah Taliban mengambil alih kekuasaan.

Sharbat GulaSharbat Gula Foto: AP

Pihak Italia mengatur evakuasi wanita 40 tahun tersebut setelah bertanya apakah ia mau dibantu untuk meninggalkan Afghanistan. Pemerintah setempat pun bersedia untuk membantunya hidup di sana.

Keberadaan Sharbat Gula awalnya berhasil dilacak oleh fotografer Steve McCurry. 17 tahun setelah terkenal lewat sampul majalah, Sharbat ditemukan di desa terpencil di Afghanistan di mana ia menikah dengan seorang pembuat kue dan menjadi ibu empat anak. Meski dalam keadaan relatif baik, sayangnya ia tengah mengidap hepatitis C.

(ami/ami)